< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Wamenpar Puspa instruksikan jalur evakuasi wisata Banten diperjelas

Thursday, 25 December 2025 | Thursday, December 25, 2025 WIB | Last Updated 2025-12-26T03:22:16Z

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa (baju coklat), berbincang dengan wisatawan di Pantai Pasir Putih Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (24/12/2025).


PANDEGANG KONTAK BANTEN   Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, menginstruksikan pengelola destinasi wisata di kawasan pesisir Banten untuk memperjelas rambu dan penunjuk arah jalur evakuasi guna menjamin keselamatan wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Saya melihat mereka (pengelola) punya lahan di seberang untuk evakuasi yang sudah disiapkan. Tapi mungkin nanti bisa ditambahkan papan petunjuk di area-area sini agar lebih jelas bagi wisatawan," kata Ni Luh Puspa saat meninjau Pantai Pasir Putih Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu.

Instruksi tersebut ditekankan Wamenpar mengingat kawasan pesisir Banten kerap dihadapkan pada isu potensi bencana seperti tsunami maupun cuaca ekstrem saat momen pergantian tahun.

Oleh karena itu, selain penanda jalur evakuasi, ia meminta pengelola wisata untuk aktif memantau informasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait prakiraan cuaca dan aktivitas vulkanologi.

"Langkah antisipasi harus dilakukan, salah satunya memantau terus informasi dari BMKG dan menyampaikan nya kepada pengunjung," ujarnya.

Dalam tinjauan tersebut, Wamenpar juga menyoroti aspek keamanan fisik di lokasi wisata alam terbuka. Ia meminta pengelola memeriksa kekuatan bangunan semi permanen serta merapikan pohon-pohon besar yang rantingnya sudah rapuh untuk mengantisipasi angin kencang dan hujan lebat.

"Jangan sampai ada yang roboh dan membahayakan wisatawan. Kekuatan pohon dan bangunan harus diperiksa betul-betul," tegasnya.

Terkait penanganan gawat darurat, Ni Luh mengapresiasi kesiapan pos kesehatan yang didukung puskesmas setempat serta ketersediaan ambulans di lokasi wisata.

Ia juga menilai positif penerapan tiket masuk yang sudah mencakup asuransi jiwa dari Jasa Raharja, karena hal tersebut dinilai penting untuk memberikan rasa aman lebih bagi masyarakat yang berwisata.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update