< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Evakuasi Korban Longsor Sumur di Lebak Berlangsung 12 Jam, Basarnas Hadapi Dinding Rapuh

Senin, 12 Oktober 2026 | Senin, Oktober 12, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-12T07:10:35Z

 


 

LEBAK, KONTAK BANTEN — Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten berhasil mengevakuasi Deni (38), warga Kampung Cikadu, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, yang tertimbun longsor di dalam sumur timba, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses evakuasi berlangsung lebih dari 12 jam. Jenazah kemudian dibawa oleh petugas Basarnas bersama warga ke rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Proses evakuasi berlangsung sulit karena korban berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter. Selain kondisi dinding sumur yang rapuh dan mudah longsor, petugas juga menghadapi potensi bahaya gas beracun di dalam sumur.

Petugas Basarnas Banten, Raeza, mengatakan tim penyelamat harus bekerja ekstra hati-hati untuk mengeluarkan korban dari timbunan material longsor.

“Kami membutuhkan waktu 12 jam lebih untuk mengevakuasi jenazah korban dari dalam sumur,” kata Raeza, didampingi Kapolsek Malingping AKP Pipih, Minggu malam (11/10/2026).

Dinding Sumur Rapuh, Evakuasi Berlangsung hingga Malam

Raeza menjelaskan, tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) menghadapi sejumlah kendala selama proses pencarian dan evakuasi. Kondisi dinding sumur yang tidak stabil menjadi salah satu hambatan utama karena berisiko mengalami longsor susulan.

Petugas harus membongkar material dan puing-puing yang menimbun korban secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan personel yang bekerja di sekitar sumur.

“Tantangan evakuasi dari pagi sampai malam, bongkar puing dan dinding di area sumur mudah longsor. Korban dalam posisi tengkurap dan masih tertimbun reruntuhan puing,” ujarnya.

Selain ancaman longsor susulan, keberadaan gas beracun di dalam sumur juga menjadi kendala yang harus diperhatikan selama proses evakuasi.

Dengan berbagai risiko tersebut, tim penyelamat membutuhkan waktu lebih dari 12 jam hingga akhirnya berhasil mengeluarkan korban dari dalam sumur.

Deni Tertimbun Saat Menguras Sumur Bersama Dua Rekannya

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu pagi (11/10/2026). Saat itu, Deni sedang melakukan pekerjaan menguras sumur timba milik warga bersama dua orang rekannya.

Sumur yang menjadi lokasi kejadian diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 15 meter. Ketika pekerjaan berlangsung, longsor terjadi hingga menyebabkan Deni tertimbun material di dalam sumur.

Upaya penyelamatan kemudian dilakukan hingga tim Basarnas Banten berhasil mengevakuasi korban pada Minggu malam. Namun, korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Basarnas Imbau Warga Periksa Kondisi Dinding Sumur

Menyusul kejadian tersebut, Basarnas Banten mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan penggalian, perbaikan, maupun pembersihan sumur.

Raeza menekankan pentingnya memeriksa kondisi struktur tanah dan dinding sumur sebelum seseorang turun ke dalamnya. Tanah di sekitar sumur dapat mengalami perubahan dan menjadi rapuh sehingga berpotensi memicu longsor.

“Jika ada warga akan melakukan penggalian sumur, harap perhatikan utama area sekitar di dinding sumur. Karena di area bawah itu mudah rapuh karena pergerakan tanah kembali. Jadi sebelum melakukan penggalian kembali, cek dulu struktur area samping sebelum turun ke bawah,” ujarnya.

Ia mengingatkan, pekerjaan di dalam sumur memiliki risiko keselamatan yang serius, terutama jika kondisi dinding tidak stabil dan terdapat potensi gas berbahaya.

Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan pemeriksaan keselamatan sebelum melakukan pekerjaan di ruang terbatas seperti sumur. Langkah pencegahan diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan mencegah peristiwa serupa kembali terjadi.

Peristiwa yang menewaskan Deni ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan keamanan struktur sumur serta memastikan kondisi lingkungan kerja aman sebelum aktivitas pengurasan atau penggalian dilakukan.TIM

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update