Barcelona Pesta Gol, Tembus Final Piala Super Spanyol

TANGERANG KONTAK BANTEN Barcelona melaju ke partai final Piala Super Spanyol setelah membungkam Athletic Club melalui pesta gol 5-0.

Gubernur Banten sebut DPA 2026 jadi instrumen kendali kinerja OPD

BANTEN KONTAK BANTEN Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026

DKM Masjid Roudhotul Jannah Lebak Tirta Pengajian subuh

KOTA SERANG KONTAK BANTEN DKM Masjid Roudhotul Jannah yang berada di Lingkungan Lebak Tirta Kota Serang

Bupati Ratu Zakiyah Hadiri Acara HAB Kemenag ke-80

KAB SERANG KONTAK BANTEN Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan umat beragama.

Prabowo Panggil Dasco dan Sejumlah Menteri, Bahas Bencana hingga Penugasan Awal Tahun

JAKARTA KONTAK BANTEN Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Monday, 12 January 2026

Andra Soni–Dimyati Takziah ke Rumah Tryana Sjamun




PANDEGLANG KONTAK BANTEN  Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah melakukan takziah ke rumah duka almarhum H Tryana Sam’un, tokoh pendiri Provinsi Banten, di Puri Salakanegara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin 12 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Andra Soni yang didampingi Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Keduanya juga terlihat berbincang dengan pihak keluarga di dalam rumah duka.

Sejumlah pelayat terus berdatangan ke kediaman almarhum untuk menyampaikan doa dan belasungkawa. Warga, kerabat, hingga rekan seperjuangan tampak silih berganti hadir memberikan doa kepada sosok pejuang pembentukan Provinsi Banten tersebut.

Informasi sementara, saat ini jenazah masih sedang dalam perjalanan Tol dari Jakarta menuju Pandeglang rumah duka.

Diketahui, H Tryana Sam’un atau H Tryana Sjamun bin H Masduki dikenal sebagai pengusaha visioner yang mendedikasikan tenaga dan pemikirannya demi terwujudnya kemandirian Banten. 

Almarhum dinilai sebagai salah satu motor penggerak perjuangan pembentukan Provinsi Banten yang bekerja tanpa pamrih.

Hujan deras masih mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya saat prosesi takziah berlangsung. Meski demikian, arus pelayat yang datang ke rumah duka tidak surut.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berada di halaman rumah duka untuk menunggu keterangan dari pihak keluarga almarhum, serta tanggapan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terkait wafatnya tokoh pendiri Banten tersebut.

Share:

6 Kecamatan di Pandeglang Terdampak Banjir

 

Sejumlah warga Sumur Pandeglang berusaha menyelamatkan barang saat terjadi banjir. (Istimewa)

PANDEGLANG KONTAK BANTEN – Enam kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Senin (12/1/2026), terendam banjir dengan ketinggian 20 centi meter hingga 1 meter. Banjir itu disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur Pandeglang.

Adapun enam kecamatan yang terdampak yaitu Kecamatan Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis dan Pagelaran. Kecamatab Patia menjadi wilayah paling parah terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, di Kecamatan Patia, banjir merendam Kampung Tajur, Kampung Karangtengah, Kampung Sindangrahayu, Kampung Patia Peuntas, Kampung Ciawi, Kampung Jati Sentul, Kampung Eretan, Kampung Dungusaur, Kampung Cibeureum, Kampung Citundun, Kampung Koranji, Kampung Keramat, Kampung Citangkar, Kampung Malangnengah, Kampung Baitul Mu’minin, Kampung Tarikolot dan Kampung Bunut.

Banjir di Kecamatan Sumur merendam Kampung Ciparahu, Kampung Kertamukti, Kampung Cibayoni dan Kampung Dayeuh.

Kecamatan Labuan banjir merendam Desa Cigondang, di Kecamatan Cikeusik banjir merendam Kampung Cikaludan. Kecamatan Cigeulis banjir merendam Kampung Haer dan di Kecamtan Pagelaran banjir merendam Kampung Bohong Kondang.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, banjir yang terjadi di beberapa kecamatan diakibatkan curah hujan tinggi sehingga menyebabkan debit air sungai dan meluap ke pemukiman warga.

Kata dia, untuk saat ini ketinggian air bervariatif ketinggian mulai dari 20 centi meter sampai dengan 1 meter tergantung dari kontur tanah yang terdampak. Saat ini masyarakat masih bertahan di rumahnya masing-masing.

“Saat ini saya sedang berada di Carita ada pohon tumbang. Anggota sudah dari 3 hari yang lalu di lokasi banjir.  Alhmdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk Tim Reaksi Cepat masih melakukan asesmen di beberapa wilayah yang terdampak banjir,” kata Rian.

Sementara itu, Kabid Logistik BPBDPK Pandeglang, Lilis menambahkan, bantuan logistik untuk para korban banjir baru disalurkan ke Kecamatan Patia dan Kecamatan Sumur.

“Bantuan sudah disalurkan. Untuk sementara ini ke Kecamatan Patia dan Kecamatan Sumur, ini juga lagi di perjalanan mau ke Kecamatan Sumur,” tambahnya.

Share:

Banjir Rendam Grand Sutera hingga Magersari Kota Serang, Warga Ngungsi ke Masjid

 


KOTA SERANG  KONTAK BANTEN  Hujan deras yang mengguyur Kota Serang sejak, Minggu (11/1/2026) malam hingga Senin (12/1/2026), mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Seperti yang terjadi di Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, banjir juga menggenangi Lingkungan Magersari, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang, tepatnya di depan Rumah Tahanan (Rutan) Serang.

Berdasarkan data yang dihimpun di Perumahan Grand Sutera menunjukkan air berwarna keruh merendam jalan lingkungan dan masuk ke halaman rumah warga.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari betis hingga mendekati lutut orang dewasa. Banjir di kawasan ini dilaporkan sudah terjadi sejak sehari sebelumnya dan belum sepenuhnya surut.

Untuk menghindari risiko keselamatan, sebagian warga memilih mengungsi ke masjid terdekat sambil menunggu air surut. Aktivitas warga pun terganggu, termasuk akses keluar masuk permukiman.

Pahruroji, warga Perumahan Grand Sutera, mengatakan banjir kali ini cukup mengkhawatirkan karena datang relatif cepat.

“Air naik sejak malam dan pagi sudah makin tinggi. Kami khawatir kalau hujan turun lagi, makanya sebagian warga memilih mengungsi ke masjid,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Sementara itu, kondisi serupa juga dirasakan warga Lingkungan Magersari, Kelurahan Kota Baru, tepat di depan Rutan Serang. Jalan utama tergenang air sehingga menyulitkan pengendara dan aktivitas warga sekitar.

Romi, salah satu warga Magersari yang terdampak banjir mengaku air sudah merendam jalan dan mendekati rumah warga.

