< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PJJ Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, MBG Siswa di Kabupaten Tangerang Dialihkan ke Warga

Senin, 07 September 2026 | Senin, September 07, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-07T10:34:03Z

 

 

KABUPATEN TANGERANG, KONTAK BANTEN – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang, Banten, mengalihkan distribusi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Koordinator SPPG Kabupaten Tangerang, Priyo Basuki, mengatakan pengalihan distribusi dilakukan karena makanan dan bahan baku MBG sebelumnya telah dipersiapkan untuk kebutuhan siswa.

Dari total 316 SPPG, makanan yang semula diperuntukkan bagi siswa dialihkan kepada warga sekitar, santri pondok pesantren, serta penghuni panti asuhan.

“Karena terlanjur pesan bahan baku, jadi dialihkan untuk warga sekitar, panti asuhan, dan agar relawan SPPG membawa pulang untuk dibagikan kepada sanak saudara dan tetangga,” kata Priyo di Tangerang, Senin (7/9/2026).

MBG Dialihkan Selama PJJ

Priyo menjelaskan, pengalihan distribusi MBG tersebut berlaku mulai Senin (7/9) hingga pembelajaran tatap muka di sekolah kembali diberlakukan.

Kebijakan itu dilakukan untuk meminimalkan potensi kerugian bahan makanan yang sudah dipesan dan diproduksi oleh SPPG.

“Dialihkan juga karena kita meminimalisir hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, distribusi MBG bagi kelompok penerima manfaat lainnya, seperti lansia, balita, ibu menyusui, dan ibu hamil, dihentikan sementara.

Menurut Priyo, menu MBG yang disiapkan SPPG terdiri atas dua bentuk, yakni makanan siap santap dan bahan makanan atau bahan baku.

“Jadi dibagi dua, ada yang masak sebagian, ada yang berupa bahan baku,” katanya.

Sekolah TK hingga SMP di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberlakukan PJJ bagi seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, hingga SMP, menyusul sebaran abu vulkanik akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan dan keselamatan warga sekolah dari paparan abu vulkanik.

“Menindaklanjuti peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berpotensi menyebarkan abu vulkanik di wilayah Kabupaten Tangerang, maka seluruh sekolah dengan jenjang TK, SD, dan SMP,” kata Intan di Tangerang, Senin.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.5/3759/IX/Disdik/2026 tentang Imbauan dalam Atensi Keselamatan Warga Sekolah di Wilayah Kabupaten Tangerang.

PJJ diberlakukan bagi sekolah negeri maupun swasta mulai Senin hingga Rabu, 7–9 September 2026.

Warga Sekolah Diminta Gunakan Masker

Selain menerapkan pembelajaran secara daring, Pemkab Tangerang meminta kepala sekolah, guru, staf, dan siswa yang masih harus melakukan aktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker.

Sekolah juga diminta melakukan pembersihan lingkungan secara berkala, termasuk halaman dan saluran air.

Pemkab Tangerang mengingatkan agar abu vulkanik yang menempel di lingkungan sekolah disiram menggunakan air terlebih dahulu sebelum dibersihkan. Langkah tersebut dilakukan agar abu tidak kembali beterbangan dan terhirup.

“Seluruh warga sekolah diimbau untuk selalu mengenakan masker, baik saat perjalanan berangkat, pulang, maupun ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujar Intan.

Ia menambahkan, kebersihan lingkungan sekolah harus menjadi perhatian selama kondisi masih terdampak abu vulkanik.

Dengan penerapan PJJ dan berbagai langkah antisipasi tersebut, Pemkab Tangerang berharap aktivitas pendidikan tetap berjalan sekaligus kesehatan siswa dan tenaga pendidik tetap terlindungi dari dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

(TIM HN)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update