< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Presiden Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Beras

Selasa, 20 Februari 2024 | Selasa, Februari 20, 2024 WIB | Last Updated 2024-02-20T09:21:38Z
 
ekerja menyusun beras Bulog di gudang Bulog, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/2/2024). Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan stok beras nasional cukup untuk menghadapi bulan puasa Ramadhan yang jatuh pada bulan Maret hingga April 2024.

 
JAKARTA ( KONTAK BANTEN)  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap biang kerok kenaikan harga beras di Indonesia. Menurutnya, harga beras melonjak naik karena perubahan cuaca dan iklim sehingga menimbulkan gagal panen. 
"Kenapa naik? Karena ada yang namanya perubahan iklim, ada yang namanya perubahan cuaca. Sehingga gagal panen, produksi berkurang sehingga harganya jadi naik," kata Presiden Jokowi dalam acara pemberian bantuan beras, di Tangerang Selatan, Senin (19/2/2024). 
Bahkan, lanjut Kepala Negara, gagal panen tidak hanya terjadi di Indonesia. Hal ini juga terjadi di seluruh negara. 
Oleh karena itu, menurutnya, bantuan beras yang disalurkan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat. Utamanya, di tengah situasi gejolak harga beras yang meningkat belakangan ini.
"Pemerintah, kita memberi bantuan beras ini agar meringankan ibu-ibu dan bapak-bapak semuanya. Karena harganya (beras) naik tadi," ucap Presiden.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan, bantuan beras tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2024. Presiden mengklaim, harga beras justru bergerak terkendali dengan adanya bantuan sosial (bansos) pangan beras. 
Presiden juga memastikan bahwa stok beras aman dan siap untuk didistribusikan. Dia meminta, pihak terkait untuk segara mendistribusikan sehingga stok beras merata di berbagai wilayah.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update