< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
πŸ‘₯ 13-16K Daily Readers
πŸ“ˆ 200K – 330K Monthly Pageviews
πŸ”₯ 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
πŸ“Š View Rate Card
πŸ’¬ Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

Minggu, 23 Februari 2020 | Minggu, Februari 23, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-23T10:21:25Z

Wapres Maruf Amin. ©Setwapres
JAKARTA-Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin ingin Indonesia bisa menjadi negara berpenghasilan tinggi. Dia ingin Indonesia ke depan lebih sejahtera dan tidak hanya pada posisi negara berpenghasilan menengah.
"Visi Indonesia ke depan Indonesia maju, yaitu Indonesia yang sejahtera, Indonesia tidak hanya pada posisi middle income country tapi high income country," kata Ma'ruf di acara Riding Kebangsaan, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2).Untuk mencapai hal itu, pemerintah telah menetapkan lima program prioritas menuju Indonesia maju, yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi.
"Kemajuan suatu bangsa tidak pernah dilepaskan dari pembangunan manusia yang unggul sebagai kuncinya. SDM Indonesia harus sehat cerdas berdaya saing dan berakhlak mulia," ucapnya.
Dia melanjutkan, untuk membangun Indonesia maju juga perlu komitmen kebangsaan yang kuat. Dia bilang, sejarah perjalanan bangsa dan negara jadi bukti bahwa Pancasila, NKRI merupakan hasil dari kesepakatan guna mencapai tujuan berbangsa dan bernegara.
"Indonesia adalah negara kesepakatan. Kesepakatan itu potensi kekuatan bangsa yang luar biasa, Bhinneka Tunggal Ika merupakan komitmen kebangsaan yang tidak semua bangsa di dunia memilikinya," terang Wapres.
Menurutnya, konsekuensi dari kesepakatan adalah harus dijalankan dijaga dilindungi dari berbagai ancaman. Tidak boleh ada yang menyimpang dan menolak, bahkan keluar dari kesepakatan itu.
"Yang harus dibangun dari entitas bangsa ini adalah teologi kerukunan, keinginan untuk selalu rukun dan kemampuan untuk merukunkan," pungkasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update