“Kalau hujan deras, daerah sini memang cepat tergenang. Air susah surut karena saluran drainasenya tidak maksimal. Dan air kali Banten juga sering meluap kalau hujan deras. Saya berharap normalisasi rutin dijalankan,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera menangani secara serius, terutama normalisasi drainase dan sungai, agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan. Hingga berita ini diturunkan, warga masih waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih melanda wilayah Kota Serang.KOTA

Share:

Setelah Ciwandan, Giliran Ratusan Jiwa dan KK di Cibeber Terdampak Banjir

 

Proses evakuasi warga Cibeber yang terdampak banjir Cilegon. (Istimewa)

KOTA CILEGON  KONTAK BANTEN  Bencana banjir kembali merendam sebagian wilayah di Kota Cilegon. Jika sebelumnya banjir besar melanda kecamatan Ciwandan pada Minggu (11/1/2026) kemarin, kini giliran Kecamatan Cibeber.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kota Cilegon kemarin siang itu membuat Lingkungan Sambirata dan Perumahan Cilegon Indah (PCI) Blok D, Kecamatan Cibeber terendam banjir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir di Lingkungan Sambirata ketinggiannya bahkan hingga sedada orang dewasa. Hal itu cukup mengkhawatirkan dan membuat panik warga setempat.

“Banjir di Sambirata, Cibeber kemarin itu karena luapan kali kemudian ada juga tanggul yang jebol dan drainase juga sempit,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Suhendi kepada BantenNews.co.id, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan data yang diterima, kata Suhendi banjir yang merendam 2 lingkungan di Kecamatan Cibeber itu menyebabkab ratusan Kepala Keluarga (KK) dan jiwa terdampak.

“Banjir di Sambirata sama PCI Blok D itu yah terdampak sekitar 293 KK dan 800 jiwa. Di Sambirata ada yang ngungsi di madrasah, masjid, musala, rumah-rumah yang aman,” ucapnya.

Selain di Cibeber, banjir juga turut merendam 2 kecamatan lainnya, yakni Jombang dan Ciwandan. Meski tak separah sebelumnya, namun genangan air itu sangat menyengsarakan masyarakat.

“Jombang itu di Kranggot karena luapan kali Nyi Kambang. Kalau Ciwandan biasa di depan Koramil itu karena drainasenya kurang berfungsi,” ujar Suhendi.

Menyadari banjir di Cilegon ini tak kunjung berkesudahan dan hampir selalu terjadi saat hujan deras mengguyur, Suhendi mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk penanganannya.

“Penanganannya sudah dipetakan oleh Dinas PUPR, tinggal pelaksanaannya saja. Mungkin ada pelebaran, pendalaman, normalisasi sungai, perbaikan dan peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT), karena setiap wilayah beda-beda,” tutupnya.

Share:

Kantor BPBD dan Damkar Kabupaten Serang ikut terendam banjir



SERANG KAB KONTAK BANTEN  Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Serang, Banten, terendam banjir hingga masuk ke dalam ruangan kerja akibat curah hujan tinggi, Senin.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum BPBD Kabupaten Serang, Wartini, di Kota Serang, mengatakan air menggenangi beberapa ruangan vital, termasuk ruang Bidang Kesiapsiagaan, Damkar, hingga mushala.

"Ketinggian air mencapai sebetis orang dewasa. Air masuk ke dalam ruangan, namun untuk peralatan kebencanaan dipastikan aman," katanya.

Menurut Wartini, banjir disebabkan oleh posisi gedung BPBD yang lebih rendah dibandingkan jalan utama, serta meluapnya air dari kali yang berada di depan kantor. Kondisi drainase yang kurang lebar diduga tidak mampu menampung debit air yang deras.

Ia mengungkapkan bahwa kejadian ini merupakan yang terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun kawasan tersebut pernah tergenang, air biasanya tidak sampai masuk ke dalam ruangan kantor.

"Sebetulnya sebelumnya sudah pernah, cuma airnya tidak sederas sekarang. Kali ini lebih parah karena sampai masuk ruangan," ujarnya.

Meskipun sempat tergenang sejak pagi, Wartini memastikan air di dalam ruangan sudah mulai surut pada siang hari.

Sebagai langkah penanganan jangka panjang, pihak BPBD Kabupaten Serang telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat untuk mengevaluasi saluran air di sekitar lokasi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan DPUPR agar dibuatkan jalan air yang lebih baik, karena drainase yang ada saat ini sepertinya kurang lebar untuk menampung curah air yang besar," pungkasnya.
Share:

Kebanjiran, pasien RSUD Kota Serang dipapah hingga digendong petugas



KOTA SERANG KONTAK BANTEN  Banjir yang menggenangi pelataran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang, Banten, pada Senin, tidak melumpuhkan pelayanan kesehatan, meskipun sejumlah pasien harus digendong hingga dipapah oleh petugas untuk masuk ke area lobi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air setinggi mata kaki orang dewasa menutup akses halaman depan, sisi kanan, dan kiri rumah sakit. Sejumlah pasien, terutama lansia dan anak-anak yang hendak berobat, terlihat harus dibantu dan digendong oleh petugas keamanan maupun tenaga medis untuk melintasi genangan air agar tidak basah sebelum mendapatkan penanganan.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, di Kota Serang, Senin, usai meninjau lokasi memastikan bahwa air hanya menggenangi bagian luar dan tidak masuk ke dalam gedung perawatan maupun ruang pelayanan medis.
"Kondisi pelataran memang tergenang, tapi alhamdulillah tidak masuk ke dalam. Jadi, pelayanan dan segala macam masih bisa dilayani, hanya akses masuknya saja yang agak basah," ujar Agis.

Ia mengatakan banjir kali ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat drainase tidak mampu menampung debit air. Sebagai solusi jangka panjang, Agis menyebutkan normalisasi Sungai Parung dan perbaikan drainase menjadi prioritas.
"Jangka panjangnya normalisasi Sungai Parung dan pengerukan. Tapi saat ini arahan Pak Wali Kota fokus pada evakuasi, logistik makanan, dan kesehatan warga terlebih dahulu," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Serang, Ahmad Humariyadi, mengakui bahwa insiden air naik hingga ke pelataran rumah sakit ini baru pertama kali terjadi. Biasanya, hujan deras hanya menimbulkan genangan kecil di jalan akses.

"Ini kejadian pertama kali air sampai naik ke sini. Biasanya hanya di sana (jalan). Diduga karena saluran air (drainase) kecil dan hujan terus-menerus," kata Ahmad.
Ia mencatat, jumlah kunjungan pasien rawat jalan hari ini sedikit menurun menjadi 77 orang dibandingkan hari biasa yang mencapai seratusan orang, akibat faktor cuaca. Namun, ia menegaskan tidak ada pasien rawat inap yang dipulangkan paksa akibat banjir.
Pihak RSUD saat ini telah melakukan upaya darurat dengan membobok dan mengeruk saluran air yang tersumbat di bagian belakang gedung untuk mempercepat surutnya air.
Share:

Dua Hari Diguyur Hujan, 1.014 KK di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir

 


TANGERANG  KONTAK BANTEN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang selama dua hari satu malam, sejak Minggu (11/1/2026) hingga Senin (12/1/2026), memicu banjir di enam kecamatan. Sedikitnya 1.014 kepala keluarga (KK) terdampak, dua pohon tumbang, dan satu unit rumah warga dilaporkan ambruk akibat cuaca ekstrem tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang langsung mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi dan penanganan banjir yang merendam permukiman warga.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan hujan deras yang turun tanpa henti sejak Minggu pagi hingga Senin siang menyebabkan 18 titik banjir tersebar di enam kecamatan, yakni Pakuhaji, Kosambi, Teluknaga, Sepatan, Pasar Kemis, dan Mauk.

“Seluruh wilayah Kabupaten Tangerang diguyur hujan deras sejak Minggu pagi sampai Senin siang. Akibatnya terdapat 18 titik banjir, dengan total sementara 1.014 KK terdampak di enam kecamatan tersebut,” ujar Taufik kepada Satelit News, Senin (12/1).

Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 140 sentimeter di sejumlah lokasi. Titik banjir tersebar antara lain di Kampung Tanjung Kait RT01/RW01 dan RT05/RW01 Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk; Kampung Cirumpak RT13/RW08 Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga; Kampung Cituis RT01/RW01 Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji; Duta Villa Bandara Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi; serta Perumahan Villa Tomang Baru RT01/RW17 Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis.

Genangan juga terjadi di Kampung Rawa Burung Desa Rawa Burung, Pergudangan Pantai Indah Dadap Kelurahan Dadap, Kampung Lontar Gang Jamblang Desa Kalibaru, Kampung Sepatan Tengah Desa Pondok Jaya, Kampung Rawa Lumpang Desa Salembaran Jati, hingga sejumlah titik di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji.

“Di Perum Villa Tomang Baru terdapat 23 rumah terendam, dengan ketinggian air mencapai 140 sentimeter. Di Kampung Babulak Astana dan Babulak Batok, Kelurahan Pakuhaji, terdapat 24 KK terdampak dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Sedangkan yang paling banyak terdampak berada di Kampung Sungai Turi, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, mencapai 990 KK, dengan ketinggian air antara 50 hingga 80 sentimeter,” jelas Taufik.

Selain banjir, cuaca ekstrem juga mengakibatkan satu unit rumah roboh di Kampung Cakung RT02/RW01, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler. Sementara dua pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kampung Merak RT02/RW03, Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, serta di Jalan Raya Kalibaru, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga.

BPBD Kabupaten Tangerang telah menurunkan petugas lengkap dengan peralatan evakuasi, seperti perahu karet, pompa air, gergaji mesin, dan tenda darurat, untuk membantu warga terdampak dan mengurangi genangan air.

“Kami sudah menerjunkan petugas beserta peralatan untuk membantu evakuasi warga dan meminimalisir dampak banjir,” katanya.

Sementara itu, Camat Kosambi, Asmawi, mengatakan banjir di wilayahnya dipicu oleh hujan deras yang terus mengguyur sejak Minggu hingga Senin sore. Hingga kini, pihak kecamatan masih fokus pada penanganan dan evakuasi warga.“Jumlah warga terdampak masih dalam pendataan. Saat ini kami fokus pada evakuasi dan pertolongan masyarakat,” tandasnya

Share:

Enam Kecamatan di Kota Serang Dikepung Banjir

 KOTA SERANG  KONTAK BANTEN  Hujan yang beberapa hari turun, dengan intensitas tinggi, menyebabkan sebagian besar wilayah di Provinsi Banten mengalami banjir.

Berdasarkan catatan, ada sekitar 17 titik banjir yang merendam ratusan rumah dan ribuan masyarakat mengungsi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banten, Asep Mulya Hidayat mengatakan, berdasarkan hasil asesmen personal BPBD Kabupaten/Kota di lapangan, setidaknya ada sekitar 343 rumah yang terendam, 970 warga yang mengungsi dari 319 KK.

Jumlah itu, berasal dari banjir yang terjadi di Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Sedangkan untuk banjir di Kabupaten Pandeglang dan Tangerang Raya masih dalam proses asesmen,” katanya, Senin (12/1/2026).

Di Kota Serang, banjir terjadi hampir merata di seluruh Kecamatan, seperti Kecamatan Curug yang terjadi di Kelurahan Cipete setinggi 106 cm dan merendam 5 pemukiman warga, sementara di Kelurahan Tinggar banjir merendam jalan dan jembatan yang membuat akses transportasi terganggu.

Kemudian di Cipocok Jaya, banjir terjadi di perumahan Citra Gading. Sebanyak 60 rumah warga terendam dan 160 jiwa terdampak. Sedangkan di Lingkungan Lebak dan Ciwaru banjir juga terjadi dengan intensitas cukup rendah. Terakhir banjir terjadi di Kompleks Grand Sutera di Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya.

Di Kecamatan Kasemen banjir melanda dua kelurahan, kelurahan Kasemen dan Warung Jaud. Di Kecamatan Taktakan banjir terjadi di Kelurahan Lialang yang menyebabkan pohon tumbang dan di Kelurahan Sepang.

Selanjutnya, di Kecamatan Serang terjadi di Perum Green Beringin Residen berupa pohon tumbang, dan terakhir di Kecamatan Walantaka di Kelurahan Pager Agung yang melanda 4 KK.

“Di Kabupaten Serang banjir terjadi di lima Kecamatan, Padarincang, CInangka, Gunung Sari, Pabuaran dan Baros,” ujarnya.

Di Padarincang banjir terjadi di Desa Citasuk yang merendam 120 rumah dengan ketinggian banjir mencapai 35 cm dan merendam sejumlah akses jalan.

Lalu di Cinangka, banjir terjadi di Desa Rancasanggal yang merendam 62 rumah. Di Kecamatan Gunung Sari banjir terjadi di Desa Ciherang. Di Kecamatan Pabuaran terjadi di Desa Kadubereum.

“Terakhir di Baros itu terjadi di Desa Baros yang merendam 31 rumah dengan ketinggain banjir mencapai 30 cm. sementara di Kota Cilegon banjir terjadi di Kecamatan Cibeber,” tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, hujan ekstrem menyebabkan sejumlah sungai tidak mampu menampung debit air yang begitu besar sehingga meluap ke pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

“Dilihat dari luasan dan lamanya genangan, Kompleks Grand Sutera menjadi wilayah paling terdampak,” ujar Diat.

BPBD Kota Serang menurunkan sekitar 25 hingga 30 personel ke lokasi banjir dengan dukungan tiga unit perahu karet serta kendaraan operasional. Petugas disiagakan untuk membantu evakuasi warga dan memantau perkembangan kondisi air.

Diat mengimbau warga yang rumahnya telah terendam air untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko keselamatan.

“Jika air sudah masuk ke rumah, sebaiknya mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi seperti masjid atau gedung pemerintahan,” tukasnya.

BPBD bersama dinas terkait, hingga kini terus memantau kondisi pengungsi serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk pangan dan layanan kesehatan, dapat terpenuhi, sembari menunggu air surut sepenuhnya.

Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia mengatakan, dalam penanganan darurat, Pemkot Serang memprioritaskan keselamatan warga dengan menyiagakan perahu karet untuk membantu evakuasi.

Selain itu, bantuan makanan siap saji dan layanan kesehatan disalurkan kepada warga terdampak melalui dinas terkait.

“Kami pastikan, warga yang terdampak mendapatkan bantuan pangan dan pelayanan kesehatan,” tegasnya.



Share:

Sunday, 11 January 2026

Innalillahi, Tokoh Pendiri Banten Tryana Sam'un Meninggal Dunia

 


PANDEGLANG, KONTAK BANTEN – Kepergian tokoh pendiri Provinsi Banten, H Tryana Sjamun, meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Salah satunya dirasakan seorang birokrat asal Pandeglang yang bertugas di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Banten, H Abdul Hadist Muntaha, yang juga merupakan tetangga almarhum.
Abdul Hadist mengatakan, H Tryana Sjamun merupakan sosok yang memiliki jasa besar dalam perjuangan pembentukan Provinsi Banten. Almarhum dikenal sebagai salah satu penggagas berdirinya Banten bersama para tokoh dan sahabat seperjuangannya.
“Beliau itu salah satu penggagas, pendiri Provinsi Banten bersama para sahabatnya, seperti Pos Purni dan tokoh-tokoh lainnya. Mereka inilah orang-orang yang jasanya nyata dalam berdirinya Banten sebagai provinsi,” kata Abdul Hadist saat ditemui di rumah duka, Senin 12 Januari 2026.
Menurutnya, semasa hidup, H Tryana Sjamun dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan rendah hati meski memiliki peran besar dalam sejarah Banten.
“Beliau itu orangnya low profile, sederhana, padahal beliau sosok yang luar biasa. Kecintaannya kepada Banten sangat besar,” ujarnya.

