Barcelona Pesta Gol, Tembus Final Piala Super Spanyol

TANGERANG KONTAK BANTEN Barcelona melaju ke partai final Piala Super Spanyol setelah membungkam Athletic Club melalui pesta gol 5-0.

Gubernur Banten sebut DPA 2026 jadi instrumen kendali kinerja OPD

BANTEN KONTAK BANTEN Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026

DKM Masjid Roudhotul Jannah Lebak Tirta Pengajian subuh

KOTA SERANG KONTAK BANTEN DKM Masjid Roudhotul Jannah yang berada di Lingkungan Lebak Tirta Kota Serang

Bupati Ratu Zakiyah Hadiri Acara HAB Kemenag ke-80

KAB SERANG KONTAK BANTEN Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan umat beragama.

Prabowo Panggil Dasco dan Sejumlah Menteri, Bahas Bencana hingga Penugasan Awal Tahun

JAKARTA KONTAK BANTEN Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Tuesday, 13 January 2026

Giliran Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK



BEKASI KONTAK BANTEN   Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari PBB, Iin Farihin, kini mendapatkan giliran diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan Iin sebagai saksi dilakukan di Gedung KPK pada Selasa, 13 Januari 2026.

"Yang bersangkutan hadir pukul 08.54 WIB,” kata Budi kepada wartawan, Selasa siang.

Selain Iin Farihin, tim penyidik juga memanggil enam saksi lainnya, yakni; Sugiarto selaku wiraswasta, Yayat Sudrajat alias Lippo, selaku wiraswasta, Riki Yudha Bahtiar alias Nyai, selaku karyawan swasta, Rahmat Gunasin alias Haji Boksu, selaku  wiraswasta, Hadi Ramadhan Darsono selaku Kepala UPTD Pengelola Tata Bangunan Wilayah III Lenggah Jaya, dan Dwi Welly Agustine alias Icong, sebagai driver.

Sebelumnya, tim penyidik telah memeriksa anggota DPRD Kabupaten Bekasi lainnya, yakni Nyumarno dari PDIP dan Aria Dwi Nugraha, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Gerindra.

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya HM Kunang selaku Kepala Desa Sukadami, dan Sarjan, pihak swasta, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek di Pemkab Bekasi pada Sabtu, 20 Desember 2025, setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis, 18 Desember 2025.

Dalam perkaranya, setelah terpilih menjadi Bupati Bekasi, Ade menjalin komunikasi dengan Sarjan, penyedia paket proyek di Pemkab Bekasi. Selama satu tahun terakhir, sejak Desember 2024 hingga Desember 2025, Ade diduga rutin meminta ijon paket proyek melalui perantara ayahnya, Haji Kunang, dan pihak lainnya.

Total ijon yang diberikan Sarjan kepada Ade dan Haji Kunang mencapai Rp9,5 miliar, diserahkan dalam empat kali penyerahan melalui perantara. Selain itu, sepanjang 2025, Ade diduga menerima penerimaan lain dari sejumlah pihak dengan total Rp4,7 miliar. Sehingga total yang diterima Ade mencapai Rp14,2 miliar.

Dari kegiatan OTT, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp200 juta dari rumah Ade, yang merupakan sisa setoran ijon keempat dari Sarjan melalui perantara.
Share:

Prabowo Terpukau Siswa Sekolah Rakyat Kuasai Empat Bahasa

 

Presiden Prabowo saat berada di Kalinantan Selatan untuk meresmikan Sekolah Rakyat. Foto : Ist

KALSEL KONTAK BANTEN – Presiden Prabowo Subianto mengaku terkesan dengan prestasi siswa Sekolah Rakyat yang baru berjalan sekitar enam bulan. Dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi, Prabowo menyoroti kemampuan siswa yang mampu berpidato menggunakan empat bahasa dengan lancar.a mengapresiasi kemampuan bahasa Inggris para siswa yang dinilai sangat baik, meski tidak tumbuh dan belajar di luar negeri. Menurutnya, capaian tersebut merupakan prestasi luar biasa.

 “Saya benar-benar terkesan. Anak-anak ini mampu berpidato dalam beberapa bahasa dengan sangat baik. Ini luar biasa,” ujar Prabowo saat acara di SRT 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

 Prabowo juga mewacanakan pemberian kesempatan studi ke luar negeri bagi siswa berprestasi. Ia menyebut, dalam waktu singkat Sekolah Rakyat telah mencatat berbagai prestasi, termasuk juara olimpiade matematika tingkat nasional dan internasional.

Share:

11 Pejabat Pemkot Serang Dilantik di Tengah Gerimis, Simbol Kepedulian terhadap Kondisi Lapangan

 

Wali Kota Serang Budi Rustandi saat melantik 11 Pejabat baru dilingkungan Penkot Serang. Foto : Ist

KOTA SERANG KONTAK BANTEN — Wali Kota Serang, Budi Rustandi, melantik 11 pejabat struktural Pemerintah Kota Serang dalam prosesi yang tak biasa. Bertempat di ruang terbuka Royal Baroe, pelantikan berlangsung di bawah gerimis hujan pada Senin (12/1/2026).

