Barcelona Pesta Gol, Tembus Final Piala Super Spanyol

TANGERANG KONTAK BANTEN Barcelona melaju ke partai final Piala Super Spanyol setelah membungkam Athletic Club melalui pesta gol 5-0.

Gubernur Banten sebut DPA 2026 jadi instrumen kendali kinerja OPD

BANTEN KONTAK BANTEN Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026

DKM Masjid Roudhotul Jannah Lebak Tirta Pengajian subuh

KOTA SERANG KONTAK BANTEN DKM Masjid Roudhotul Jannah yang berada di Lingkungan Lebak Tirta Kota Serang

Bupati Ratu Zakiyah Hadiri Acara HAB Kemenag ke-80

KAB SERANG KONTAK BANTEN Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan umat beragama.

Prabowo Panggil Dasco dan Sejumlah Menteri, Bahas Bencana hingga Penugasan Awal Tahun

JAKARTA KONTAK BANTEN Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Sunday, 25 January 2026

Kekosongan Jabatan Di Pemprov Banten Bertambah, Dua Kadis Pensiun Tahun Ini

 SERANG – Kekosongan jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Banten, bakal bertambah. Hal itu, seiring dengan akan pensiunnya dua Kepala Dinas (Kadis) di tahun 2026 ini.

Kedua pejabat yang akan pensiun itu yakni, Kepala Dinas Pertanian Agus M Tauchid dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tri Nurtopo. Sebelumnya, ada tiga jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengalami kekosongan jabatan.

Ketiga jabatan kosong itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kepala Biro Organisasi, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3A2KB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Ai Dewi Suzana mengakui, akan ada dua pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun diawal tahun 2026 ini. Keduanya akan mulai pensiun pada 1 Maret 2026 mendatang.

“Ada dua yang pensiun,” tandasnya, Sabtu (24/1/2026).

Terkait hal itu, Ai mengaku, sudah melakukan persiapan agar tidak terjadi kekosongan jabatan dalam waktu yang lama. Proses seleksi terhadap beberapa pejabat sudah dilakukan, dan sudah ada beberapa pejabat yang layak untuk mengisi kekosongan jabatan yang akan ditinggalkan pejabat sebelumnya.

Namun, pengisian dua jabatan tersebut belum bisa dilakukan sampai pejabat sebelumnya resmi pensiun pada awal Maret 2026 mendatang. Artinya, pejabat yang sudah mengikuti seleksi belum bisa mendapatkan promosi kenaikan pangkat dan jabatan.

“Rencana sudah, kita menggunakan manajemen talenta,” ujarnya.

Ditanya terkait kekosongan jabatan dengan capaian dan pelaksanaan program kerja, Ai memastikan, kekosongan jabatan itu tidak akan berdampak terhadap rencana kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Enggak juga, hanya beban kerja bertambah,” katanya.

Anggota Komisi I DPRD Banten Efu Saefullah, menyarankan agar pengisian kekosongan jabatan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Tindakan itu harus dilakukan, agar program kerja pembangunan dan roda pemerintahan tidak terganggu.

“Kepala OPD ini jabatan strategis, seleksi harus dilakukan dengan profesional, objektif, dan transparan supaya penilaian yang dilakukan itu sesuai dengan kompetensi pejabatnya,” ungkapnya.

Menurut dia, kesalahan dalam penempatan pejabat tersebut bisa berdampak panjang terhadap sistem pemerintahan di lingkungan Pemprov Banten. Oleh karena itu, dia berpesan agar Pemprov Banten bersikap profesional.

“Agar roda pemerintahan berjalan efektif, tentu harus komitmen juga Pemprov Banten ini, bahwa penempatan pejabat harus sesuai kompetensinya,” imbuhnya.
Share:

Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Gerem Cilegon, Akses Jalan Sempat Terhambat

KOTA CILEGON KONTAK BANTEN – Bencana hidrometeorologi berupa pohon tumbang terjadi di Lingkungan Pudang Gede RT 05 RW 10, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa tersebut dilaporkan oleh Ketua RT setempat, Asmuni, pada Minggu (25/1/2026) pukul 10.00 WIB kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Cilegon.

Berdasarkan laporan, pohon tumbang disebabkan oleh angin kencang disertai kondisi akar pohon yang sudah rapuh. Akibat kejadian itu, akses jalan warga sempat terhalang serta satu unit penampung air milik warga mengalami kerusakan.

Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu.

Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menyampaikan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan assessment, pendataan, serta evakuasi pohon tumbang.

“Proses evakuasi telah selesai dilakukan pada pukul 12.00 WIB. Saat ini kondisi lokasi sudah aman dan terkendali,” ujar Suhendi.

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kota Cilegon didukung oleh sejumlah unsur, di antaranya Tagana Kota Cilegon, Pramuka, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta masyarakat setempat.

BPBD Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya saat cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Banten.

Share:

Gubernur Banten Panggil BPN Evaluasi Tata Ruang Akibat Banjir di Tangerang Raya,

 

Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Tangerang saat meninjau lokasi banjir di Perum Villa Tomang Baru.

KAB. TANGERANG KONTAK BANTEN – Menyusul banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Banten, khususnya kawasan Tangerang Raya, Gubernur Banten Andra Soni akan memanggil seluruh kepala daerah serta melibatkan lintas sektor, termasuk Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan seluruh kantor pertanahan di wilayah Tangerang Raya.

Pemanggilan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (26/1/2026) dengan fokus utama pada evaluasi tata ruang dan penataan kawasan yang dinilai berkontribusi terhadap terjadinya banjir berulang.

“Senin nanti kami juga melibatkan kantor wilayah pertanahan dan kepala kantor pertanahan yang ada di Tangerang Raya. Ini akan kita diskusikan untuk melakukan review,” ujar Andra Soni saat meninjau Perum Villa Tomang Baru, Minggu (25/1/2026).

Ia menyinggung banyaknya pelanggaran sempadan yang terjadi di lapangan. Salah satunya tembok pembatas perumahan di Perum Villa Tomang Baru yang berdiri langsung berbatasan dengan Situ Gelam. Padahal, sesuai aturan, harus terdapat jarak sekitar 20 meter antara situ dan kawasan perumahan.

Situ Gelam merupakan salah satu tampungan air yang berbatasan langsung dengan Sungai Cirarap. Jebolnya tanggul Situ Gelam mengakibatkan sejumlah RW di Perum Villa Tomang Baru terendam banjir.

Untuk itu, Andra menekankan bahwa persoalan banjir di Tangerang Raya tidak bisa diselesaikan secara parsial. Normalisasi alur sungai dan sistem drainase menjadi langkah utama, namun harus dibarengi dengan penertiban tata ruang serta evaluasi perizinan lahan.

“Poin sederhananya, yang utama adalah menormalisasi alur-alur air,” terangnya.

Selain itu, Andra mendorong adanya skema pembagian anggaran (co-sharing) sesuai kewenangan masing-masing pemerintah daerah sebagai solusi jangka panjang dalam penanganan banjir.

Termasuk pula perlunya penertiban bangunan yang berdiri tidak semestinya di bantaran sungai karena berpotensi menghambat aliran air menuju muara dan memperparah risiko banjir.“Dan kemudian juga upaya-upaya untuk menertibkan bangunan-bangunan yang tidak semestinya ada di bantaran sungai. Karena ini dampaknya adalah memperlambat air bergerak ke muara,” tandasnya.

Share:

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Longsor Di Bandung Barat

Wapres Gibran saat berdialog dengan korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Foto : Ist
 BANDUNG KONTAK BANTEN - Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Wapres berangkat dari Jakarta menuju Jawa Barat menggunakan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun KCIC Halim dan turun di Stasiun KCIC Padalarang. Dari sana, rombongan melanjutkan perjalanan darat ke Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Dalam kunjungan itu, Gibran melihat langsung kondisi wilayah terdampak, menyapa warga, serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. Mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga hunian sementara. Wapres juga meninjau posko pengungsian di Balai Desa setempat.