Karangan Bunga Gubernur Banten dan Rektor Unma Hiasi Rumah Duka Almarhum Triana Syam'un di Rumah Duka


Abdul Hadist mengaku cukup terkejut atas kabar wafatnya almarhum. Pasalnya, meski kondisi kesehatannya belakangan menurun, H Tryana Sjamun masih tetap aktif dalam berbagai kegiatan.
“Memang akhir-akhir ini kesehatan beliau kurang baik, tapi aktivitasnya masih sangat padat. Jadi kami semua cukup kaget dengan kabar ini,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kabar duka datang dari Banten. Tokoh pendiri Provinsi Banten, H. Tryana Sjamun, meninggal dunia pada usia 82 tahun.H. Tryana Sjamun mengembuskan napas terakhir pada Minggu 11 Januari 2026, pukul 17.44 WIB. Almarhum wafat di Rumah Sakit MMC, Jakarta
Share:

Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga di PCI Cilegon

 

Banjir merendam permukiman warga di Perumahan PCI Blok D, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, Minggu (11/1/2025).

KOTA CILEGON  KONTAK BANTEN Banjir akibat bencana hidrometeorologi merendam permukiman warga di Perumahan PCI Blok D, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, Minggu (11/1/2025). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, ketinggian air di titik terdalam mencapai sekitar 80 sentimeter. Banjir disebabkan tingginya debit air sungai yang diperparah dengan kiriman air dari wilayah Mancak, Kabupaten Serang, sehingga air meluap ke permukiman warga.

Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan warga terdampak.

“Begitu menerima laporan, tim BPBD langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan. Banjir dipicu hujan dengan intensitas cukup tinggi serta kiriman air dari wilayah hulu,” kata Suhendi.

Ia menjelaskan, total warga terdampak mencapai ratusan jiwa yang tersebar di beberapa RT dan RW di wilayah tersebut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

“Total terdampak sebanyak 108 kepala keluarga atau sekitar 430 jiwa. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan warga masih bertahan di rumah masing-masing,” ujarnya.

Adapun wilayah terdampak meliputi RT 06 RW 04 sebanyak 66 KK atau 264 jiwa, RT 06 RW 05 sebanyak 5 KK atau 19 jiwa, RT 03 RW 05 sebanyak 17 KK atau 67 jiwa, RT 01 RW 04 sebanyak 15 KK atau 60 jiwa, serta RT 07 RW 04 sebanyak 5 KK atau 20 jiwa.

Suhendi menambahkan, kebutuhan mendesak saat kejadian adalah alat penyedot air untuk mempercepat surutnya genangan di kawasan permukiman warga.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat penyedot air. Kami juga terus berkoordinasi dengan unsur masyarakat untuk penanganan lanjutan,” jelasnya.Berdasarkan laporan terkini, pada pukul 21.00 WIB air dilaporkan mulai surut dan kondisi lingkungan berangsur normal. BPBD Kota Cilegon bersama masyarakat tetap siaga dan mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

Share:

Endang Kurnia Resmi Pimpin DPD GMNI Banten



 TANGERANG  KONTAK BANTEN  Konferensi Daerah (Konferda) VI Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banten resmi menetapkan Endang Kurnia sebagai Ketua DPD GMNI Banten periode 2026–2028. Penetapan tersebut menjadi penanda babak baru kepemimpinan GMNI di Tanah Banten.

Konferda VI GMNI Banten digelar di Pandeglang pada 10–11 Januari 2026, dengan mengusung tema “Revitalisasi Gerakan Mewujudkan GMNI Banten yang Solid, Sistematis, dan Berdikari dalam Gerakan.” Forum ini dihadiri oleh perwakilan DPC GMNI se-Banten dan menjadi ruang konsolidasi ideologis sekaligus organisatoris bagi kader GMNI.

Dalam pernyataan resminya, Endang Kurnia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan ideologi dan kemandirian gerakan. Menurutnya, revitalisasi gerakan bukan sekadar jargon, melainkan kerja nyata yang harus diwujudkan dalam praktik organisasi sehari-hari.

“Revitalisasi gerakan bukan jargon. GMNI Banten harus solid secara internal, sistematis dalam kerja-kerja organisasi, dan berdikari dalam menentukan sikap serta arah perjuangan. GMNI harus kembali tegak sebagai organisasi ideologis yang berpihak pada rakyat,” tegas Endang.

Lebih lanjut, Endang menegaskan sikap tegas organisasi dalam menolak segala bentuk intervensi dari pihak mana pun yang berupaya memanfaatkan GMNI untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“DPD GMNI Banten berdiri independen. Kami menolak intervensi, tekanan, dan kepentingan pragmatis yang mencederai marwah organisasi. GMNI bukan alat kekuasaan atau kepentingan personal, melainkan organisasi perjuangan mahasiswa,” ujarnya.

Endang juga menyatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, GMNI Banten akan bergerak dalam satu garis komando di bawah naungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI yang dipimpin oleh Ketua Umum Sujahri Somar.

“Terpilihnya saya adalah amanah untuk memperkuat marwah organisasi di Tanah Banten. Kami menegaskan bahwa DPD GMNI Banten hanya mengenal satu garis instruksi, yakni satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sujahri Somar,” kata Endang.

Dengan ditetapkannya kepemimpinan baru hasil Konferda VI ini, DPD GMNI Banten diharapkan mampu mewujudkan gerakan yang lebih solid, sistematis, dan berdikari, serta konsisten menjaga GMNI sebagai kekuatan moral dan intelektual mahasiswa dalam mengawal kepentingan rakyat Banten
Share:

Wali Kota Bandung Imbau Bobotoh Tetap Tertib: Persib Menang di Laga Panas vs Persija,

 

Beckham Putra Nugraha merayakan gol cepatnya yang memastikan kemenangan Persib atas Persija dan mengantar Maung Bandung menjadi juara paruh musim Super League 2025/26. ((M.Rikiansyah/bandunghariini.com))

BANDUNG KONTAK BANTEN  - Persib Bandung berhasil meraih kemenangan penting dalam laga penuh rivalitas melawan Persija Jakarta dengan skor 1-0 pada lanjutan kompetisi Super League 2025–2026 yang digelar di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026.

Gol cepat Beckham Putra pada menit ke-4 memastikan Maung Bandung mengunci tiga poin sekaligus mengantarkan Persib ke puncak klasemen sementara dan menahbiskan diri sebagai juara paruh musim.

Menanggapi hasil tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh bobotoh untuk merayakan kemenangan dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan agar euforia kemenangan tidak diiringi dengan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Silakan rayakan kemenangan Persib dengan penuh kegembiraan, tetapi tetap jaga ketertiban,” ujar Farhan.

Euforia kemenangan Persib pun terasa di berbagai sudut Kota Bandung. sebanyak 30 kecamatan dan 151 kelurahan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) yang berlangsung meriah namun kondusif, sebagai bentuk dukungan kepada tim kebanggaan Kota Bandung tersebut.

