< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
πŸ‘₯ 13-16K Daily Readers
πŸ“ˆ 200K – 330K Monthly Pageviews
πŸ”₯ 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
πŸ“Š View Rate Card
πŸ’¬ Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Wapres Kembali Dorong Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Sabtu, 30 Maret 2024 | Sabtu, Maret 30, 2024 WIB | Last Updated 2024-03-30T08:55:11Z
 
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat membuka “Indonesia Quran Hour 2024” yang diadakan himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Indonesia di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (28/3/2024) (Foto: Setwapres RI/Ist)
 
JAKARTA ( KONTAK BANTEN)  Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendorong agar pondok pesantren menjadi pusat kegiatan ekonomi dan keuangan syariah. Menurut Wapres, sehingga pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah. 
“Sekarang sedang kita giatkan (ekonomi dan keuangan syariah) dan pesantren harus jadi pusatnya. Jadi, pesantren selain pusat pendidikan juga pusat dakwah, pesantren harus mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat,” kata Wapres saat membuka “Indonesia Quran Hour 2024” yang diadakan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Indonesia di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Wapres menjelaskan, upaya itu juga diikuti dengan dukungan dari pemerintah, dengan pembentukan Komite ekonomi dan keuangan yang di pusat hingga provinsi. “Kita membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) serta di tingkat daerah di provinsi-provinsi juga kita bentuk,” ujarnya. 
Dikatakan Wapres, kemandirian ekonomi oleh umat juga merujuk pada anjuran yang diajarkan dalam Al-Qur'an. Ia menyebut, Al-Qur'an menuntun umat agar menjadikannya sebagai panduan, termasuk berekonomi dengan aturan syariat atau hukum agama. 
Ketua Umum DPP Hebitren Indonesia, Hasib Wahab Chasbullah (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) yang telah membuka "Indonesia Quran Hour 2024" (Foto:Setwapres RI/Ist)

“Ekonomi itu bagian dari muamalah dan harus syariah, sebab bermuamalah tidak syariah seperti berdagang, berekonomi, kata para ulama sama dengan tidak ada. Walaupun ada untung besar, itu tidak ada nilainya, karena harta itu ada yang bernilai dan yang tidak bernilai,” ucap Wapres.  
“Itulah sebabnya kenapa kita membangun ekonomi dan keuangan syariah, ada industri halal, keuangan dan zakat wakaf, bisnis syariah. Pesantren harus jadi pusat pengembangan.”
Indonesia Quran Hour” menjadi momentum mengajak umat muslim mendekatkan diri dengan kitab suci Al-Qur'an dan mendorong terciptanya kemandirian ekonomi umat. Kata Ketua Umum DPP Hebitren Indonesia, Hasib Wahab Chasbullah pada kesempatan yang sama.
“Kegiatan bertujuan mengajak semua orang mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan Al-Quran, menjalankan ajaran-ajaran mulia yang terkandung di dalamnya. Serta, berbuat kebaikan sesuai nilai-nilai AL-Qur'an,” kata Hasib.
“Sekaligus, dijadikan momentum merupakan agenda besar mendorong terciptanya cita-cita kemandirian ekonomi umat di Indonesia menyongsong dalam “Indonesia Emas”.” 
Adapun “Indonesia Quran Hour 2024” yang diselenggarakan Hebitren Indonesia, merupakan even akbar tahunan yang diselenggarakan secara rutin. Fokus utama pada penyelenggaraannya adalah penyatuan hati seluruh umat Islam dengan Al-Qur'an di seluruh dunia.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update