Kunjungan ini merupakan wujud komitmen pemerintah mengawal arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir nyata di tengah masyarakat, terutama saat darurat kebencanaan.

 

"Pemerintah menekankan sinergi pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi warga terdampak," demikian keterangan Gibran dikutip dari siaran pers Setwapres.

 

Usai rangkaian agenda di Bandung Barat, Wapres dijadwalkan kembali ke Jakarta melalui Stasiun KCIC Padalarang.

Share:

Dindikbud Minta Sekolah Lebih Peka Cegah Kekerasan Terhadap Anak

 


CIPUTAT  KONTAK BANTEN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan mengumpulkan seluruh kepala sekolah dari jenjang SD hingga SMP, untuk menekankan penguatan pengawasan lingkungan sekolah serta pencegahan kekerasan terhadap anak.

Kepala Dindikbud Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan ada dua poin utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut. Pertama, terkait pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Kedua, menyikapi situasi yang tengah menjadi perhatian publik akibat adanya kejadian di salah satu SD di wilayah Tangsel.

 “Hari ini kami mengumpulkan seluruh kepala sekolah. Kami mengajak para kepala sekolah agar lebih peka dan lebih sensitif terhadap kondisi lingkungan sekolah masing-masing,” ujar Deden, Jumat (23/1).

 Ia mencontohkan, perubahan perilaku siswa harus menjadi perhatian serius pihak sekolah. Anak yang biasanya ceria lalu tiba-tiba menjadi murung, menurutnya, harus segera ditelusuri penyebabnya.

 “Misalnya ada anak yang berubah perilakunya, itu harus dipastikan apa yang sedang terjadi pada anak tersebut,” tegasnya.

 Selain itu, Dindikbud juga mendorong sekolah untuk kembali mengaktifkan pelibatan orang tua melalui kegiatan parenting secara rutin, minimal satu bulan sekali. Menurut Deden, kesinambungan pendidikan antara sekolah dan rumah sangat penting.

 “Anak berada di sekolah sekitar 7 sampai 8 jam atau sepertiga hari. Sisanya di lingkungan keluarga dan masyarakat. Ini harus sejalan agar pendidikan anak benar-benar maksimal,” jelasnya.

 Terkait kejadian di salah satu SD, Deden memastikan pihaknya memberikan perhatian serius. 

 “Kalau sebelumnya mengacu pada Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023, sekarang sudah terbit Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman. Substansinya sama, tapi pendekatannya lebih persuasif dan menekankan pencegahan,” ungkapnya.

 Ia menegaskan, pencegahan kekerasan di sekolah tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru, kepala sekolah, dan seluruh warga satuan pendidikan. Deden bahkan mengingatkan agar warga sekolah tidak mudah tertipu oleh sikap baik yang tidak wajar.

 “Kami mengajak untuk lebih waspada dan ‘curiga’ dalam arti positif, jika ada perilaku yang berbeda atau cenderung aneh dari siapa pun di lingkungan sekolah,” katanya.

 Ke depan, Dindikbud Tangsel juga merencanakan asesmen terhadap guru yang kemungkinan dilakukan satu hingga dua kali dalam setahun. Asesmen ini mencakup kondisi kesehatan fisik hingga mental dan kejiwaan guru.

 “Ini bagian dari upaya pencegahan terjadinya kekerasan maupun pelecehan seksual di lingkungan sekolah,” jelas Deden.

 Ia menambahkan, imbauan agar orang tua dan siswa tidak takut melapor terus disampaikan. Edukasi juga dilakukan langsung kepada siswa melalui berbagai program, salah satunya Jaksa Masuk Sekolah.

 “Anak-anak diedukasi agar berani melapor. Bahkan ada siswa yang akhirnya berani menyampaikan pengalaman yang selama ini dipendam,” ujarnya.

 Menurut Deden, edukasi terkait bahaya perundungan dan kekerasan dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada siswa maupun guru. Setiap hari, melalui pembiasaan di sekolah, termasuk pada jam pelajaran pertama, siswa terus diingatkan untuk berani berbicara dan mengadu.

 “Lebih baik dilaporkan daripada menjadi beban psikologis bagi anak. Fokus utama kita adalah pencegahan,” pungkasnya.

Share:

Saturday, 24 January 2026

Wagub Dimyati Ajak Pemuda Banten Perkuat Persatuan di Musda KNPI

 

Wagub Dimyati Natakusuman (topi putih) saat menghadiri acaea Musda ke-VIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten. Foto : Ist

SERANG  KONTAK BANTEN  Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya peran pemuda dalam organisasi sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan penguatan persatuan.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten bertema “Satu Pemuda, Satu KNPI, Pemuda Banten Bersatu” di Hotel Le Dian, Kota Serang, Sabtu (24/1/2026).

 Menurutnya, pemuda merupakan pilar persatuan sekaligus energi pembangunan. Karena itu, generasi muda harus memiliki moral baik, berdaya saing, berdampak positif, serta melek teknologi.

 “Pemuda adalah agen perubahan yang harus mampu menjawab berbagai persoalan dan ketertinggalan agar daerah semakin maju,” ujarnya.

 Dimyati juga menyebut KNPI sebagai wadah strategis kaderisasi pemimpin. Melalui organisasi, pemuda dilatih berorganisasi, mengelola berbagai elemen, serta menanamkan nilai pelayanan kepada masyarakat.

 Ia berharap Musda ini melahirkan pemimpin dan program kerja yang memperkuat peran pemuda serta mencetak generasi Banten yang unggul.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan kepemudaan positif. Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah menambahkan, KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah, termasuk melalui program ketahanan pangan seperti panen jagung 10 hektare di Kabupaten Lebak.

 Kegiatan Musda turut dimeriahkan pertunjukan seni debus dan santunan anak yatim.

Share:

Proses Pencarian Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Dilanjutkan

Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlungu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 25 Januari 2026 (Foto: Kantor SAR Bandung)
BANDUNG KONTAK BANTEN  Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian terhadap korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlungu, Cisarua,  Bandung Barat. Pada pencarian hari kedua ini, Minggu, 25 Januari 2026, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban selamat dan meninggal dunia.
"Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 1 korban selamat atas nama Lili dan dievakuasi ke Puskesmas Pasirlangu. Tim selanjutnya melaksanakan evakuasi terhadap korban lainnya yang ditemukan meninggal dunia" kata SAR Mission Coordinator Operasi SAR Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat, Ade Dian, kepada RRI.
Sebelumnya, pada Sabtu, 24 Januari 2026, Tim SAR Gabungan juga berhasil menemukan korban. Pada pukul 15.54 WIB, tim SAR Gabungan menemukan tiga korban perempuan diantaranya dua korban perempuan ditemukan meninggal dunia di lokasi yang sama.
Sedangkan satu korban lainnya berjenis kelamin perempuan di titik koordinat yang berbeda. Selanjutnya pada pukul 18.23 WIB, tim SAR kembali menemukan jenazah korban berjenis kelamin perempuan.
Hingga saat ini, tercatat jumlah korban meninggal sebanyak sembilan orang. Sementara korban selamat sebanyak 23 orang dan Kurang lebih 80 orang dalam pencarian. 
"Korban meninggal dunia lima diantaranya sudah diserahkan ke pihak keluarga dan empat masih di posko DVI," kata Ade.
Menurutnya, pada hari pertama pencarian, tim SAR Gabungan terkendala oleh cuaca buruk disertai hujan deras di lokasi kejadian. Selain itu akses yang cukup berat ke lokasi juga menghambat mobilisasi petugas pencari.
Peristiwa longsor di Kampung Pasir Kuning terjadi Sabtu, 24 Januari 2026 dini hari. Hujan deras yang turun sejak Jumat, 23 Januari 2026 malam, berdampak longsornya tebing di kaki gunung Burangrang tersebut.
Puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun longsor. Dilaporkan juga puluhan orang warga hilang diduga tertimbun material tanah longsor.
Share:

Pemkab Serang masifkan program MBG dan koperasi desa

ekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, saat apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang, Banten, Senin (19/1/2026).
 KAB SERANG KONTAK BANTEN  - Pemerintah Kabupaten Serang, Banten memastikan akan terus mendorong secara masif pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar dapat terlaksana menyeluruh di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, di Serang, Senin, mengatakan percepatan program ini selaras dengan arahan pemerintah pusat bahwa pembangunan Indonesia dimulai dari desa.

