< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Tahun 2018, Jumlah Janda di Depok Meningkat

Jumat, 21 Desember 2018 | Jumat, Desember 21, 2018 WIB | Last Updated 2018-12-21T09:25:33Z
 
Salah satu pasangan saat melakukan isbat nikah di kantor Kec. Pancoran Mas, Kota Depok
DEPOK – Pada tahun 2018, jumlah janda maupun duda di daerah perbatasan DKI Jakarta yaitu Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan tercatat meningkat.  Alasan tertinggi perceraian akibat penggunaan teknologi dan media sosial yang berlebihan
“Data yang ada, jumlah perceraian di Kota Depok kurun waktu Januari hingga Desember 2018 mencapai sekitar 3.230, ” kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Kota Depok H. Andi Akram,  Jumat (21/12/2018).
Sebagian besar pasangan suami istri yang mengakhiri perkawinannya kebanyakan alasan klasik mulai perselingkuhan yang berujung pertengkaran tidak kunjung selesai, akibat bermain gawai,  faktor ekonomi,  Kerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan lainnya.
Dari jumlah total 3.230 kasus perceraian di Kota Depok, tambah dia,  penyebab perceraian tertinggi akibat bermain gawai sebanyak 1.421 kasus, kemudian faktor ekonomi 896 kasus,  faktor meninggalkan salah satu pasangan sebanyak 562 kasus dan faktor KDRT sekitar 192 kasus.
“Untuk sisanya, sebagian besar jumlahnya di bawah 25 kasus, yang kemudian dapat dimedisiasi pihak Pengadilan Agama setempat saat sidang proses gugatan,” ujar Andi.
Di Tangsel
Sementara itu, di Kota Tangsel kantor Kanwil Kementerian Agama setempat mencatat ada sekitar 1.300 pasangan suami istri bercerai.
“Ada 1.300 pasangan suami istri yang mengakhiri bahtera rumah tangganya dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2018,” kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Kota Tangsel,  Abdul Rojak, yang juga menyebutkan bahwa jumlah perceraian menurun drastis dari 4000 kasus menjadi hanya 1.300.
Perceraian yang terjadi, dikarenakan alasan perselingkunghan,  ekonomi,  KDRT,  judi,  mabuk dan lainnya.
Namun yang cukup banyak,  imbuh dia,  semakin canggihnya teknologi dan sarana media sosial yang makin menjamur, membuat kesempatan untuk melakukan perselingkuhan semakin besar.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update