Kamis, 27 Oktober 2022

FAO: Krisis Pangan, Jumlah Orang Kelaparan Naik Tajam

 


JAKARTA  ( KON TAK BANTEN) – Krisis pangan dunia kini menjadi ancaman nyata terhadap kemanusiaan.Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) melaporkan jumlah orang yang terancam kelaparan pada 2021 mencapai 828 juta orang dan diprediksi akan terus bertambah pada tahun ini.

Dalam situasi global saat ini, FAO memproyeksikan sepanjang Oktober 2022 hingga Januari 2023 kerawanan pangan tingkat akut secara global akan terus meningkat.

Sekitar 970.000 orang diperkirakan hidup dalam kondisi kelaparan terutama di 5 negara, Afghanistan, Ethiopia, Somalia, Sudan Selatan, dan Yaman.

Angka tersebut 10 kali lebih banyak dari 6 tahun lalu ketika hanya dua negara yang masyarakatnya menghadapi kondisi serupa.

FAO menyebut harga pangan telah melonjak ke rekor tertinggi pada tahun ini. Harga pupuk menjadi terlalu mahal bagi banyak petani dan jumlah orang yang menghadapi kerawanan pangan terus meningkat.

Menurut FAO, yang paling terpukul dari kondisi tersebut adalah masyarakat yang paling miskin.

Saat ini sekitar 3,1 miliar orang di seluruh dunia masih tidak mampu membeli makanan yang layak dan sehat. Kondisi ini semakin parah, terlihat dari jumlah orang yang menghadapi kelaparan pada 2019 sebanyak 678 juta orang, sedangkan pada 2021 mencapai 828 juta orang atau meningkat 150 juta orang dalam 2 tahun.

“Kenaikan harga pangan mempengaruhi kita semua, tetapi dampaknya paling dirasakan oleh mereka yang rentan dan oleh negara-negara yang sudah mengalami krisis pangan,” kata Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor Leste, Rajendra Aryal dalam keterangan resmi dikutip, Minggu (16/10/2022).

Sementara itu, masyarakat yang menghadapi kerawanan pangan juga turut meningkat lebih dari 60 juta jiwa sejak 2019 hingga 2021.

Akibatnya bila dibiarkan, ratusan juta orang tersebut hanya memiliki sedikit makanan sehingga mereka akan mengalami kekurangan gizi parah, berisiko meninggal atau bahkakn sudah menghadapi kelaparan dan kematian.

“Hanya dalam dua tahun, jumlah orang yang rawan pangan telah meningkat dari 135 juta [2019] menjadi 193 juta [2021], dan 2022 kemungkinan akan terbukti lebih buruk,” tulis FAO.

Lebih lanjut Aryal menekankan sektor pertanian, termasuk nelayan, perlu adanya intervensi kemanusiaan.

Dia menilai, perlu ada perubahan sistem pertanian-pangan agar menjadi lebih efisien, lebih inklusif, lebih tangguh, dan lebih berkelanjutan untuk produksi yang lebih baik, nutrisi yang lebih baik, lingkungan yang lebih baik, dan kehidupan yang lebih baik untuk semua.

“Pertanian adalah salah satu intervensi kemanusiaan yang paling hemat biaya,” ujarnya.

Untuk meningkatkan ketahanan pangan, Ketua G20 Pertanian Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong setiap negara untuk membuka jalur pangan secara terbuka.

“Bagaimanapun juga, pangan adalah kebutuhan bersama dan bisa menjadi solusi dalam meregangkan ketegangan geopolitik dunia,” kata Mentan Syahrul. (ATN)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

STRIMING TV

PORTO FOLIO WEBSITE Silakan Isi Data

SELAMAT HUT GURU 2022

SELAMAT HUT GURU 2022

SUKSESKAN PORPOV JABAR

SUKSESKAN PORPOV JABAR

Sekretariat DPRD Kota Cilegon

Sekretariat DPRD Kota Cilegon

SELAMAT HUT KABUPATEN LEBAK BANTEN

SELAMAT HUT KABUPATEN LEBAK BANTEN

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

SELAMAT HARI JADI KABUPATEN BIMA

SELAMAT HARI JADI KABUPATEN BIMA

SELAMAT HUT KOTA TANGERANG SELATAN

SELAMAT HUT KOTA TANGERANG SELATAN

DINAS PENDIDIKAN HUT KOTA SERANG KE 15

DINAS PENDIDIKAN HUT KOTA SERANG KE 15

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

Kanwil Departemen Agama Provinsi Banten 1 Muharam 1444 H

Kanwil Departemen Agama Provinsi Banten 1 Muharam 1444 H

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Dinas Pendidikan Kota Serang

Dinas Pendidikan Kota Serang

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

Ucapan Kementrian Agama DEPAG BANTEN HUT RI KE 77

Ucapan Kementrian Agama DEPAG BANTEN HUT RI KE 77

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

Jadilah Penerus Bangsa Yang Peduli

Jadilah Penerus Bangsa Yang Peduli

JAGA KESEHATAN AGAR HIDUP LEBIH BERMAKNA

JAGA KESEHATAN AGAR HIDUP LEBIH BERMAKNA

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

Pancasila Sakti 2022

Pancasila Sakti  2022

PANCASILA ADALAH NKRI

PANCASILA ADALAH NKRI

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

HUT RI KE 77 Bangsa Besar Hargai Jasa Para Pahlawan

HUT RI KE 77 Bangsa Besar Hargai Jasa Para Pahlawan

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

PROMOSI BERSAMA

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Koran Bahasa Ingeris

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support