Meski demikian, Farhan kembali mengimbau, agar tidak ada konvoi atau pawai kendaraan di jalanan, baik saat maupun setelah Persib meraih kemenangan.

Menurutnya, perayaan yang berlebihan di ruang publik berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Prestasi Persib adalah kebanggaan kita semua. Mari kita jaga Kota Bandung tetap aman dan nyaman sebagai rumah bagi seluruh warganya,” harapnya.***

Share:

Kembali Dilanda Banjir, Kades Idaman Pandeglang Minta Penanganan Jangka Panjang



  PANDEGLANG KONTAK BANTEN – Banjir yang kerap melanda Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, terus berulang dan kini merupakan banjir yang kelima kalinya terjadi terhitung sejak akhir Desember 2025 lalu.

Diketahui, banjir yang terjadi diakibatkan meluapnya aliran Sungai Cilemer dan Cimoyan, serta beberapa anak sungai, dipicu intensitas hujan yang tinggi sejak beberapa hari.

Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Ilman menyatakan, dibutuhkan penanganan jangka panjang sesegera mungkin. Karena, jika dibiarkan terus menerus seperti ini, maka banjir yang merendam ratusan permukiman warga akan terus terjadi.

“Kami berharap, segera lakukan penanganan jangka panjang, seperti pembangunan sodetan disepanjang Sungai Cilemer, lakukan normalisasi sungai, serta penanganan lainnya,” kata Ilman, Minggu (11/1/2026).

Menurutnya, banjir yang kelima kalinya ini sudah terjadi sejak Sabtu (10/1/2026), dengan ketinggian air antara 60 cm – 70 cm. Aktivitas warga, secara otomatis terganggu.

Ditambahkannya, warga masih bertahan di rumahnya masing-masing, sambil mengamankan barang – barang berharga, serta berharap banjir segera surut.

“Kami tegaskan kembali, sebelumnya juga banjir melanda wilayah kami, sekitar 2 Minggu lalu. Dapat dibayangkan jika intensitas hujan terjadi setiap minggu, maka dipastikan setiap minggu juga kami dan ratusan warga di sini kebanjiran,” pungkasnya.

Ditegaskannya, Kecamatan Patia itu memang dikelilingi Sungai, seperti Sungai Cilemer, Ciliman, Cimoyan, bahkan ada lebih dari empat anak sungai yang alirannya melintas Desa Idaman.

Sementara, relawan kemanusiaan Desa Idaman, Kecamatan Patia, Endang mengaku, sejak Sabtu (10/1/2026) pagi air mulai naik dan menggenang permukiman warga.

Alhasil, warga tak dapat beraktivitas seperti biasanya. Bahkan, untuk memasak kebutuhan sehari-harinya saja kesulitan.

Dikatakannya, akhir Desember 2025 jelang libur Nataru saja, wilayah Desa Idaman, Kecamatan Patia, sudah 2 kali dilanda banjir. Kemudian, awal Januari 2026 pasca perayaan tahun baru.Ditambah, sekarang banjir lagi. Ini betul-betul butuh perhatian khusus dari pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat,” tukasnya.

Yang paling dikhawatirkan tambah anggota Boedak Suang Rescue (BSR) ini, hujan tak henti dalam beberapa hari, lantas ketinggian air akan terus naik.

“Saat ini, warga tetap diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati. Karena cuaca masih mendung dan hujan grimis masih mengguyur wilayah setempat,” pungkasnya.

Bukan hanya rumah warga, tambah Endang, akses jalan desa dan kecamatan juga ratusan hektar lahan persawahan, juga turut terendam.
Share:

Banjir Meluas di Jakarta Akibat Hujan Deras



JAKARTA KONTAK BANTEN  Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak dini hari menyebabkan genangan dan banjir meluas di sejumlah titik Ibu Kota, Senin, 12 Januari 2026.  Hingga pukul 09.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan masih bertahan di permukiman warga maupun ruas-ruas jalan, sehingga aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari terganggu.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi salah satu kawasan yang paling terdampak. Di Kelurahan Duren Tiga, satu RT terendam genangan setinggi sekitar 40 sentimeter akibat tingginya curah hujan yang turun secara merata sejak pagi. 

Sementara itu, kondisi banjir lebih serius terjadi di Kelurahan Pasar Minggu. Tiga RT di wilayah ini terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 40 hingga 95 sentimeter. 

Selain dipicu hujan dengan intensitas tinggi, luapan Kali Krukut turut memperparah kondisi, menyebabkan air meluber ke permukiman warga dan menggenangi akses jalan lingkungan. Hingga laporan terakhir, genangan di Jakarta Selatan masih dalam proses penanganan dan belum sepenuhnya surut.

Di Jakarta Utara, dampak hujan deras juga dirasakan warga Kelurahan Tanjung Priok. Dua RT di kawasan tersebut tergenang air setinggi sekitar 20 sentimeter akibat curah hujan tinggi yang tidak mampu tertampung oleh sistem drainase. 

Meski ketinggian air relatif lebih rendah dibandingkan wilayah selatan, genangan tetap mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di sekitar permukiman.

Selain kawasan permukiman, genangan turut melumpuhkan sejumlah ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat. 

BPBD DKI Jakarta mencatat sedikitnya empat ruas jalan tergenang, yakni Jalan Anggrek di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jalan Walang Baru VII A di Kelurahan Tugu Utara, Jalan Rorotan 10 di Kelurahan Rorotan tepatnya di depan Masjid Tanwirul Ikhsan, serta Jalan Taman Stasiun di Kelurahan Tanjung Priok. 

Genangan di jalan-jalan tersebut menyebabkan perlambatan arus kendaraan dan meningkatkan risiko kemacetan pada jam berangkat kerja.

Untuk menangani kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke seluruh titik terdampak guna melakukan pemantauan dan penanganan lapangan. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik. 

Upaya penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan aparat kelurahan dan kecamatan setempat, termasuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

BPBD DKI Jakarta menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring dengan berjalannya proses penanganan dan normalisasi saluran air. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di wilayah rawan banjir, serta membatasi aktivitas di area tergenang demi keselamatan. Dalam situasi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi 24 jam untuk mendapatkan bantuan.
Share:

Salimah Kota Tangerang Selatan Periode 2025–2030 Resmi Digelar Simak susunan !



Tangerang Selatan  KONTAK BANTEN Pengurus Daerah (PD) Salimah Kota Tangerang Selatan periode kepengurusan 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu, 10 Januari 2026. Acara pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat pengabdian.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PD Salimah Kota Tangerang Selatan, Dr. Apt. Nurmeilis, M.Si, sebagai peneguhan amanah bagi jajaran pengurus baru untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

 Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) Salimah Provinsi Banten, **dr. Rita Rachmayanti, Sp.PK., MARS**, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PD Salimah Kota Tangerang Selatan. Ia berharap para pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat dakwah serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Apt. Nurmeilis, M.Si. menegaskan komitmen PD Salimah Kota Tangerang Selatan untuk terus berkontribusi aktif dalam pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat melalui program-program yang bermanfaat, berkelanjutan, dan selaras dengan visi misi Salimah.

 Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan peran Salimah dalam membangun masyarakat Kota Tangerang Selatan yang berdaya, sehat, dan berakhlak mulia.

 Dengan kepengurusan baru periode 2025–2030, PD Salimah Kota Tangerang Selatan diharapkan mampu menghadirkan inovasi program dan memperluas kemanfaatan organisasi bagi umat dan bangsa.

