CILEGON – Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengaku punya
alasan tersendiri mengapa dirinya memutuskan untuk turut melelangkan
jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kendati saat ini masih
diduduki oleh pejabat definitif, seperti Dinas Perhubungan (Dishub).
OPD tersebut rencananya akan diisi oleh pejabat eselon III yang
promosi bersama empat OPD lainnya yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata
Ruang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal
dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Dinas Pendidikan yang diketahui
tengah dalam kekosongan pimpinan.
“Saya kan melihat kinerjanya juga, contohnya kayak urusan
(pengelolaan potensi pendapatan-red) parkir saja ngga beres-beres.
Seperti parkir on the street (tepi jalan) saja masih nol persen atau
berapa persen itu,” cetusnya kepada BantenNews.co.id, Jumat (8/11/2019).
Disinggung kaitan dengan jabatan Kepala Badan Perencanaan dan
Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang
juga terjadi kekosongan pimpinan namun tak dilelangkan, Edi menjawabnya
singkat. “Kalau RSUD itu kan karena ada aturan baru ya, sedangkan kalau
Bappeda itu nanti mau diisi (oleh pejabat eselon II yang dimutasi-red),”
imbuhnya.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP),
Mahmudin mengatakan tidak dilelangkannya jabatan (open bidding) Direktur
RSUD dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang
secara resmi diumumkan pada Kamis (7/11/2019) kemarin itu lantaran
adanya Peraturan Pemerintah (PP) yang baru terbit.
“Sementara (jabatan Direktur) RSUD tidak kita lelangkan dulu, karena
PP tentang Perangkat Daerah baru kemarin keluar. Jadi karena PP itu
masih baru, maka nanti kami akan koordinasikan dengan Komisi Aparatur
Sipil Negara (KASN) bahwa RSUD semula yang akan kita lelangkan sementara
ditunda dulu. Jadi kita perlu tahu dulu, penjelasan PP itu seperti apa,
karena salah satunya itu rumah sakit harus berbentuk UPT yang bersifat
khusus. Nah sifat khusus itu seperti apa, karena tetap harus di bawah
Dinas Kesehatan jadi tidak sebagai pengguna anggaran walaupun secara
eselon ring dia II b,” terangnya.







0 comments:
Post a Comment