JAKARTA – Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang,
Ferry Mursyidan Baldan mengingatkan kepada seluruh Alumni Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI) untuk selalu menjaga dan mengembangkan tali
silaturahmi.
Menurut Ferry, Meski memasuki tahun politik, namun silaturahmi sesama
Alumni HMI harus selalu terjalin dengan baik. “Silaturami kita tidak
boleh terganggu dalam sebuah perhelatan politik,” ujar Ferry dalam
sambutannya pada Acara Halal Bihalal Alumni HMI Sabang 17 di Aula Mesjid
Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta pusat, Minggu (22/7/2018).
Alumni HMI, lanjut Ferry, adalah sosok yang terbiasa dan memiliki
kesadaran tinggi akan sebuah perbedaan. Karena secara struktural HMI
sudah mengajarkan arti sebuah perbedaan.
Mantan Ketua Umum PB-HMI 1990-1992 ini mengatakan keberagaman profesi Alumni merupakan suatu yang given
dalam interaksi dan justru menantang organisasi ‘Hijau Hitam’ tersebut
untuk membangun kolaborasi dan sinergi dalam suatu jaringan menyeluruh.
“Mari kita saling menguatkan, saling mensupport, saling menjaga
jaringan Alumni, dengan prinsip dasar ‘Jika tidak dapat membantu,
minimal tidak mengganggu,” imbuh Ferry.
Ferry menyampaikan, kesadaran untuk terus menjaga silaturahmi
sejatinya adalah fitrah ‘ke-alumni-an’ bagi setiap kader HMI pasca
berakhirnya status keanggotaan seorang kader. Kesadaran ini dalam
kesehariannya sering terlontar melalui kalimat simbolik Himpunan Alumni
Hijau hitam, Yakin Usaha Sampai ‘Yakusa’.
Untuk itu, Ferry meminta para Alumni merenungkan sejenak tentang silaturahmi pasca berkiprah di HMI.
Menurutnya, jika ditelaah dari sisi pesimistik, maka akan masuk dalam
ruang perdebatan yang justru semakin menjauhkan atau mereduksi kualitas
Silaturahmi tersebut. “Kalau saya lebih melihat silaturahmi pasca HMI
pada sisi optimistik, yang masih setia pada bagian dari mission HMI,
pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab terwujudnya
masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT,” katanya.
0 comments:
Post a Comment