Share:

Pemain Persija Jakarta ke Stadion GBLA Bandung naik rantis

 

Kedatangan kendaraan taktis (rantis) saat membawa para pemain Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2025).

KOTA BANDUNG KONTAK BANTEN - Polda Jawa Barat menggunakan kendaraan taktis (rantis) saat mengawal kedatangan tim Persija Jakarta menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, jelang laga melawan Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pengawalan menggunakan rantis dilakukan sesuai ketentuan guna memastikan keamanan dan keselamatan tim tamu hingga tiba di stadion tepat waktu.

“Iya, sesuai dengan ketentuan. Kita pastikan mereka hadir di sini tepat waktu dan selamat,” kata Rudi Setiawan di Bandung Minggu.

Ia menjelaskan, pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi dibanding laga biasa karena adanya rivalitas kedua tim.

“Saya menganalisa pertandingan ini bukan pertandingan biasa. Karena ada rivalitas antara Persib dan Persija sehingga penilaian kami berpotensi adanya beberapa gangguan,” ujarnya.

Atas pertimbangan tersebut, Kapolda Jabar mengambil alih langsung pengendalian pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.Oleh sebab itu saya sebagai Kapolda yang mengambil alih agar pengamanan lebih baik. Yang diamankan bukan hanya Stadion GBLA, tetapi juga seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.

Rudi memastikan tim Persija Jakarta telah berada di Kota Bandung sebagai tamu dan berada dalam pengamanan aparat kepolisian.

“Persija sudah berada di sini. Mereka sebagai tamu di Bandung,” ujarnya.

Share:

Terima 1.070 Lapdu di 2025, Komjak: OTT Jaksa Jadi Momentum Penguatan Pengawasan



JAKARTA KONTAK BANTEN  Meskipun tidak sampai meruntuhkan begitu besar kepercayaan dari publik akibat ulah segelentir oknum jaksa yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT) di beberapa tempat karena diduga memeras.

Komisi Kejaksaan (Komjak) sebagai lembaga pengawas eksternal sangat menaruh perhatian serius dan memandang kejadian yang agak mencoreng kejaksaan tersebut menjadi momentum penguatan pengawasan.

“Selain penegakan disiplin dan pembenahan sistem pembinaaan di Kejaksaan,” tutur Ketua Komjak Pujiyono Suwadi terkait kinerja Komjak sepanjang tahun 2025 dalam jumpa pers di Kantor Komjak, Jakarta, Kamis (07/01/2025).

Pujiyono menyebutkan peristiwa lainnya yang menjadi perhatian serius Komjak terkait pembacokan jaksa dan pegawai di Kejari Deli Serdang, “Sehingga sangat penting memberi perlindungan dan keamanan bagi aparat kejaksaan,” ujarnya.

Oleh karena itu Komjak menyikapinya dengan menyampaikan rekomendasi kebijakan terkait dengan penyempurnaan tata kerja dan penguatan sistem perlindungan aparatur kejaksaan.

Dia mengungkapkan juga dalam pelaksanaan pengawasan sepanjang tahun 2025, Komjak menerima 1.070 laporan pengaduan masyarakat dengan 588 laporan ditujukan langsung ke Komjak dan menjadi fokus penanganan.

“Sedangkan 453 laporan merupakan tembusan dan seluruh laporan diproses melalui mekanisme telaah dan rapat pleno Komisioner sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu Komjak telah menerbitkan 526 surat rekomendasi hasil pengawasan kepada kejaksaan dan instansi terkait. “Khusus dari 464 rekomendasi kepada Kejaksaan sebanyak 402 rekomendasi atau 86,63 persen direspons dalam waktu kurang dari tiga bulan. Ini mencerminkan meningkatnya sinergi kelembagaan,” tuturnya

Pujiyono mengatakan selain rekomendasi pengawasan Komjak juga menyampaikan tujuh rekomendasi kebijakan kelembagaan dan guna memperkuatnya Komjak menyelenggarakan berbagai Focus Group Discussion (FGD) agar rekomendasi yang dihasilkan lebih bernas dan obyektif.

“Secara teknis rekomendasi ini sebagian sudah kita sampaikan Jaksa Agung, dan detailingnya akan kita laporkan kepada Presiden,” ujar Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini.
Share:

Pasca KUHP-KUHAP Baru, JAM Pidum: Para Jaksa Wajib Terapkan Aturan

 


JAKARTA KONTAK BANTEN  –  Pasca berlakunya KUHP dan KUHAP baru, jaksa di era hukum pidana nasional harus berperan sebagai navigator utama transformasi dan bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan proses peradilan berjalan tertib sesuai aturan baru.

“Mulai dari pra-penuntutan hingga eksekusi serta tetap menjamin hak-hak tersangka, terdakwa, terpidana dan korban,” tutur JAM Pidum Asep Nana Mulyana dalam pengarahannya kepara para Kajati, Kajari dan Kacabjari di seluruh Indonesia secara hybrid dari Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kejaksaan Agung, Jakarta Selasa (06/01/2025).

Asep pun menekankan salah satu poin utama dengan berlakunya aturan baru adalah kewajiban penerapan asas Lex Favor Reo. “Yaitu jika terjadi perubahan peraturan setelah suatu tindak pidana dilakukan, jaksa wajib menerapkan aturan yang paling menguntungkan bagi pelaku,” ujarnya

Oleh karena itu dia menginstruksikan para Jaksa menguasai empat parameter dalam menakar aturan yang paling menguntungkan.

1. Dekriminalisasi yakni penghentian proses jika perbuatan tidak lagi dianggap tindak pidana.”

2. Gugurnya kewenangan menuntut dengan Memperhatikan perubahan alasan pembenar atau pemaaf dalam KUHP Baru.

3. Perubahan ancaman pidana yaitu membandingkan durasi penjara, besaran denda, atau jenis pidana. Misalnya penjara dengan kerja sosial.”

4. Perubahan unsur tindak pidana dengan memeriksa apakah delik baru lebih sulit dibuktikan atau berubah menjadi delik aduan.

Di bagian lain JAM Pidum juga memetakan sembilan skenario transisi perkara untuk memastikan ketepatan penerapan hukum materiil dan formil. Beberapa instruksi teknis meliputi:

– Pra-Penuntutan. Penuntut Umum wajib melakukan pemeriksaan ketat terhadap dekriminalisasi, perubahan delik aduan, dan syarat penahanan sesuai KUHAP Baru.

– Tahap II (Penyerahan). Jaksa memperkenalkan instrumen baru berupa “Berita Acara Penyesuaian Kualifikasi Yuridis” sebagai bukti formal penerapan asas Lex Favor Reo yang melibatkan Jaksa, Penyidik, dan Tersangka/Penasihat Hukum.

– Penuntutan. Surat dakwaan wajib menggunakan pasal dari KUHP Baru atau Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang paling menguntungkan. Dalam tuntutan (Requisitoir), Jaksa harus memprioritaskan alternatif pidana penjara, seperti pidana pengawasan atau pidana kerja sosial.

