SERANG, KONTAK BANTEN — Jaka Wijaya (15), remaja asal Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, yang tenggelam di Danau Retensi KP3B, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (20/10/2026) malam.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kota Serang.
Komandan Tim (Dantim) SAR Gabungan, Teguh Sulis, mengatakan korban berhasil ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian di lokasi kejadian.
“Alhamdulillah, korban sudah ditemukan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Teguh, Selasa (20/10/2026).
Pencarian Libatkan 20 Personel
Teguh menjelaskan, tim SAR menerima laporan kejadian pada pukul 17.19 WIB. Operasi pencarian kemudian dimulai pukul 18.02 WIB dengan mengerahkan tiga alat utama (alut) air dan dua penyelam.
Sebanyak 20 personel gabungan terlibat dalam pencarian tersebut. Korban ditemukan pada pukul 18.07 WIB.
“Kami dapat laporan pukul 17.19 WIB, kemudian kami melakukan pencarian pukul 18.02 WIB, dan menerjunkan tiga alut air dan dua penyelam dengan total 20 personel. Korban ditemukan pukul 18.07 WIB,” jelasnya.
Diduga Terjebak Saluran Air
Menurut Teguh, berdasarkan informasi awal yang diterima tim SAR, korban sedang bermain air bersama dua remaja lainnya di kawasan danau retensi.
Saat beraktivitas, korban diduga masuk ke dalam saluran atau pipa air yang disebut sebagai sloping. Korban kemudian terjebak dan tidak berhasil diselamatkan oleh teman-temannya.
“Informasi yang kami terima, ada tiga orang remaja tanggung beraktivitas, main-main di air. Kemudian di air itu ada sloping, jadi si korban ini masuk ke dalam sloping dan tidak bisa diselamatkan teman-temannya,” ujarnya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar danau, saluran air, maupun lokasi perairan yang memiliki potensi bahaya, terutama bagi anak-anak dan remaja.

.gif)