< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PLN Bangun HRS Pertama di Indonesia, Disebut Mampu Jaga Ketahanan Energi Nasional

Senin, 26 Februari 2024 | Senin, Februari 26, 2024 WIB | Last Updated 2024-02-26T12:25:55Z

 


 

JAKARTA ( KONTAK BANTEN)  PT PLN (Persero) membangun Hydrogen Refueling Station (HRS) pertama di Indonesia yang diresmikan di Senayan, Jakarta, pada Minggu, 25 Februari 2024.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjaga ketahanan energi nasional. Sebab, dapat menunjang kendaraan ramah lingkungan berbasis hidrogen dalam masa transisi energi baru terbarukan (EBT).

Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu mengapresiasi langkah PLN yang mendukung ekosistem berbasis EBT di tengah era krisis iklim dunia.

Saat ini, kata Jisman, terdapat pergeseran sistem produksi dan subtitusi energi ke sumber EBT yang bebas emisi karbon, sehingga hadirnya HRS diharapkan berkontribusi dalam menavigasi perubahan iklim serta menjadi salah satu strategi menjaga ketahanan energi.

Menurut Jisman, jika akses teknologi bersih menjangkau masyarakat lebih luas maka dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"Hidrogen diidentifikasi sebagai satu-satunya pembawa energi nol karbon selain listrik, khususnya upaya dekarbonisasi sektor transportasi," jelas Jisman.

Sementara itu, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dyah Roro Esti mengungkapkan, langkah PLN tersebut sudah sejalan dengan visi misi komisi VII dalam menyukseskan transisi energi di Indonesia.

"Kami tentunya sangat amat mendukung, turut menyukseskan bagaimana negara Indonesia mewujudkan transisi energi," ujar Roro.

Roro menuturkan, hidrogen hijau mampu mengurangi emisi karbon hingga 4,15 juta ton per tahun, sehingga amat berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Untuk itu, pihak Komisi VII DPR RI tengah berupaya meloloskan rancangan undang-undang (RUU) mengenai energi baru terbarukan (EBT). Sebab, jika berhasil disahkan maka PLN akan memperoleh dukungan lebih besar terkait transisi energi.

"Kami berharap (hidrogen) bisa komersial, dari segi lingkungan bisa terjaga, dan tentunya berupaya untuk mengurangi emisi karbon," pungkas Roro.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update