– Eksekusi. Meskipun putusan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Jaksa sebagai eksekutor wajib menyesuaikan pelaksanaan pidana jika KUHP Baru memberikan ketentuan yang lebih ringan bagi terpidana.Dia pun mengharapkan pentingnya kesamaan pemahaman di seluruh jajaran Kejaksaan untuk mengantisipasi problematika praktis di lapangan. “Karena itu seluruh jajaran Pidum harus dapat bekerja secara cerdas, berintegritas dan humanis dalam mengawal transisi besar hukum pidana Indonesia,” ujar mantan Kajari Kota Semarang ini

Share:

12 Murid SDN Tangerang 1 Bawa Medali Pada Internasional Inter Student Taekwondo Championship 2025



 TANGERANG KONTAK BANTEN  12 murid SDN Tangerang 1 tampil percaya diri dengan membawa prestasi membanggakan dari International Inter Student Taekwondo Championship (IISTC) III 2025, yang digelar di Indoor Stadium Kelapa Dua , Kabupaten Tangerang akhir pekan lalu..

Anak-anak yang seluruhnya turun di kelas pra cadet ini bukan sekadar bertanding, tetapi menunjukkan hasil dari latihan panjang dan disiplin yang mereka jalani sejak dini. Hasilnya pun luar biasa. Mereka berhasil mengoleksi 12 medali, terdiri dari 9 medali emas dan 2 perak di nomor kyorugi (tarung), serta 1 medali emas dari nomor poomsae (jurus).

Di balik medali yang berkilau, ada kerja keras dan pendampingan dari Taekwondo Garuda Club, tempat para atlet cilik ini berlatih. Dojang menjadi ruang belajar, bukan hanya soal teknik bertanding, tetapi juga tentang sportivitas, keberanian, dan kepercayaan diri.

Kebanggaan turut dirasakan para orang tua. Ny. Tati, salah satu orang tua atlet, mengaku terharu melihat anaknya mampu berdiri di podium internasional. Baginya, prestasi ini bukan semata soal medali, tetapi tentang proses dan keberanian anak untuk bermimpi.

Hal serupa diungkapkan Ny. Handayani, yang menilai kejuaraan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. “Ini prestasi yang sangat baik. Anak-anak belajar disiplin, tanggung jawab, dan percaya pada kemampuan sendiri,” ujarnya.

Kejuaraan IISTC III 2025 yang digelar pada 26-28 Desember , diikuti 2.552 atlet dari 12 provinsi, serta peserta mancanegara, termasuk 25 atlet asal Filipina dan taekwondoin dari India. Mereka bertanding di berbagai kategori usia, mulai dari pra cadet hingga senior, mempertandingkan nomor kyorugi dan poomsae.

Bagi 12 murid SDN Tangerang 1, podium internasional ini bukan akhir perjalanan. Ia menjadi awal cerita, bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari sekolah dasar, dari latihan sederhana, dan dari keberanian untuk mencoba.
Share:

Program Bedah Rumah Pemkot Tangerang 2025, Bangun 1.000 Rumah

 


KOTA TANGERANG KONTAK BANTEN  – Program Bedah Rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang TA 2025 bagi penerima manfaat di Kecamatan Benda di apresiasi warga.  Program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan ketenangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Sejak digulirkan pada 2014, Program Bedah Rumah telah merehabilitasi sedikitnya 10.656 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di 104 kelurahan dan 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Keberlanjutan program ini disebut warga sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengatakan Program Bedah Rumah merupakan wujud komitmen Pemkot Tangerang dalam mewujudkan lingkungan hunian yang layak bagi seluruh warga.

“Alhamdulillah sepanjang tahun 2025 kemarin Pemkot telah merehabilitasi 1000 RTLH dan di Benda ini sendiri ada 56 RTLH yang telah dibedah. Salah satunya adalah yang kita lihat saat ini. Saya berharap semoga upaya Pemkot tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Sachrudin saat meninjau RTLH yang telah direhabilitasi di RW 09, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Jumat (9/1/2026).

Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh Khotib, warga RW 09 Kelurahan Belendung. Ia mengaku kondisi rumah yang kini lebih layak membuat aktivitas sehari-hari berjalan lebih nyaman dan menenangkan.

“Alhamdulillah terimakasih Pak Wali sekarang tempat tinggal jauh lebih nyaman sehingga untuk mencari nafkah pun jadi lebih nyaman dan lebih tenang dan lebih semangat juga,” ujar Khotib.

Hal serupa disampaikan oleh Najuwah, penerima manfaat lainnya. Ia berharap program Bedah Rumah dan program Pemkot Tangerang lainnya yang berpihak kepada masyarakat dapat terus berlanjut.

“Alhamdulillah semoga seluruh masyarakat yang membutuhkan di Kota Tangerang dapat merasakan langsung manfaat dari program ini dan juga program-program Pemkot lain yang berpihak kepada masyarakat,” tukas Najuwah.
Share:

Pemkab Bekasi Tangani Sampah di KM 19


Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan 10 armada pengangkut untuk segera melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah di Crossing KM 19 Tol Jakarta-Cikampek Desa Lambangsari Tambun Selatan.


 BEKASI KONTAK BANTEN  Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan 10 armada pengangkut untuk segera melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah yang berada di Crossing KM 19 Tol Jakarta-Cikampek Desa Lambangsari ke TPA Sumur Batu Kota Bekasi, sesuai dengan arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin usai mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung tumpukan sampah di Crossing Toll KM 19 Desa Lambangsari Tambun Selatan, pada Kamis (08/01/2026).

“Kami sudah menyiapkan 10 armada untuk mengangkut sekitar 157 ton sampah yang berada di pinggir tol, yang juga akan dibantu armada dari provinsi sebanyak 4 armada. Pengangkutan ini akan dilakukan sesuai arahan Gubernur agar segera ditangani dan tidak menimbulkan dampak lanjutan,” tegas Endin.

Sekda menegaskan bahwa persoalan persampahan merupakan isu strategis yang tidak hanya dihadapi oleh Kabupaten Bekasi, tetapi juga Kota Bekasi, mengingat keterkaitan wilayah hulu dan hilir.

“Kabupaten Bekasi berada di wilayah hilir, sehingga dampak persampahan sangat terasa. Oleh karena itu, persoalan ini harus dilihat sebagai masalah bersama antara Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Provinsi Jawa Barat,” tegasnya.

Sekda Endin menekankan pentingnya sinergitas, kolaborasi, dan komitmen berkelanjutan antara pemerintah daerah, provinsi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menangani persoalan persampahan, agar ke depan Kabupaten Bekasi dapat terbebas dari tumpukan sampah.

“Sinergitas dan kerja sama harus terus diperkuat. Harapannya, tidak ada lagi tumpukan sampah di Kabupaten Bekasi dan persoalan ini bisa kita selesaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Share:

Saturday, 10 January 2026

Wakil Wali Kota Tangerang Sebut RT/RW Mitra Strategis Pemerintah



KOTA TANGERANG KONTAK BANTEN   Pemerintah Kota Tangerang kembali menyelenggarakan  Pembinaan Administrasi Aparatur Wilayah Tahun 2026. Kali ini digelar di tiga kecamatan, yaitu Karang Tengah, Larangan, dan Ciledug.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan standar pelayanan aparatur di awal tahun, agar warga merasakan pelayanan yang semakin cepat, tepat, dan akuntabel.

Dalam kesempatannya, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa aparatur kecamatan dan kelurahan adalah wajah pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.

“Administrasi tertib dan aparatur berdedikasi adalah kunci agar pelayanan berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi warga,” ujar Maryono di Aula Kecamatan Ciledug, Kamis (8/1/2026).

Salah satu fokus utama pembinaan adalah penguatan peran RT dan RW sebagai mitra strategis pemerintah. Aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan, termasuk camat, lurah, dan Kepala Seksi Tata Pemerintahan  (Tapem), diminta menjadi jembatan informasi yang efektif terkait implementasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 62 Tahun 2025 tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT-RW).

