< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Poktan Milenial di Tigaraksa Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Bertani

Sunday, 4 January 2026 | Sunday, January 04, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-05T05:51:58Z


 TANGERANG  KONTAK BANTEN Semangat bertani di kalangan generasi muda mulai tumbuh di Kabupaten Tangerang. Sejumlah pemuda-pemudi Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, yang tergabung dalam Taruna Tani Milenial Al Prakarsa, memanfaatkan lahan tidur seluas dua hektare menjadi lahan pertanian produktif.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberi contoh bahwa sektor pertanian masih memiliki masa depan cerah bagi generasi muda. Di atas lahan yang sebelumnya terbengkalai itu, para petani milenial mulai menanam cabai rawit, timun lalap, terong, dan timun suri, Minggu (4/1/2026).

Ketua Taruna Tani Milenial Al Prakarsa, Satria Agus, mengatakan kelompok yang dipimpinnya saat ini beranggotakan 44 orang. Sekitar 80 persen di antaranya merupakan pemuda-pemudi atau kaum milenial Kabupaten Tangerang.

Menurut Satria, terbentuknya kelompok tani milenial ini berawal dari keprihatinannya melihat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang selama ini identik dengan kalangan usia lanjut. Sementara itu, generasi muda dinilai cenderung enggan terjun ke sektor tersebut dan lebih memilih bekerja di kantor maupun pabrik.

“Padahal di Kabupaten Tangerang masih banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan secara maksimal. Melihat kondisi itu, saya mengajak para pemuda-pemudi di Margasari untuk aktif bergerak di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan,” kata Satria

Ia menjelaskan, Taruna Tani Milenial Al Prakarsa telah terdaftar secara legal di Kementerian Pertanian RI melalui Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN) sejak 30 November 2025. Saat ini, kelompoknya fokus menggarap lahan tidur seluas dua hektare yang ditanami berbagai komoditas hortikultura.

“Sekarang masih dalam proses penanaman bibit. Mudah-mudahan hasilnya bisa segera terlihat dan dapat dipanen,” ujarnya.

Satria optimistis luas lahan garapan akan terus bertambah. Pasalnya, sejumlah warga sekitar yang memiliki lahan luas namun tidak produktif mulai menawarkan lahannya untuk digarap oleh kelompok tani milenial tersebut.

“Kemungkinan lahan akan terus bertambah. Masyarakat yang punya lahan luas meminta kami mengelolanya. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan,” ucapnya.

Meski demikian, Satria mengakui hingga kini pihaknya masih bergerak secara mandiri, baik dalam pengadaan pupuk maupun bibit. Ia berharap adanya dukungan dari Pemkab Tangerang agar program ketahanan pangan yang mereka jalankan dapat berkembang lebih optimal.Sejauh ini kami masih mandiri, belum ada dukungan dari stakeholder lain. Kami hanya mendapat dukungan moril dari penyuluh pertanian,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, anggota Taruna Tani Milenial Al Prakarsa, Nasrul, menambahkan bahwa kehadiran kelompok tani milenial ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketahanan pangan di tengah naiknya harga komoditas, tetapi juga mengubah pola pikir generasi muda.

“Jangan malu jadi petani. Petani punya peran penting bagi keberlangsungan hidup banyak orang. Semua orang butuh makan, dan itu berasal dari hasil pertanian. Mari kita galakkan milenial agar tidak gengsi untuk bertani,” katanya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update