"Peringatan Hari Desa Nasional ini menjadi momentum, terutama karena Bapak Presiden melalui Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) menekankan pembangunan dimulai dari desa. Oleh karena itu, indikator kinerja terkait pembangunan ini harus terintegrasi," ujar Zaldi usai Apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang.

Ia menjelaskan, program MBG dan KDMP merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menjadi acuan pemerintah daerah. Pihaknya berkomitmen memperkuat dan mendorong pelaksanaan program tersebut agar target-target yang ditetapkan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Berdasarkan data Pemkab Serang, saat ini sudah terdapat lebih dari 50 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG yang telah beroperasi.

Sementara itu, untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Pemkab Serang menargetkan 100 KDMP memiliki gedung yang aman pada tahun ini, di mana 28 gerai di antaranya sedang dalam tahap pembangunan.

Selain kedua program tersebut, Zaldi juga menyoroti pentingnya Program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa/kelurahan serta pengelolaan sampah yang menjadi prioritas daerah.

"Pengelolaan sampah menjadi program yang kami integrasikan dengan desa dan kecamatan melalui bank sampah. Harapannya, residu sampah dari masyarakat dapat terkelola dan berkurang signifikan," katanya.

Zaldi menargetkan setiap desa dari total 326 desa di 29 kecamatan memiliki bank sampah sendiri. Hingga saat ini, tercatat baru 74 bank sampah yang sudah berjalan aktif.

"Untuk mendorongnya, perlu ada edukasi dan ajakan dari para kepala desa serta pimpinan di kecamatan untuk menyukseskan program bank sampah ini," pungkas nya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat eselon II, III, IV serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Serang.
Share:

Polda Banten perkuat kapasitas humas Polri hadapi ruang digital

BANTEN KONTAK BANTEN Polda Banten memperkuat kapasitas dan profesionalitas fungsi kehumasan melalui Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Kehumasan bagi personel Polda Banten dan Polres/Polresta jajaran sebagai upaya adaptasi institusi Polri terhadap dinamika tantangan komunikasi publik di era digital.

Latkatpuan yang digelar di Aula Ditreskrimum Polda Banten, Kota Serang, Jumat, difokuskan pada peningkatan kemampuan pengelolaan informasi publik, pemanfaatan media sosial, serta penguatan strategi komunikasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah derasnya arus informasi digital.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa peran Humas Polri memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pembentuk citra institusi sekaligus penyedia informasi publik.

Menurutnya, profesionalitas kehumasan di tingkat Polda dan Polres menjadi faktor penting dalam mendukung tugas kepolisian yang bermuara pada meningkatnya kepercayaan masyarakat.

“Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Polda Banten dan Polres jajaran ini memiliki makna strategis, karena peran Humas Polri, termasuk pengelolaan media sosial, merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Humas Polri dalam menjadi garda terdepan pembentuk citra institusi, sekaligus sebagai penyedia informasi publik yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hengki.

Ia menjelaskan, besarnya ruang digital menuntut Polri untuk semakin adaptif dalam mengelola komunikasi publik.

Berdasarkan data We Are Social Oktober 2025, Indonesia memiliki 230 juta pengguna internet dan 180 juta pengguna media sosial, yang menjadikan ruang digital sebagai arena utama pembentukan opini publik.

“Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat menuntut fungsi kehumasan Polri untuk terus beradaptasi dengan memperkuat sistem informasi, sistem komunikasi, serta manajemen kerja yang modern, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika masyarakat,” katanya.

Kapolda Banten juga menyoroti tantangan kebebasan pers dan derasnya arus informasi di era reformasi yang tidak selalu diiringi dengan akurasi dan objektivitas. Kondisi tersebut, menurut dia, menjadi peluang strategis bagi Humas Polri untuk menghadirkan informasi yang benar sekaligus edukatif.Di era reformasi dan kebebasan pers, arus informasi bergerak sangat cepat namun tidak selalu objektif dan akurat. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang strategis bagi Polri, khususnya fungsi kehumasan, untuk aktif menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan budaya bermedia sosial yang sehat di internal Polri melalui prinsip kehati-hatian sebelum menyebarkan informasi, terutama untuk merespons tingginya potensi hoaks dan opini publik yang subyektif.

Melalui pelatihan yang menghadirkan narasumber praktisi konten kreatif dan desain grafis, Polda Banten berharap kemampuan teknis dan strategis personel humas dapat diterapkan secara konkret dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mewujudkan Humas Polri yang profesional, objektif, responsif, dan dipercaya masyarakat.

Share:

Gubernur Banten ajak 234 komunitas perkuat kolaborasi pembangunan

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri pelantikan dan konvensi wilayah DPW 234 SC Provinsi Banten di Kota Serang, Jumat (23/1/2026).
BANTEN KONTAK BANTEN Gubernur Banten Andra Soni mengajak Dewan Pimpinan Wilayah 234 Solidarity Community (SC) Provinsi Banten untuk berkontribusi aktif dalam membangun ekosistem pembangunan yang positif melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri pelantikan dan konvensi wilayah DPW 234 SC Provinsi Banten di Kota Serang, Jumat (23/1).

Menurut dia, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan selamat kepada pengurus 234 SC Provinsi Banten. Semoga dapat menjalankan amanat organisasi dan bersama-sama pemerintah membangun ekosistem pembangunan yang positif di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.

Gubernur menilai 234 SC memiliki modal sosial yang kuat karena berangkat dari komunitas lintas generasi yang kemudian bertransformasi menjadi organisasi kemasyarakatan. Modal tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam mendorong pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“234 SC berawal dari komunitas anak muda dari berbagai generasi. Usia itu hanyalah angka, tetapi pengabdian adalah keabadian,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai nasionalisme, persatuan, dan gotong royong yang dijaga oleh 234 SC dapat berkontribusi dalam menjaga ketertiban sosial serta menciptakan suasana kondusif yang dibutuhkan untuk percepatan pembangunan daerah.

“Saya melihat visi 234 SC jelas, bergerak di bidang sosial, olahraga, dan budaya, serta siap berkontribusi menjaga kondusivitas di Banten,” imbuhnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Andra Soni mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif mewujudkan Provinsi Banten yang maju, adil, dan merata, sekaligus mendukung komitmen bersama dalam pencegahan korupsi. Ia menyebut posisi geografis Banten yang strategis sebagai modal penting untuk meningkatkan daya saing daerah.

“Kunci kemajuan itu persatuan dan komitmen bersama. Kalau potensi ini benar-benar dimanfaatkan, Banten akan semakin dekat dengan keberhasilan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP 234 SC KRMH Sahid Abishalom Soerjosoemarno menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan merupakan awal dari tanggung jawab organisasi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“234 SC lahir dari semangat persaudaraan dan solidaritas. Nilai dasar organisasi seperti nasionalisme, gotong royong, persatuan, dan saling membantu harus terus dijaga,” katanya.

