< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Penderita Chikungunya di Tangsel Menurun

Thursday, 13 February 2020 | Thursday, February 13, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-13T08:01:56Z

Deden Deni menyebut, kasus penyebaran penyakit Cikungunya sudah menurun drastis Rabu (12/2/2020)
TANGSEL-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan Deden Deni menyebut, kasus penyebaran penyakit Cikungunya sudah menurun drastis. 
Deden menuturkan, dari puluhan warga yang terkena Cikungunya, kini tinggal menyisa kurang dari lima orang yang masih menjalani pengobatan. 
"Sebagian besar sudah pulih, tinggal di bawah lima yang masih ada keluhan," kata Deden saat ditemui di kantornya, Rabu (12/2/2020).
Meski begitu, lanjutnya, Dinkes Tangsel masih melakukan pemantauan dan beberapa langkah yang dapat mengurangi penyebaran penyakit yang dipicu gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.
"Tetap kami pantau sampai sekarang, tim pun masih standby  (bersiaga) di lapangan (lokasi). Kami sudah melakukan beberapa kali fogging. Dan itu akan tetap kita lakukan," kata Deden.
Selain itu, kata Deden, pelayanan kesehatan pun akan terus secara maksimal diberikan kepada masyarakat. 
"Puskesmas masih mampu melayani masyarakat. Bahkan, jika masyarakat tidak bisa ke puskesmas, petugas medislah yang akan datang, menjemput masyarakat," tuturnya. 
Deden menambahkan, untuk meminimalisir kasus itu kembali terulang, pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait kebersihan lingkungan. 
Diketahui, kata dia, virus Chikungunya itu ditularkan oleh spesies nyamuk yang sama, yakni aedes aegypti. Maka, kebersihan lingkungan merupakan faktor yang harus diperhatikan. 
"Itu juga kita ansipasi. Apalagi kan biasanya kalau musim hujan,  banyak penyakit yang mengikuti. Makanya kita mungkin nanti edukasi ke warganya," pungkasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update