![]() |
| Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Banten, Najib Hamas, |
TANGSEL KONTAK BANTEN — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai menyiapkan strategi politik untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2029.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Banten, Najib Hamas, mengatakan partainya membuka peluang untuk mengusung kader internal dalam kontestasi Pilkada Tangsel mendatang.
Menurut Najib, persiapan tersebut dilakukan secara bertahap, salah satunya melalui penguatan struktur dan optimalisasi peran kader PKS di Kota Tangsel.
Mustofa Gantikan M. Yusuf sebagai Wakil Ketua DPRD
Salah satu langkah yang dilakukan PKS terlihat dari pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan. Mustofa menggantikan M. Yusuf dan resmi menduduki jabatan tersebut pada Rabu (26/8/2026).
Ketika ditanya apakah pergantian tersebut bagian dari strategi PKS menghadapi Pilkada Tangsel 2029, Najib membenarkannya.
“Itu salah satunya. Ya, salah satunya,” kata Najib.
Ia berharap pergantian tersebut dapat meningkatkan kerja-kerja advokasi sekaligus memperkuat kolaborasi PKS dengan berbagai pemangku kepentingan di Kota Tangsel.
Najib menegaskan, penataan posisi kader merupakan bagian dari strategi jangka panjang PKS. Langkah itu tidak hanya diarahkan untuk menghadapi agenda politik mendatang, tetapi juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pak Yusuf dan Pak Mustofa ini kader-kader terbaik Kota Tangsel,” ujar Najib.
PKS Punya 9 Kursi di DPRD Tangsel
Najib mengatakan, PKS memiliki modal politik yang cukup kuat di Kota Tangsel. Saat ini, PKS mengantongi sembilan kursi di DPRD Kota Tangerang Selatan.
Perolehan tersebut, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan masyarakat Tangsel terhadap PKS.
“Bahwa kita sudah punya 9 kursi di sini. Dan ini kita ucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Tangsel yang telah memberikan kepercayaan yang maksimal kepada PKS,” katanya.
Dengan modal sembilan kursi tersebut, PKS tidak ingin hanya berperan di lembaga legislatif. Partai tersebut juga mulai membuka peluang untuk memperluas peran kadernya di pemerintahan eksekutif.
Siap Berkompetisi di Pilkada Tangsel 2029
Saat ditanya mengenai target PKS untuk merebut posisi kepala daerah pada Pilkada Tangsel 2029, Najib menegaskan partainya siap berkompetisi.
Menurutnya, PKS ingin memperluas bentuk pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya melalui DPRD tetapi juga melalui pemerintahan daerah.
“Dan kita ingin menyempurnakan kepercayaan itu bahwa PKS siap melayani masyarakat melalui tidak hanya legislatif, tapi juga eksekutif di Kota Tangsel,” ujarnya.
Meski demikian, Najib menegaskan PKS tidak ingin menggunakan istilah merebut kekuasaan. Menurut dia, kontestasi Pilkada merupakan kompetisi antarkekuatan politik untuk menawarkan program dan kepemimpinan terbaik kepada masyarakat.
“Bukan merebut, berkompetisi dengan pihak lain untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Tangsel,” pungkasnya.(TIM)

.gif)