Ketua DPW 234 SC Provinsi Banten Kian Maulana menyatakan kesiapan organisasi yang dipimpinnya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kami siap bersinergi, termasuk mendukung pembangunan serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Share:

Gunung Burangrang Bandung Barat Longsor, Tim SAR Cari 82 Warga Tertimbun

 

Suasana longsor di di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Foto : Ist

BANDUNG BARAT KONTAK BANTEN  – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 82 warga yang diduga tertimbun longsor akibat hujan deras di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan proses pencarian dilakukan secara manual dengan mengandalkan personel gabungan serta bantuan anjing pelacak (K9).

 “Dari total 113 warga yang terdampak longsor, 23 orang selamat dan sudah kami amankan. Delapan orang ditemukan meninggal dunia, sementara 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman di lokasi kejadian, seperti dilansir ANTARA, Sabtu (24/1/2026).

 Proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.

 Para korban selamat telah dievakuasi ke tenda darurat sambil menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman agar pencarian dapat dilanjutkan secara maksimal.

 Kronologi Kejadian

 Kapolsek Cisarua, AKP AY Yogaswara, menjelaskan longsor terjadi pada Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB. Warga sempat mendengar suara gemuruh keras sebelum material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu. Peristiwa tersebut juga disertai banjir bandang.

 Yogaswara mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran karena masih terdapat potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.

“Kami terus berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujarnya.

 Akibat kejadian ini, puluhan rumah warga dilaporkan rusak berat setelah tertimbun material longsor dan lumpur.

Share:

Friday, 23 January 2026

Catatan Redaksi Keadilan Ekonomi Islam

 

Oleh:Ustadz Ikhwan Abidin, M.Sc

Dalam sebuah buku kecil yang ditulis oleh DR. Umar Chapra yang diterbitkan pada tahun 1971, beliau menyatakan bahwa ada empat tujuan pokok dari ekonomi islam:

  1. Meningkatkan kesejahteraan manusia dalam kerangka moral islam
  2. Persaudaraan muslim
  3. Distribusi pendapatan dan kekayaan yang adil
  4. Mensinkronkan antara kepentingan individu dalam kepentingan sosial

Sampai hari ini beliau telah menulis lebih dari 16 judul buku dan belum ada perubahan terkait tujuan pokok daripada ekonomi islam. Maknanya, empat tujuan pokok tadi diterima oleh para ahli ekonomi islam.

Kesempatan kali ini kita akan membahas tentang distribusi pendapatan dan kekayaan yang adil. Ini merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi pada Negara yang berpenduduk mayoritas islam. Mulai dari Maroko hingga Merauke, jika dipetakan Negara yang berpenduduk mayoritas muslim ini dikategorikan sebagai Negara miskin, terbelakang dan paling tinggi dikatakan sebagai Negara berkembang. Beberapa Negara timur tengah diantaranya memang kaya raya, tetapi tidak mempunyai kekuatan politik internasional dan rapuh dalam negerinya. Lemah dalam pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia dan lemah dalam politik internasional. Sehingga, meskipun Negara-negara tersebut kaya tapi tidak dianggap, diabaikan.

Sedangkan Negara-negara lainnya adalah Negara miskin. Negara miskin ini memiliki konflik dalam negri yang cukup intens. Sehingga sulit untuk melakukan pembangunan karena tidak adanya keamanan. Seperti di Afghanistan, Irak, Yaman, Libya, Somalia dan sebagainya. Konfliknya berkepanjangan, sehingga tidak memungkinkan membangun negrinya. Karena pembangunan meniscayakan adanya kedamaian atau ketentraman. Kalau tidak, maka tidak mungkin akan diwujudkan adanya suatu pembangunan.

Keadilan Sosial Dan Keadilan Ekonomi

Islam mengenal adanya keadilan sosial dan keadilan ekonomi. Keadilan sosial adalah suatu keadilan yang membuat tiap-tiap individu di dalam sebuah Negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum. Sebagaimana hadits nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berikut,

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ قُرَيْشًا أَهَمَّهُمْ شَأْنُ الْمَرْأَةِ الْمَخْزُومِيَّةِ الَّتِي سَرَقَتْ فَقَالُوا وَمَنْ يُكَلِّمُ فِيهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا وَمَنْ يَجْتَرِئُ عَلَيْهِ إِلَّا أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ حِبُّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَلَّمَهُ أُسَامَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَتَشْفَعُ فِي حَدٍّ مِنْ حُدُودِ اللَّهِ ثُمَّ قَامَ فخْطَبَ ثُمَّ قَالَ إِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِينَ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ فِيهِمْ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ وَإِذَا سَرَقَ فِيهِمْ الضَّعِيفُ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ وَايْمُ اللَّهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا. (متفق عليه)

Dari Aisyah Radhiallahu Anha bahwa orang-orang Quraisy dibuat susah oleh urusan seorang wanita Makhzumiyah yang mencuri. Mereka berkata: ”Siapa yang mau berbicara dengan Rasulullah untuk memintakan keringanan baginya? Mereka berkata, siapa lagi yang berani melakukannya selain dari Usamah bin Zaid, kesayangan Rasulullah? Maka Usamah berbicara dengan beliau, lalu beliau bersabda, Adakah engkau memintakan syafa’at dalam salah satu hukum-hukum Allah? Kemudian beliau berdiri dan menyampaikan pidato, seraya bersabda: “Sesungguhnya telah binasalah orang-orang sebelum kalian, karena jika orang yang terpandang diantara mereka mencuri, mereka membiarkannya, dan sekiranya yang mencuri itu orang lemah di antara mereka, maka mereka menegakkan hukuman atas dirinya. Demi Allah, sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya kupotong tangannya”. (HR. Bukhari)

Hadits diatas memberikan pelajaran kepada kita bahwa semua individu di depan hukum adalah sama. Apakah ia seorang budak, orang merdeka, menteri, presiden dan lain sebagainya. Dan belum pernah kita dengar sejak adanya manusia, seorang raja yang menyatakan bahwa jika anaknya mencuri, maka dia sendiri yang akan memotong tangannya kecuali hadits di atas.

Sedangkan keadilan ekonomi dalam pandangan islam adalah tiap-tiap individu memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses kepada sumber daya.

Kita ini adalah manusia biasa, tetapi dalam pandangan islam, kita ini adalah khalifah di bumi. Hal ini diterangkan dalam surah Hud ayat 61.

وَإِلَى ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحاً قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُواْ اللّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـهٍ غَيْرُهُ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ الأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُّجِيبٌ

“Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, Kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)”.

Contoh: sebuah perusahaan BUMN seperti Pertamina yang diberikan kewenangan untuk menggali dan mencari sumber daya minyak dan gas di Indonesia. Dalam pandangan islam, maka tiap-tiap dari kita mempunyai saham satu, tidak peduli tercatat atau tidak. Kenapa? Karena kita adalah hamba Allah dan kita berhak diberikan hak untuk mendapatkan akses kepada sumber daya sama rata. Tidak ada bobot yang lebih antara satu dengan lainnya. Bobot Presiden tidak lebih dari kita. Apalagi dikaitkan dengan undang-undang dasar 45 pasal 33 ayat 1 dan 3. Bahwa segala cabang produksi yang dihajatkan oleh manusia dan dikuasai oleh Negara serta pergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Tetapi konsep islam lebih dari itu, bahwa setiap manusia, muslim atau kafir, ia punya hak yang sama untuk mendapatkan akses kepada sumber daya. Maka tidak boleh ada peraturan, baik yang dibuat oleh DPR, MPR, Menteri atau Presiden yang menghalang-halangi individu untuk mendapatkan akses kepada sumber daya.