Konsep pelantikan ini sengaja dipilih sebagai pesan simbolik agar para pejabat memiliki empati dan kepekaan terhadap realitas yang dihadapi masyarakat, terutama persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Kota Serang.

 Sebanyak lima pejabat dilantik untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II B). Murni yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kini dipercaya memimpin Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang.

 Triningsih yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Serang, kini mengemban amanah baru sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

 Promosi internal juga dilakukan untuk mengisi posisi kepala dinas. Zeka Bahdi naik jabatan dari Sekretaris Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga menjadi Kepala Disparpora Kota Serang.

 Sementara itu, Iman Setiawan yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setda Kota Serang, dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kota Serang. Adapun jabatan Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang kini diamanahkan kepada Diat Hermawan, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan.

 Pada level Jabatan Administrator (Eselon III), sejumlah rotasi dan promosi turut dilakukan. Evan Rifana berpindah tugas dari Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD.

 Posisi Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan kini diisi Yayat Kosasi, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengelolaan Pasar. Di Badan Pendapatan Daerah, Ratu Ana Nur Aini dipercaya mengisi posisi Sekretaris Bapenda Kota Serang.

 Selain itu, Arif Freddy Winanata yang sebelumnya Kepala Bidang Anggaran BPKAD, kini menjabat Kepala Bagian Umum Setda Kota Serang. Dinas Perhubungan memiliki Sekretaris baru yakni Adan Ramadan, sebelumnya Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial. Sedangkan Sekretaris Disparpora kini diemban Fajar Khairil Alam, yang sebelumnya bertugas di Bapenda Kota Serang.

 Dalam sambutannya, Budi Rustandi menegaskan bahwa seluruh penunjukan pejabat dilakukan berdasarkan sistem Manajemen Talenta. Ia memastikan para ASN yang dilantik telah melalui proses penilaian ketat terkait kompetensi, kinerja, dan integritas.

 “Ini bukan pelantikan seremonial biasa. Jabatan adalah amanah untuk membangun birokrasi yang profesional dan memastikan program Budi–Agis berjalan dengan baik,” tegasnya.

Budi juga mengingatkan bahwa jabatan bukan sarana untuk berfoya-foya, melainkan alat pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap tiga hingga enam bulan.

 “Hari ini kita sengaja hujan-hujanan supaya para pejabat merasakan apa yang sering saya rasakan saat turun langsung ke lokasi banjir. Kalau kinerjanya tidak maksimal, saya tidak ragu untuk mengganti,” ujarnya dengan nada tegas.

 Sejumlah instruksi prioritas turut disampaikan. BKPSDM diminta melakukan inspeksi mendadak ke seluruh unit layanan publik. Disparpora bersama Disperindagkop diarahkan fokus menghidupkan kembali ikon ekonomi kota, termasuk rencana penataan kawasan Pasar Lama menjadi Old Town dan Chinatown dengan konsep infrastruktur modern. Sementara Sekretaris DPRD diminta memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.

 Menutup sambutannya, Wali Kota Serang mengajak seluruh pejabat untuk bekerja secara solid dan tulus demi menjadikan Kota Serang sebagai ibu kota provinsi yang benar-benar maju dan mandiri.

Share:

Penerima Makan Bergizi Gratis Tembus 58 Juta, Prabowo: Setara 9 Kali Singapura

 


BALIKPAPAN -KONTAK BANTEN Presiden Prabowo Subianto memaparkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan sejak Januari 2025, telah berhasil menjangkau 58 juta penerima manfaat. Jumlah ini melebihi sembilan kali total penduduk Singapura, yang hanya berpenduduk enam juta jiwa.

“Sekarang saya sudah buktikan, MBG yang dulu disebut tidak mungkin berhasil, hari ini telah mencapai 58 juta penerima manfaat,” ujar Prabowo saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

 Kalau Singapura itu jumlah penduduknya 6 juta, berarti kita memberi makan berapa ya? Sembilan ya. Singapura kita kasih makan setiap hari. Lumayan ya? Not bad kan?” imbuhnya.

 Prabowo kemudian menekankan kembali keberhasilan Indonesia, negara yang selalu dianggap nggak bisa apa-apa, tetapi bisa memberi makan 58 juta orang tiap hari. "Termasuk Ibu hamil dan lansia, diantar makan ke rumah. Not bad, Saudara-saudara sekalian,” ujarnya.

Desember 2026 Tembus 82 Juta Penerima Manfaat MBG

 Prabowo optimistis, pada Desember 2026, penerima manfaat MBG akan menyentuh angka 82 juta. Menurutnya, ini adalah suatu hal yang sangat baik, mengingat negara-negara lain mencapainya dalam waktu lama. Brazil misalnya,  bisa menembus 41 juta penerima dalam waktu 11 tahun.

 "58 juta dalam satu tahun itu dianggap tidak mungkin dari segi manajemen. Sekarang, kita sedang dibicarakan di mana-mana, kita menjadi studi kasus, bagaimana bisa kita hasilkan seperti ini," tutur Prabowo.