“RT dan RW adalah garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Pastikan setiap proses pemilihan atau transisi berjalan tertib, demokratis, dan sesuai hukum, agar keharmonisan di lingkungan tetap terjaga,” tegas Maryono.
Share:

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut



JAKARTA KONTAK BANTEN  Selain mengamankan delapan orang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengamankan barang bukti senilai Rp6,38 miliar dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pemeriksaan pajak pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) periode 2021-2026. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, tim KPK melakukan penangkapan pada Jumat, 9 Januari 2026 hingga Sabtu, 10 Januari 2026.

"Pada proses pendistribusian ini, tim KPK mengamankan delapan orang," kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 11 Januari 2026.

Kedelapan orang yang diamankan, yakni Dwi Budi (DWB) selaku Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara (Jakut), Heru Tri Noviyanto (HRT) selaku Kepala Seksi Pemeriksaan, Penilaian, dan Penagihan KPP Madya Jakut, Agus Syaifudin (AGS) selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakut.

Selanjutnya, Askob Bahtiar (ASN) selaku Tim Penilai di KPP Madya Jakut, Abdul Kadim Sahbudin (ABD) selaku konsultan pajak, Pius Suherman (PS) selaku Direktur SDM dan PR PT Wanatiara Persada (WP), Edy Yulianto (EY) selaku staf PT WP, dan Asep (ASP) selaku pihak swasta lainnya.

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti dengan total nilai mencapai Rp6,38 miliar," terang Asep.

Rincian barang bukti yang diamankan, yakni uang tunai sebesar Rp793 juta, uang tunai sebesar 165 ribu dolar Singapura atau setara Rp2,16 miliar, dan logam mulia seberat 1,3 kilogram atau senilai Rp3,42 miliar.
Share:

Status Darurat Sampah di Tangsel Diperpanjang

 


TANGSEL KONTAK BANTEN  Permasalahan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memasuki tahap perpanjangan masa darurat selama dua pekan ke depan.

Keputusan perpanjangan status darurat sampah tersebut diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menyusul meningkatnya volume sampah di sejumlah wilayah, serta perlunya langkah cepat dan terintegrasi dari tingkat lingkungan hingga pemerintah kota.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, membenarkan perpanjangan status darurat sampah tersebut. Menurutnya, selama masa darurat, penanganan sampah akan dilakukan secara kolektif dengan melibatkan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

“Kami menyamakan persepsi dengan seluruh OPD, camat, dan lurah. Situasi ini harus dimaknai sebagai kerja bersama untuk melakukan pembenahan total terhadap pengelolaan sampah,” ujar Pilar, Jumat (9/1/2026).

Dalam masa darurat tersebut, lanjut Pilar, setiap kelurahan diwajibkan mengoperasikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

“TPS3R akan berfungsi sebagai lokasi pemilahan dan pengolahan awal sebelum sampah dibawa ke tempat pembuangan akhir,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Tangsel menargetkan setiap RW memiliki minimal satu bank sampah yang aktif. Pilar menegaskan, bank sampah tidak boleh bersifat simbolis semata.

“Keberhasilannya akan kami ukur. Program ini akan dievaluasi dan diawasi secara berkala karena menyangkut kinerja wilayah,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkot Tangsel juga menggandeng perusahaan swasta berizin untuk membantu pengolahan sampah melalui skema tipping fee. Kerja sama tersebut bersifat sementara selama masa darurat guna mencegah penumpukan sampah di wilayah kota.

“Ini langkah cepat agar sampah tidak semakin menumpuk, sambil kami menyiapkan solusi jangka menengah dan panjang, termasuk pembangunan Material Recovery Facility (MRF) dan penyediaan lahan,” kata Pilar.

Ia menambahkan, status darurat sampah akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan.

“Darurat sampah ini harus menjadi momentum perubahan bagi seluruh pemangku kepentingan di Tangsel,” pungkasnya.

Share:

Persib Bandung percaya diri hadapi Persija Jakarta

 


JAKARTA KONTAK BANTEN Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada laga pekan ke-17 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1) dan dalam laga ini Maung Bandung bisa tampil dengan kekuatan penuh.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan, kondisi pemainnya sangat baik berdasarkan pantauannya pada sesi latihan sore di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (7/1).

Sejumlah pemain yang sempat cedera seperti Beckham Putra Nugraha, Eliano Reijnders dan Federico Barba sudah dinyatakan pulih dan siap bermain lawan Persija.

"Ini adalah persiapan yang baik. Beckham ada di sini, dia baik-baik saja, 100 persen. Bahkan (Federico) Barba, saya percaya dia bisa mulai berlatih besok. Jadi, saya pikir kami akan memiliki skuad penuh, kecuali (Andrew) Jung," kata Hodak dikutip dari laman resmi tim.

Bukan hanya secara fisik, Hodak mengatakan, motivasi para pemain juga berlipat menatap laga pamungkasnya di putaran pertama Super League 2025/26. Menurutnya, semua pemain ingin bermain sehingga ia tidak perlu memberi motivasi.

"Suasananya bagus. Saya tidak perlu memotivasi mereka. Semua pemain sudah termotivasi. Anda lihat hari ini, semua pemain agresif, semua berlari, semua ingin bermain," ucapnya.
Share:

Catat, "Bidadari Surga" mulai tayang di bioskop 15 Januari



JAKARTA KONTAK BANTEN   Rumah produksi Max Pictures menghadirkan film drama romantis religius terbaru berjudul “Bidadari Surga” yang dijadwalkan akan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026.

Film garapan sutradara Indra Gunawan menghadirkan kisah cinta yang lahir dari perbedaan prinsip, nilai hidup, dan latar belakang, namun dipersatukan oleh ketulusan serta proses perubahan diri.

Sutradara Indra Gunawan menyampaikan bahwa film ini dibuat dengan pendekatan yang jujur dan dekat dengan realitas kehidupan.

“Bidadari Surga adalah film tentang proses. Tentang bagaimana cinta tidak memaksa, tetapi mengajak seseorang untuk bertumbuh dan berubah menjadi lebih baik. Saya berharap film ini bisa menyentuh hati penonton,” ujar Indra Gunawan, dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu

Aktor Rey Mbayang yang memerankan karakter Taufan mengaku peran ini memberikan tantangan emosional tersendiri.

“Taufan bukan sosok sempurna. Dia penuh ego, tapi memiliki keinginan untuk berubah. Film ini mengajarkan bahwa cinta sejati berarti menghormati nilai dan keyakinan pasangan,” kata Rey.

Film “Bidadari Surga” mengisahkan Taufan (Rey Mbayang), seorang YouTuber sukses dengan konten kontroversial, yang hidupnya berubah ketika bertemu Nadia (Dinda Hauw), putri seorang kiai yang taat dan berprinsip kuat.

Penolakan Nadia terhadap permintaan Taufan untuk melepas hijab justru menjadi awal perjalanan cinta dan hijrah yang tak terduga bagi Taufan.

Dengan cerita yang menyentuh, konflik yang relevan dengan kehidupan masa kini, serta pesan moral yang mendalam, Bidadari Surga diharapkan menjadi tontonan yang menghibur sekaligus menginspirasi.

Share:

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

SELAMAT HARI JADI KOTA TANGSEL

SELAMAT HARI JADI KOTA  TANGSEL

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

BERGERAK DAN BERGERAK

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support