Jadi, semua kita punya hak sama untuk mendapatkan kemudahan dalam memperoleh hidup, dan itu dijamin oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena kita adalah khalifah (pemakmur bumi).

“Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya”

Jadi Allah Ta’ala memerintahkan kepada kita semua untuk memakmurkan bumi. Dan memakmurkan bumi bukan hanya sekadar mendapatkan kebutuhan pokok saja. Kebutuhan pokok kita sebagai umat islam sendiri, tidak bisa dipenuhi oleh kita. Apalagi kalau kita bicara tentang Negara-negara islam, hampir semuanya adalah peng-impor bahan makanan. Sangat sedikit dari Negara-Negara islam yang mampu memberikan makanan sendiri terhadap warga negaranya, termasuk Indonesia. Indonesia masih meng-impor gandum 5 juta ton/tahun, karena kita tidak mempunyai daerah yang bisa ditanami gandum. Kita adalah Negara yang tidak menghasilkan gandum, tetapi konsumen gandum hampir terbesar di dunia.

Kita jauh dari ayat alquran di atas, sebab hari ini yang menjadi pemakmur bumi adalah orang-orang non muslim. Apalagi jika sudah masuk industri. Apakah itu industri pertanian, pertambangan, manufaktur, kimia dan lain sebagainya. Oleh karena itu, maka sebagai pesan dari surah Hud ayat 61 di atas, bahwa “pemakmuran bumi” belum kita lakukan secara optimal, sebab kita belum mampu berdikari. Memenuhi kebutuhan pokok sendiri saja belum mampu, apalagi memenuhi kebutuhan lainnya. Hampir semuanya masih disuplay oleh bangsa dan negara lain.

Sebetulnya meng-impor barang tidak masalah, sebab pada zaman Rasulullah juga telah ada ekspor dan impor. Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa sebagian besar baju yang dipakai oleh Nabi dibuat oleh orang-orang kafir. Sebab, tidak ada industri di Madinah saat itu. Tetapi dengan keadaan seperti itu, kaum muslimin mampu menaklukan dunia. Dalam kurun waktu kurang lebih 25 tahun kemudian, kaum muslimin mengubah dunia. Persia dan Romawi ditaklukan, dan setelah itu kaum muslimin menguasai peradaban dunia jauh sebelum Eropa mengenal ilmu pengetahuan.

Inilah yang sebetulnya kurang kita dipelajari. Allah Ta’ala memerintahkan kepada kita untuk memakmurkan bumi, akan tetapi kenyataannya dalam 700 tahun terakhir ini, kaum muslimin mengalami kemerosotan. Sehingga selama itu, kaum muslimin menjadi korban kolonialisme.

Dan ketika Indonesia merdeka, maka negri ini tidak mampu untuk mengelola sumber daya yang dimiliki secara syari’ah sebab tidak mempunyai sumber daya manusia yang ahli. Semua ahli ekonomi, hukum semua datang dari didikan Belanda. Maka ketika Indonesia merdeka, sumber daya yang ada masih berada dalam alam pikiran penjajah. Sehingga pemimpin-pemimpin Negara pada waktu itu, membangun Negaranya hanya dengan meng-copi perkembangan yang ada.

Dan sekarang, setelah adanya kekalahan sosialisme pada tahun 1990 negara-negara islam menjadi Kapitalis. Termasuk Indonesia. Oleh karena itu, perlu kita mempelajari ekonomi islam dan mengajarkan kepada diri kita sendiri, apa sesungguhnya yang dapat kita lakukan dalam rangka mengelola sumber daya. Sumber daya Indonesia sangat banyak, mulai dari minyak, gas, mineral dan sebagainya,  tetapi karena negri ini membangunnya berdasarkan konsep kapitalis, maka yang menang adalah Kapitalis.

Bayangkan, ketika Freeport dibangun pada tahun 1969 di Indonesia, dalam perjanjian kontrak antara Indonesia dan Freeport, Royalti yang diberikan kepada Indonesia hanya 1%. Padahal setiap hari ada beribu ton tembaga yang dikeruk.

Oleh itu, sebenarnya kita ini diperlakukan tidak adil terkait sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

Hal ini sangat penting dikaitkan dengan ekonomi islam, karena kedudukan kita di dunia ini adalah sebagai khalifah. Dan Allah Ta’ala sudah membekali semua yang ada di dunia ini untuk kita. Dan tidak ada undang-undang ataupun peraturan darimanapun juga, yang bisa menghalangi untuk mendapatkan akses itu, semuanya mendapatkan hak sama untuk memperoleh sumber daya bumi.

Tetapi, jika melihat kenyataan hari ini, maka jauh sekali antara yang diharapkan dan fakta yang ada.

Sebab itu, wajib bagi kita semua untuk belajar ekonomi islam. Ekonomi islam akan membimbing kepada hal yang benar. Dan satu pertanyaan paling penting dalam mempelajari ekonomi islam ini adalah agar supaya memperoleh harta, uang dan sebagainya secara halal dan benar. Dan agar rizki yang kita peroleh, dipergunakan dengan cara yang benar.

Terkadang kita sendiri tidak memikirkan darimana harta yang kita peroleh. Padahal perlu kita kritisi, apakah betul yang kita peroleh halal dan thayyib? Adakah dalam harta ini, hak orang lain? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan belajar fiqih ekonomi islam.

Jadi, jangan merasa ketika memperoleh harta lewat gaji atau pendapatan apapun yang kita terima adalah milik kita seratus persen. Mau dibelanjakan untuk apa, terserah saya. Kalau kita seperti ini, maka kita belum memiliki karakter dari Ibadurrahman. Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَاماً (الفرقان: 67)

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian”. (Al Furqan: 67)

Diantara ciri orang beriman adalah tidak berlebihan dalam membelanjakan harta. Disini, fiqih ekonomi islam memberikan konsep “israf” (berlebihan) dalam hal mubah. Sedangkan membelanjakan harta dalam hal yang haram atau membelanjakan harta dengan tujuan yang tidak diridhai Allah meskipun sedikit maka disebut dengan tabdzir.

Dan diantara ciri orang beriman lainnya adalah “tidak kikir” dalam mengeluarkan harta. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan badan tidak boleh kikir (terlalu sedikit dalam mengeluarkan harta). Contoh, tubuh memerlukan 3.000 kalori, namun kita hanya membelanjakan harta setara dengan 1.000 kalori, karena pelit. Akibatnya badan tidak sehat.

Landasan ekonomi Islam adalah moralitas/spiritualitas dan keadilan: tidak menganiaya/merugikan orang lain dan kita juga tidak dirugikan (Al Baqarah: 279). Namun Islam tetap menganjurkan agar orang-orang yang mengalami kesulitan tetap dibantu dan bila perlu utang-utangnya dimaafkan (Al Baqarah: 280). Ini menunjukkan karakteristik Islam yang paling mendasar, yaitu: berlomba meraih ketakwaan (keuntungan spiritual), bukan keuntungan material.

Akan tetapi Islam juga menyadari bahwa ada orang yang culas memperalat kebaikan hati orang lain. “Mentang-mentang” seorang mukmin suka memaafkan utangnya, maka ia berutang banyak-banyak padanya lalu meminta agar utangnya dimaafkan karena ia dalam kesulitan. Ini harus diwaspadai sebab membiarkan orang bertingkah laku seperti itu akan membawa konsekuensi yang berbahaya bagi moralitas masyarakat. Karena itu Islam mengingatkan perlunya perjanjian utang dan bahkan pembuatan catatan khusus untuk transaksi. (Al-Baqarah: 282)

Ini adalah dasar-dasar yang paling sederhana mengenai sistem ekonomi Islam. Tetapi dalam bentuk dan tujuannya yang lebih makro, Islam ingin membebaskan manusia dari perbudakan ekonomi atau perbudakan sebagian manusia atas manusia lain atas dasar kepentingan ekonomi. Sebab, keadilan adalah  pengakuan dan  perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.

