Monday, 16 February 2026

Catatan Redaksi Ramadhan , “Puasa itu separuh (daripada) sabar.”

 


Imam Ibnu Rajab al-Hanbali menyebutkan, “Ramadhan dikatakan sebagai bulan yang penuh kesabaran atau pelatih kepada kesabaran.” Sebagaimana sabda Rasulullah SAW., “Puasa itu separuh (daripada) sabar.”

Sabar terdiri daripada tiga perkara ;

Pertama, sabar dalam melakukan ketaatan. Salah satu contohnya ialah sabarnya anak soleh ketika menghadapi orang tua yang sudah berusia senja dan dalam menjaga kedua orang tuanya. Berbakti kepada orang tua memerlukan kesabaran.

Ibnu Abbas ra. pernah berkata, “Solat kita tidak diterima sebelum kita membayar zakat. Taatnya kita kepada Allah tidak diterima sebelum kita taat kepada Rasulullah SAW. Syukur kita tidak diterima oleh Allah sebelum kita bersyukur kepada orang tua.”

Ini bagi siapa pun yang membalas air susu ibunya ketika beliau menyusui dan siapa pun yang mampu membalas keringat ayahnya ketika bekerja menafkahinya. Maksudnya, anaknya mampu bersyukur kepada kedua orang tuanya.

Kedua, sabar dalam meninggalkan larangan Allah SWT. Allah menguji manusia dengan pelbagai rupa syahwat. Sebagaimana firmanNya, “Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada bermacam-macam syahwat, iaitu wanita-wanita, anak-anak lelaki, harta yang tidak terbilang lagi berlipat ganda dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.”
[TMQ Ali Imran(3) : 14-15]

Allah menciptakan manusia dengan tabiat mencintai kesenangan dan kenikmatan duniawi. Oleh sebab itu, Allah menguji manusia dengan perkara tersebut.

Ketiga, sabar menghadapi ujian kehidupan. Allah SWT berfirman, “Kehidupan manusia memang penuh cubaan. Kami pasti akan menguji kamu untuk mengetahui kualiti keimanan seseorang dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Bersabarlah dalam menghadapi semua itu.” [TMQ Al-Baqarah (2) : 155]

Saudariku, sesungguhnya sabar yang ketiga merupakan sabar yang paling sedikit pahalanya dibandingkan sabar pertama. Mengapa? Sabar dalam ujian kehidupan tidak diberikan Allah pilihan kecuali hanya dalam dua hal. Pertama, ujian kematian, jika bersabar, Allah memberikan pahala. Kedua, jika bertindak dengan marah, justeru mendatangkan murkaNya.

Sabar dalam ketaatan padaNya pahalanya paling besar. Sebab, pada ketika kita memiliki seribu pilihan, kita hanya boleh memilih satu saja, iaitu taat padaNya. Istiqamah dalam ketaatan pun disebut sabar kerana ketaatan tidak boleh lahir kecuali dengan kesabaran.

Taat ketika Ramadhan juga perlu kesabaran. Makin mendekati akhir Ramadhan, kita makin perlu kesabaran kerana ujiannya makin besar. Ujian akhir Ramadhan contohnya berkurangnya ibadah solat sunat (Terawih), sedikitnya waktu untuk tilawah, disibukkan kembali dengan aktiviti rutin yang melenakan.

Kemudian, biasanya kita semangat beribadah pada fasa pertama Ramadhan, sedangkan ketika memasuki fasa kedua dan ketiga, semangat ibadah mulai berkurang. Lalu, ada pula yang semangat beribadah hanya pada fasa pertama dan ketiga Ramadhan, tetapi tidak semangat dalam fasa kedua. Inilah sebabnya kita perlu mengatur kesabaran selama dan sesudah Ramadhan.

Syeikh Abdul Malik mengatakan bahawa hal yang perlu kita lakukan ialah mengatur sabar. Ulama terdahulu berkata, “Kedudukan sabar itu ada pada iman, sebagaimana kedudukan kepala pada tubuh.”

Imam Syafie mengatakan, “Puncak kebaikan ialah kebenaran. Berapa banyak orang yang berjalan di atas kebenaran belum tentu bersabar? Orang yang bersabar hanya ada pada orang beriman.”

Kesabaran merupakan kepala dalam beribadah kepada Allah. Malaikat pun akan menyambut orang-orang sabar memasuki syurga dengan ucapan, “Salamun’alaikum alaikum bima shabartum.”
[TMQ Ar-Ra’d (13): 24]

Dalam tafsir ayat di atas dijelaskan bahawa para malaikat itu berkata, “Selamat dan damai abadilah untuk kalian sebab kesabaran kalian menahan derita dan ujian, serta kesabaran kalian dalam memerangi keinginan nafsu. Betapa baiknya akibat yang kalian peroleh ini. Syurga yang merupakan negeri kenikmatan.”

Penduduk syurga sinonim dengan kesabaran kerana sebahagian besar mereka ialah orang-orang yang sabar. Pemimpin penduduk syurga ialah Nabi Muhammad SAW kerana baginda merasakan puncaknya ujian kesabaran di dunia, baginda juga mendapatkan puncak kenikmatan di syurga. Masyaallah.

Saudariku, Ramadhan semestinya menjadi bulan untuk menempa diri menjadi lebih sabar. Sabar dalam ketaatan padaNya, sabar meninggalkan segala laranganNya, dan sabar pula menghadapi ujian kehidupan.

Jika mendapati masalah dalam kehidupan, jadikan sabar sebagai perisai. Berwuduk dan berdoa padaNya, “Ya Allah, berikanlah aku sifat kesabaran.”

Ketika menghadapi masalah dengan kesabaran, Allah yang akan bekerja untuk menolong orang yang bersabar.

Firman Allah SWT, “Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” [TMQ Al-Baqarah (2): 153]

Share:

0 comments:

Post a Comment

Kontak Media Group Hari pers 2026

Kontak Media Group Hari pers 2026

SEKRETARIAT DPRD KOTA CiIegon HPN 2026

SEKRETARIAT DPRD KOTA CiIegon HPN 2026

SEKRETARIAT DPRD KOTA SERANG HPN 2026 BANTEN

SEKRETARIAT DPRD KOTA SERANG HPN 2026 BANTEN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN HARI PERS 2026

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN HARI PERS 2026

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

BERGERAK DAN BERGERAK

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Support