![]() |
TANGERANG, KONTAK BANTEN — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyatakan Provinsi Banten siap menjadi pusat ekosistem industri halal di Indonesia.
Menurut Dimyati, kesiapan tersebut didukung oleh identitas Banten yang kuat dengan moto “Iman dan Takwa”, serta tradisi ulama dan santri yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Banten.
Pernyataan itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Indo Halal International Industry Expo (IHIEX) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/9/2026).
“Provinsi Banten memiliki tradisi ulama dan santri yang kental,” ucap Dimyati.
Industri Halal Punya Peran Spiritual dan Ekonomi
Dimyati menilai penyelenggaraan pameran industri halal di Banten merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, produk halal tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial.
Ia menjelaskan, penerapan prinsip halalan tayyiban tidak sebatas memastikan suatu produk boleh dikonsumsi, tetapi juga berkaitan dengan upaya menjaga kesucian diri dan membentuk akhlak masyarakat.
“Kepatuhan pada aturan halalan tayiban bukan sekadar urusan konsumsi, melainkan langkah nyata untuk menjaga kesucian diri dan akhlak,” ujarnya.
Menurutnya, konsumsi produk halal juga berkaitan dengan upaya menyucikan harta dan hati, membentuk budi pekerti yang baik, serta menjadi wujud ketaatan kepada Tuhan.
Menperin Dorong Industri Halal Berkelanjutan
Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan pentingnya pengembangan industri halal secara berkelanjutan.
Menurut Agus, penguatan industri halal menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk nasional sehingga mampu bersaing di pasar global.
“Pengembangan industri halal bukan hanya soal mempermudah sertifikasi, melainkan tentang membangun kekuatan ekonomi dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar global,” tegas Agus.
Pengembangan ekosistem industri halal dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga masyarakat.
Wagub Banten Serahkan Indonesia Halal Industry Awards 2026
Pembukaan IHIEX 2026 juga dirangkaikan dengan penyerahan Indonesia Halal Industry Awards 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyerahkan penghargaan kategori Produksi Industri Makanan Halal Terbaik kepada PT Mayora Indah Tbk untuk skala industri besar dan PT Makacha Boga Utama untuk skala UMKM.
Sementara kategori Produksi Industri Minuman Halal Terbaik diberikan kepada PT Cisarua Mountain Dairy untuk skala industri besar dan PT Asia Agri Nusa untuk skala UMKM.
IHIEX 2026 Digelar Empat Hari
Sebagai informasi, IHIEX 2026 diselenggarakan oleh PT Dyandra Promosindo pada 24–27 September 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.
Pameran industri halal internasional tahunan tersebut mempertemukan berbagai sektor industri halal, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, kosmetik, hingga layanan keuangan syariah.
Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan produk halal sekaligus memperkuat ekosistem industri halal dan daya saing produk nasional di pasar global.(TIM)

.gif)