Tugas kita sekarang adalah men-sosialisasikan dan mengajarkan fiqih muamalah kepada kaum muslimin dan masyarakat umumnya  agar mengetahui betapa pentingnya keadilan ekonomi.

Wallahu Ta’ala A’lam

Share:

Kokoh Di Puncak, Inter Milan Gilas Pisa di Meazza

 


ITALIA - Inter Milan menunjukkan mental juara saat menjamu Pisa di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri bangkit dan menutup laga Serie A dengan kemenangan telak 6-2.

Inter dikejutkan oleh start agresif tim tamu. Stefano Moreo menjadi mimpi buruk tuan rumah lewat dua gol cepat pada menit ke-11 dan 23. Gol pertama lahir dari sepakan jarak jauh yang memanfaatkan kesalahan kiper Yann Sommer, sebelum Moreo kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan yang luput dari kawalan lini belakang Inter.

 Tertinggal 0-2, Inter merespons dengan meningkatkan tempo permainan. Titik balik datang pada menit ke-39 ketika Matteo Tramoni melakukan handball di kotak penalti. Piotr Zielinski yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

 Dua menit berselang, Inter menyamakan kedudukan. Lautaro Martinez menanduk bola hasil umpan silang Federico Dimarco untuk mengubah skor menjadi 2-2. Momentum sepenuhnya beralih ke tuan rumah. Pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+2, Pio Esposito mencetak gol lewat sundulan yang membawa Inter berbalik unggul 3-2.

 Memasuki babak kedua, Inter tampil dominan. Sejumlah peluang tercipta melalui Petar Sucic, Pio Esposito, Federico Dimarco, hingga Marcus Thuram, meski beberapa di antaranya masih mampu digagalkan pertahanan Pisa dan kiper Simone Scuffet.

 Keunggulan Inter akhirnya bertambah pada menit ke-82. Federico Dimarco mencetak gol keempat Nerazzurri lewat serangan balik cepat yang diawali pergerakan Marcus Thuram. Empat menit berselang, Ange-Yoan Bonny ikut mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Inter menjauh 5-2.

 Pesta gol Inter ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan pada masa tambahan waktu babak kedua, tepatnya menit ke-90+3, sekaligus mengunci kemenangan besar di hadapan publik Meazza.

 Tambahan tiga poin membuat Inter kian kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 52 poin. Sementara itu, Pisa kian terpuruk. Kekalahan ke-10 musim ini membuat mereka tertahan di peringkat ke-19 dengan 14 poin, sebagaimana dikutip dari laman resmi Lega Serie A.

Share:

Sungai Cidurian Meluap, Perumahan Taman Cikande Terendam Banjir Hingga 4 Meter

Kondisi banjir di Perumahan Taman Cikande. Foto ; Ist

TANGERANG
KONTAK BANTEN – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Jayanti pada Jumat (23/1) kembali memicu meluapnya Sungai Cidurian. Akibatnya, Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, kembali dilanda banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 4 meter.

Banjir kali ini berdampak pada sedikitnya 705 kepala keluarga (KK). Ratusan warga terpaksa mengungsi ke balai warga dan masjid terdekat yang berada di lokasi lebih aman dari genangan.

Camat Jayanti, Yandri Permana, mengatakan hujan deras yang berlangsung cukup lama membuat debit Sungai Cidurian meningkat signifikan hingga akhirnya meluap dan merendam permukiman, terutama di wilayah RT 04/RW 03 Perumahan Taman Cikande.

 “Seluruh warga terdampak di Taman Cikande sudah kami evakuasi ke Balai RW dan masjid yang tidak terkena banjir,” ujar Yandri, Jumat (23/1).

 Ia menjelaskan, sebelumnya air sempat surut, namun kembali naik dengan ketinggian yang lebih parah. Petugas gabungan dari BPBD, Trantib, kepolisian, dan TNI terus melakukan evakuasi, terutama terhadap kelompok rentan seperti balita dan lansia, menggunakan perahu karet serta rakit bambu.

Saat ini, ketinggian air di lokasi terdampak berkisar antara 30 sentimeter hingga 4 meter. Hingga Jumat siang, sekitar 500 jiwa telah berhasil dievakuasi.

 Pemerintah kecamatan juga telah mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

 “Stok logistik sementara masih cukup untuk makan siang dan malam. Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk distribusi bantuan berikutnya,” jelasnya.

 Selain Perumahan Taman Cikande, banjir turut melanda tiga desa lain di Kecamatan Jayanti, yakni Desa Jayanti, Pasir Muncang, dan Pasir Gintung. Namun, Taman Cikande menjadi wilayah dengan dampak paling parah.

 Secara keseluruhan, tercatat 1.054 KK atau 2.884 jiwa terdampak banjir di wilayah Kecamatan Jayanti.

 “Kenaikan debit Sungai Cidurian sangat signifikan sehingga banjir meluas hingga ke tiga desa lainnya,” pungkas Yandri.

Share:

Prabowo Sambangi Paviliun Indonesia di WEF 2026

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
JAKARTA KONTAK BANTEN  Presiden RI Prabowo Subianto menyempatkan diri mengunjungi Paviliun Indonesia dalam rangkaian Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis waktu setempat, 22 Januari 2026. Kunjungan tersebut dilakukan usai Kepala Negara menyampaikan pidato kunci pada forum bergengsi WEF 2026 yang digelar di Davos Congress Centre.
 

Kehadiran Presiden di Paviliun Indonesia menjadi bagian dari agenda diplomasi ekonomi Indonesia di panggung global.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo tampak menyapa dan bercengkrama dengan para pengunjung paviliun. 

Presiden juga meluangkan waktu berdialog langsung dengan sejumlah pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai iklim investasi, arah kebijakan ekonomi, serta peluang kolaborasi strategis di Tanah Air.

Selanjutnya, Presiden Prabowo duduk bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih. Dalam suasana santai, Presiden berbincang sejenak mengenai agenda yang baru saja dihadiri, khususnya terkait penyampaian pidato kunci dalam forum WEF yang membahas dinamika ekonomi global dan peran Indonesia ke depan.

Kebersamaan tersebut berlanjut dengan menikmati kopi hangat khas Indonesia bersama para menteri. 

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Ketua Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Paviliun Indonesia sendiri merupakan platform resmi Indonesia dalam rangkaian Annual Meeting World Economic Forum 2026. Paviliun ini berfungsi sebagai pusat promosi investasi, dialog kebijakan, dan kolaborasi strategis dengan komunitas global, mengusung tema “Indonesia Endless Horizons.”

Selain menjadi etalase peluang investasi nasional, Paviliun Indonesia juga menjadi ruang dialog tingkat tinggi yang menghadirkan diskusi tematik, kegiatan business matching, serta pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan para investor global
Share:

Pengemudi Meninggal Dunia di Dalam Mobil Saat Terjebak Banjir dan Kemacetan di Grogol

 

Jenasah pengemudi mobil yang meninggal ditengah kemacetan di Jalan Prof. Dr. Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Foto : Ist

JAKARTA KONTAK BANTEN   - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang dikendarainya saat terjebak kemacetan akibat banjir di kawasan Jalan Prof. Dr. Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2025.

Korban diketahui mengemudikan mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi B 2148 BOK. Saat kejadian, ruas jalan tersebut tergenang air dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

 Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan, AKP Arif Rahman Hakim, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari pengendara lain mengenai sebuah mobil yang mogok di tengah genangan. Mendapat informasi tersebut, Arif bersama anggotanya, Aiptu Bayu, segera mendatangi kendaraan untuk memberikan bantuan.

