< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Bentuk Forum, PSKS se-Banten Angkat Mantan Wagub Andika Hazrumy Sebagai Ketua

Selasa, 22 November 2022 | Selasa, November 22, 2022 WIB | Last Updated 2022-11-22T09:01:57Z

 

Bentuk Forum, PSKS se-Banten Angkat Mantan Wagub Andika Hazrumy Sebagai Ketua

BANTEN ( KONTAK BANTEN)  Komponen Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) se-Banten membentuk forum wadah komunikasi dan kordinasi kerja-kerja sosial yang mereka lakukan.

Keputusan tersebut tercetus dalam acara Jambore PSKS Provinsi Banten yang digelar di Hotel Marbella, Anyer, Kabupaten Serang, Banten, pada Senin, 21 November 2022 kemarin.

Komponen PSKS se-Banten yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Program Keluarga Harapan (PKH), Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos), Karang Taruna dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sepakat mengangkat mantan Wakil Gubernur Banten yang juga Ketua Karang Taruna Banten, Andika Hazrumi, menjadi Ketua Forum PSKS Banten.

“Saya apresiasi dengan kesadaran teman-teman PSKS untuk memperkuat kordinasi dan komunikasi kerja-kerja sosial kita di Banten,” kata Andika Hazrumi, Selasa (22/11/2022).

Andika yang dikukuhkan oleh staf ahli Gubernur, Agus Setiawan, mewakili Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, menerangkan kalau kerja sosial di manapun berada, sangat membutuhkan kordinasi dan komunikasi yang termanajemen dengan baik. Karena banyaknya potensi dan permasalahan sosial yang menjadi wilayah kerja para relawan sosial di Banten dalam membantu pemda mengatasi persoalan kesejahteraan sosial masyarakat.

Andika menyebut kerja-kerja sosial semakin menemukan tempatnya dengan era pandemi Covid-19 yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir lalu. Pasalnya, pemerintah pusat maupun daerah membutuhkan urun rembuk anggota masyarakat dalam menangani dampak sosial yang disebabkan oleh pandemi tersebut.

“Sekarang pandemic belum benar-benar berlalu. Uluran tangan kita para relawan sosial masih terus dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar tidak semakin terjerumus ke dalam persoalan kesejahteraan sosial,” paparnya.

Sementara itu Pj Gubernur Banten dalam sambutannya yang dibacakan oleh Agus mengatakan, permasalahan kesejahteraan sosial saat ini semakin berkembang, baik kualitas maupun kuantitasnya dan kemiskinan sebagai akar masalah dari timbulnya permasalahan kesejahteraan sosial merupakan permasalahan yang menjadi tantangan kita bersama untuk segera ditanggulangi.

Untuk itu, kata dia, pembangunan kesejahteraan sosial wajib menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai obyek, namun menjadi pelaku pembangunan. masyarakat diharapkan semakin mendapat kepercayaan dan mampu melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Pada kesempatan yang baik ini saya selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Banten menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara para relawan sosial yang telah tulus melaksanakan pengabdian untuk kemanusiaan di Provinsi Banten,” kata dia.

Al Muktabar melanjutkan, potensi dan sumber kesejahteraan sosial merupakan aset bangsa dan negara yang merupakan kekuatan besar dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial.

Al Muktabar meminta para pekerja sosial yang tergabung dalam Forum PSKS Provinsi Banten untuk tetap konsisten dan pro aktif dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Saya meminta pekerja sosial, membina dan membangun kesetiakawanan sosial dan gotong royong di lingkungan masing-masing hingga pada gilirannya, sikap mulia tersebut dapat menjadi ruh pembangunan kesejahteraan sosial di Provinsi Banten,” jelasnya.(
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update