SERANG KONTAK BANTEN — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten mencatat capaian lebih dari separuh jumlah penduduk. Hingga saat ini, sebanyak 7.243.000 warga Banten telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Capaian tersebut juga terlihat di Kota Serang. Di ibu kota Provinsi Banten itu, cakupan CKG telah mencapai 56 persen dari total populasi atau sekitar 419.000 warga.
Capaian tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri kegiatan CKG di GGR Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (1/10/2026).
Andra mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis sebenarnya telah berlangsung setiap hari di berbagai fasilitas kesehatan. Kegiatan bersama kepala daerah tersebut dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi untuk memperluas jangkauan program sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Kegiatan pemeriksaan ini sebenarnya dilaksanakan setiap hari di fasilitas kesehatan. Namun, sosialisasi bersama kepala daerah ini menjadi bentuk simbolis untuk memperluas jangkauan dan memperkuat partisipasi masyarakat,” kata Andra.
Partisipasi CKG Terus Meningkat
Menurut Andra, tingginya cakupan peserta CKG menunjukkan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan terus meningkat.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit melalui sejumlah pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan dalam program CKG antara lain meliputi pemeriksaan fisik dan darah, tekanan darah atau tensi, kadar gula darah, serta profil kolesterol yang mencakup kolesterol total, trigliserida, dan HDL.
Selain itu, masyarakat juga dapat menjalani pemeriksaan paru-paru dan toraks untuk mendeteksi gangguan pernapasan sejak dini.
CKG Bantu Temukan Kasus TBC
Cakupan CKG yang luas di Banten juga berkaitan dengan upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TBC).
Andra menyebut tingginya jangkauan pemeriksaan kesehatan dan keterlibatan Dinas Kesehatan bersama masyarakat turut mendukung penemuan kasus baru TBC di Banten.
Menurutnya, Banten mencatat capaian penemuan kasus baru TBC yang disebutnya tertinggi secara nasional melalui strategi TOSS TBC (Temukan, Obati Sampai Sembuh).
“Alhamdulillah, upaya yang kita lakukan Provinsi Banten merupakan provinsi yang tertinggi capaian penemuan kasus baru TBC. Ini menandakan bahwa Dinas Kesehatan kita telah bekerja. Bekerja sama dengan masyarakat untuk menemukan para pasien TBC dan kemudian diobati sampai sembuh,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan di Puskesmas maupun fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.
Andra juga meminta dukungan media untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit.
“Mohon dukungan dari teman-teman media untuk menyampaikan kepada masyarakat pentingnya kita untuk menjaga kesehatan dengan cara memeriksakan kesehatan kita. Alhamdulillah program Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Banten diminati oleh masyarakat dan telah menembus lebih dari separuh warga Banten memeriksakan kesehatannya,” pungkasnya.

.gif)