 “Awalnya kami kira mobil hanya mogok dan akan kami dorong. Namun saat dicek, rem tangan masih aktif sehingga kendaraan tidak bisa digerakkan,” ujar Arif.

 Petugas melihat lampu hazard mobil menyala, tetapi pengemudi di dalam tidak menunjukkan respons. Setelah pintu diketuk berulang kali tanpa jawaban, petugas akhirnya membuka pintu depan kendaraan.

 Di dalam mobil, pengemudi ditemukan dalam posisi membungkuk dan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Polisi kemudian menghubungi petugas piket SPKT Polsek Grogol Petamburan untuk penanganan lanjutan, termasuk tim reserse kriminal dan Inafis.

 Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Share:

Imbas Banjir, Banyak Anak di Tangsel Tidak Masuk Sekolah

Tangsel KONTAK BANTEN Banjir yang menggenang
i sejumlah pemukiman di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berimbas ke anak-anak peserta didik. Mereka hari ini, Jum’at (23/1/2/2026) terpaksa tidak masuk sekolah karena rumahnya terendam banjir.

“Mau keluarin motor aja susah,” kata Rafa, murid kelas VI SDM Sudimara, Kota Tangerang di perumahan Pondok Maharta.

Bocah warga Maharta 10, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren itu terpaksa tidak masuk sekolah. Sejak tadi malam rumahnya sudah terendam banjir setinggi 90 sentimeter.

Hal senada disampaikan Fathir, pelajar SMP Negeri 11 Kota Tangerang. Ia tidak masuk sekolah karena rumahnya kebanjiran.

Pantauan di perumahan Pondok Maharta sekitar 450 kepala keluarga terdampak banjir. Tinggi muka air 90 sentimeter membuat aktivitas warga sekitar lumpuh.

Anak-anak banyak yang malahan bermain banjir. Mereka diduga tidak mengerjakan mata pelajaran dari rumahnya masing-masing.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, R Billy Sukarsana tidak menampik banyak anak-anak tidak masuk sekolah karena terdampak banjir. “Tadi pagi sy minta dibahas untuk segera diambil tindakan,” ujarnya saat dikonfirmasi kabar6.com.

Ia belum dapat memastikan kebijakan dalam sepekan ini apakah proses kegiatan belajar mengajar dari rumah atau tetap seperti biasa.

Billy mesti berkoordinasi dengan bidang pendidikan dasar dan menengah. “Saya belum tau,” singkatnya.
Share:

Bupati Tinjau Banjir di Nyompok Girang, Cisoka, Akses Transportasi Antarkecamatan Putus

Bupati Maesyal Rasyid (topi putih) meninjau lokasi banjir di Desa Carenang, Cisoka, memutus akses jalan menyebabkan jembatan Nyompok Girang putus total. (Ist)
KAB TANGERANG KONTAK BANTEN  Bupati Tangerang Banten Moch Maesyal Rasyid meninjau banjir di Kampung Nyompok Girang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka yang memutuskan akses transportasi antarkecamatan Solear – Cisoka akibat meluapnya anak Sungai Cidurian.

“Tadi saya tanya, masyarakat tidak bisa beraktivitas karena jembatannya terendam air, mau belanja susah. Maka kami bersama BPBD membawa logistik untuk kebutuhan sehari-hari dan membawa tenaga kesehatan,” kata Maesyal di Cisoka, Jumat (23/1/2026).

Dia menjelaskan intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit Sungai Cidurian meluap hingga menenggelamkan jembatan yang telah berusia belasan tahun tersebut.

Maesyal bilang, Pemkab Tangerang telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang dilansir Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang.

Namun untuk jangka pendek, Pemkab menyalurkan bantuan kebutuhan pokok karena aktivitas warga lumpuh akibat terputusnya akses dan posko kesehatan.

Bahkan untuk jangka panjang, Pemkab Tangerang berencana membangun kembali jembatan dengan elevasi yang lebih tinggi dan sejajar dengan jalan pemukiman agar lebih aman dilalui saat banjir.

“InsyaAllah jangka panjangnya, jembatan akan kita bangun dengan ketinggian yang sama dengan jalan pemukiman. Supaya walaupun terjadi luapan air, jembatan tetap bisa dilalui. Mudah-mudahan tahun 2026 ini segera kita bangun,” katanya.

Pihaknya meminta masyarakat lebih hati-hati, bahwa untuk sementara perahu karet disiagakan, dan menyarankan aktivitas dilakukan pagi sampai sore saja, jangan malam hari.

Pemkab Tangerang melalui OPD terkait akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Sebelumnya, jalan penghubung Antarkecamatan Cisoka dengan Kecamatan Solear atau sebaliknya putus total karena jembatan Nyompok Girang, Desa Carenang Cisoka terendam banjir ketinggian 1,5 meter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

“Hanya yang bisa lewat pejalan kaki, pengendara mobil dan sepeda motor terpaksa mencari jalan alternatif,” kata Rudi (35) warga Nyompok Gabus, Cisoka, Kamis (22/1/2026)

Rudi menambahkan jembatan Nyompok Girang sudah dua hari ini tidak dapat dilintasi kendaraan, karena hujan turun tiada henti dari pagi hingga pagi lagi.
Share:

Update Evakuasi ATR 42-500 Di Pangkep Hari Ke-7: 10 Paket Jenazah Ditemukan

 

Tim SAR Gabungan sedang mengevakuasi korban Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung. Foto : Ist

SULSEL  KONTAK BANTEN- Memasuki hari ketujuh operasi SAR pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, tim SAR gabungan kembali menemukan bagian tubuh korban. Hingga Jumat (23/1/2026) pagi, total terdapat 10 paket temuan yang berhasil dikumpulkan dari lokasi kejadian.

Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan dua paket terbaru (paket sembilan dan 10) ditemukan dalam waktu yang berdekatan oleh tim di lapangan.

 "Informasi terbaru, total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket yang masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan," ujar Andi Sultan dilansir ANTARA, di Makassar, Jumat (23/1).

 Berdasarkan laporan detail dari lapangan, paket kesembilan ditemukan pada pukul 09.06 WITA, disusul penemuan paket ke-10 empat menit kemudian pada pukul 09.10 WITA. Saat ini, temuan tersebut tengah dalam proses evakuasi dari medan pegunungan yang terjal.

 Terkait proses identifikasi, Andi Sultan menyebutkan bahwa dua paket evakuasi telah berhasil dibawa turun dan tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin pagi tadi. Paket-paket tersebut selanjutnya akan diserahkan ke posko DVI Biddokkes Polda Sulsel untuk proses identifikasi lebih lanjut.

 Guna mempercepat proses evakuasi di sisa operasi, kekuatan personel kini ditambah. Sejumlah personel dari Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari, dan Basarnas Palu telah tiba sejak Kamis malam untuk memperkuat tim SAR gabungan di Pegunungan Bulusaraung.

 "Update dari lapangan, dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, pagi tadi," tambahnya.

 Basarnas memastikan operasi pencarian dan evakuasi pesawat dengan nomor registrasi PK THT ini akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh temuan berhasil dievakuasi sesuai prosedur.

Share:

Dampak Banjir, Petani Banten Rugi Puluhan Miliar Rupiah

BANTEN KONTAK BANTEN  Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Banten sejak akhir tahun 2025 berdampak pada sektor pertanian.

Ribuan hektare sawah dilaporkan terendam yang mengakibatkan gagal panen atau puso. Kerugian para petani pun ditaksir lebih dari puluhan miliar.Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Banten sejak akhir tahun 2025 berdampak pada sektor pertanian.

Ribuan hektare sawah dilaporkan terendam yang mengakibatkan gagal panen atau puso. Kerugian para petani pun ditaksir lebih dari puluhan miliar.

Padi-padi yang terendam itu dikabarkan hampir memasuki masa panen, dengan kurun usia 40 sampai 100 hari.

Koordinator Tanaman Pangan Distan Banten, Dadan Firdaus Setya Permana mengatakan, banjir paling parah merendam wilayah Kabupaten Serang.

22 kecamatan dilaporkan terendam banjir dengan luas lahan 1,969 Ha. 319 hektare diantaranya dilaporkan puso.

“Lalu Kabupaten Lebak sebanyak 211 hektare sawah terdampak, 108 hektare alami puso. Kabupaten Pandeglang 4,794 hektare terdampak, 65 diantaranya puso. Beberapa diantaranya sudah surut,”kata Dadan, Rabu (21/1).

Dikatakannya, insentitas hujan yang tinggi, membuat beberapa lahan sawah tergenang banjir lebih dari satu kali.

Seperti di Kecamatan Cikeusik, sedikitnya 60 hektare terendam banjir pada bulan November lalu, dan terendam lagi di bulan Desember hingga Januari 2026.

Hal serupa terjadi di Kecamatan Sobang, 103 hektare terendam lebih dari satu kali.

Ia mengungkapkan bahwa timnya masih terus melakukan pengamatan terhadap lahan sawah yang terendam banjir.

“Rata-rata banjir di Kabupaten Pandeglang pada periode Desember sudah surut, tapi banjir lagi di Januari 1,”ujarnya.

Menurutnya, kerugian para petani bervariatif.

Namun jika dihitung secara rata-rata dari masa pemupukan, setiap hektarenya bisa menghasilkan 6 ton gabah dengan harga jual Rp6.500 perton atau Rp39 juta per hektare.

Artinya, jika diakumulasikan dengan jumlah luas lahan yang gagal panen, kerugian para petani bisa mencapai Rp20 miliar lebih.

“Saat ini kita sedang mendata semua sawah yang puso, dan kita ajukan penggantian benih kepada Kementerian Pertanian RI. Setiap hektarnya Insya Allah akan mendapatkan ganti 25 kg benih,” tuturnya

Masalah banjir ini tentu menjadi ancaman nyata bagi para petani, maka dari itu Distan Banten saat ini tengah mengadakan AUTP atau Asuransi Usaha Tani Padi dengan menyasar 2 ribu hektare sawah di Banten.

Program asuransi itu diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi para petani akan potensi bencana yang jelas mengancam ini.

Disisi lain, Ketua Komisi II DPRD Banten Iip Makmur mendorong adanya pembenahan dan peningkatan infrastruktur tani yang memadai dan juga bisa mencegah terjadinya banjir.

Sebab, para petani sendiri merupakan para pahlawan pangan, yang tentunya perlu mendapatkan perlindungan khusus.

“Tentu kita mendorong akan adanya normalisasi sungai-sungai khususnya di daerah pertanian, karena kita tidak ingin ada petani-petani yang merugi akibat meluapnya air sungai,” ujarnya.  (*)

Share:

Data Kemendagri: Hanya 5 Persen Daerah Kuat Fiskalnya

JAKARTA KONTAK BANTEN  Sebanyak 90 persen atau 493 daerah di Indonesia masih memiliki kapasitas fiskal lemah, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kondisi ini menunjukkan masih tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Dari total daerah di Indonesia, hanya 26 daerah atau sekitar 5 persen yang memiliki kapasitas fiskal kuat, sementara 27 daerah lainnya atau 5 persen berada pada kategori sedang. Artinya, mayoritas daerah belum mampu menopang pembiayaan pembangunan secara mandiri melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan, rendahnya kapasitas fiskal tersebut disebabkan oleh PAD yang minim, yang salah satunya dipicu oleh tidak berkembangnya sektor swasta di daerah.

“Ada daerah-daerah yang sangat mengandalkan pemerintah pusat karena PAD-nya rendah. Kenapa PAD-nya rendah? Karena dunia swastanya nggak hidup. Makanya kita mendorong semua daerah agar mereka bisa mengembangkan dunia swasta,” ujar Tito.

Menurut Tito, kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan. Ia mendorong para kepala daerah untuk mengubah pola pikir, dari yang semata-mata bergantung pada anggaran pusat menjadi lebih kreatif dalam menggali sumber pendapatan daerah.

Ia menilai, selama ini banyak kepala daerah justru lebih fokus menunggu alokasi anggaran dari pusat dan mengatur belanja, yang pada akhirnya kerap menimbulkan kebocoran anggaran.

“Sekarang sebagian besar saya lihat kepala daerah berpikirnya ngarepin dari pusat, terus mikirin belanjanya, nanti dari belanja ini bocor lagi. Jadi, berpikirlah lebih banyak gimana nyari pendapatan,” tegasnya.

Salah satu kunci meningkatkan PAD, lanjut Tito, adalah menghidupkan sektor swasta dengan menciptakan iklim investasi yang sehat, melalui kemudahan, kepastian, dan transparansi dalam perizinan.“Ini membutuhkan kreativitas, salah satunya dengan mempermudah perizinan,” ujar Tito.

Share:

Kepala Badan Kesbangpol Banten Novriyadi : Ajak LSM Sukseskan Program Kerja Gubernur

 

SERANG KONTAK BANTEN Gubernur Banten Andra Soni mempunyai komitmen kuat mewujudkan Pemerintah Provinsi  Banten yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi, Korupsi dinilai sebagai ancaman serius terhadap kesejahteraan, kemajuan pembangunan, hal itu disampaikan oleh Novriyadi Purwansyah S.IP Kepala Kesbangpol Provinsi Banten dalam acara audiensi dan silaturahmi puluhan aktivis LSM Banten bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banten,Jumat (23/01/2026).

Kepala Kesbangpol Banten Novriyadi Purwansyah mengajak para aktifis Lsm ikut serta membangun banten dalam kontek pengawasannya, gubernur banten sangat konsen terhadap kegiatan pembangunan yang tidak korupsi, pihaknya siap memediasi antara lsm dan OPD dalam informasi transparasi anggaran pembangunan.Ujarnya

Acara silaturahim aktifis LSM dan Badan Kesbangpol dihadiri kurang lebih 26 LSM yang dihadiri langsung oleh para ketuanya, Pertemuan yang sifatnya non formal ada diskusi ringan menyampaikan aspirasi baik teknis maupun non teknis, Seperti curhatan Adung Lee aktifis LSM karat meminta kepada Pemprov Banten untuk transparan dalam penggunaan anggaran pembangunan, Dan Aktifis Delly Suhendar menyampaikan aspirasi kepada Pemprov Banten agar membuka ruang diskusi atas kritik kritik yang disampaikan LSM.

Dalam sesi ahir Aktifis Lsm Ari Cahyadi menyanpaikan kepada Kesbangpol Banten agar mengundang LSM jika ada kegiatan pembinaan oleh Pemprov Banten, selama ini yang hadir di audien hari ini tidak menerima undangan, Ujarnya

Kepala Kesbangpol Banten, Novri menyampaikan terima kasih atas kehadiran para ketua LSM yang serius sungguh ingin membangun banten menjadi sejahtera bersama tanpa korupsi, Selanjutnya Novri akan menyampaikan aspirasi para LSM hasil pertemuanya  kepada pimpinannya agar menjadi bahan pertimbangan kebijakanya.***
Share:

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

SELAMAT HARI JADI KOTA TANGSEL

SELAMAT HARI JADI KOTA  TANGSEL

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

BERGERAK DAN BERGERAK

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support