Share:

Wawalkot Serang Agis Tinjau Banjir di Grand Sutera

 


KOTA SERANG KONTAK BANTEN  – Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia meninjau langsung lokasi banjir di Komplek Grand Sutera, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, guna memastikan penanganan warga terdampak berjalan maksimal. Peninjauan dilakukan sejak malam hingga siang hari bersama sejumlah kepala perangkat daerah.

Nur Agis menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bergerak cepat dengan menyiapkan dua titik pengungsian yang dilengkapi layanan kesehatan. Pelayanan medis disiagakan di masjid dan musala dengan dukungan Dinas Kesehatan serta Puskesmas setempat. Kebutuhan konsumsi warga juga dipenuhi melalui dapur umum yang mendapat pasokan bahan baku dari Dinas Sosial.

“Semalam saya datang bersama kepala dinas, siang ini kami kembali ke lokasi untuk memastikan penanganan banjir di Grand Sutera berjalan. Di dua titik pengungsian sudah disiapkan layanan kesehatan dan kebutuhan makan warga,” ujar Nur Agis di sela peninjauan, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, banjir dipicu luapan Sungai Tarung akibat debit air yang meningkat tajam sehingga melampaui daya tampung sungai. Kondisi tersebut menyebabkan air melimpas ke permukiman warga meski sebelumnya telah dipasang tanggul.

“Debit Sungai Tarung sangat besar dan tidak tertampung. Ini memang membutuhkan pengerukan dan normalisasi agar aliran air kembali lancar,” katanya.

Pemkot Serang telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai untuk penanganan lanjutan. Sejumlah alat berat disiapkan secara bertahap mengingat titik penanganan berada di beberapa lokasi berbeda.

Data sementara mencatat sekitar 400 rumah warga terendam banjir di kawasan Grand Sutera. Warga terdampak kini ditampung di dua lokasi pengungsian, sementara BPBD Kota Serang bersama unsur provinsi terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan.

Selain Grand Sutera, banjir juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Kota Serang, di antaranya Pakupatan, Citra Gading Lebak, Cipocok, Curug, serta Walantaka. Banjir melanda hampir bersamaan seiring tingginya intensitas hujan.

“Seluruh OPD, camat, lurah, sampai RT dan RW sudah turun ke lapangan untuk memastikan warga tertangani dan kondisi tetap terkendali,” tandasnya.
Share:

Dievaluasi Enam Bulan ke Depan, Walikota Serang Ancam Ganti Pejabat yang Tak Becus Kerja

 


KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Walikota Serang Budi Rustandi melantik dan mengambil sumpah/janji lima jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Eselon IIB, dan enam jabatan administrator setingkat Eselon IIIA di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, yang dilaksanakan di Kawasan Royal Baroe, pada Senin (12/1/2026).

Pelantikan yang berlangsung di tengah hujan itu diihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Unsur Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Asisten Daerah (Asda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Camat se-Kota Serang.

Walikota Serang, Budi Rustandi mengatakan, pengisian jabatan definitif diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas Kota Serang bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia. Ia menilai pejabat definitif memiliki kewenangan penuh dalam menggerakkan roda pemerintahan dibandingkan pelaksana tugas.

“Kalau masih pelaksana tugas, kewenangannya terbatas. Kalau sudah definitif, kekuatannya penuh untuk bekerja dan mengambil keputusan,” katanya.

Budi menyampaikan, pejabat yang dilantik nantinya akan diberikan waktu evaluasi selama tiga hingga enam bulan. Fokus utama penilaian berada pada kinerja pelayanan publik sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Prioritasnya pelayanan publik. Tiga sampai enam bulan akan saya nilai. Sesuai aturan, kalau tidak bekerja dengan baik, pasti akan diganti. Ini soal ketegasan agar program bisa berjalan,” ucapnya.

Terkait lokasi pelantikan yang dilakukan di kawasan Royal Baroe, Budi menjelaskan pelaksanaan pelantikan sengaja tidak dilakukan secara formal di hotel. Ia memilih ruang publik agar masyarakat dapat menyaksikan langsung dan merasa memiliki pemerintahan.

“Sekarang bukan zamannya seremonial di hotel. Kita buat sederhana dan terbuka. Masyarakat bisa lihat langsung,” katanya.

Menurut Budi, pelantikan di ruang publik juga menjadi pengingat bagi pejabat yang dilantik agar memahami posisinya sebagai bagian dari masyarakat dan pelayan publik.

“Kita pernah lakukan di di Cilowong, Kepandean, sekarang di Royal Baroe. Nanti kita cari lagi tempat lain. Supaya pejabat itu sadar mereka bagian dari masyarakat,” ujarnya.

Selain pengisian jabatan, Budi juga menyampaikan pemerintah daerah terus melakukan penanganan terhadap sejumlah persoalan, termasuk banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kota Serang. Ia menyebut berbagai pihak telah bergerak untuk membantu warga terdampak.

“Yang terpenting sekarang bagaimana kita cepat tanggap dan hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Share:

Resolusi Pendidikan 2026 di Kota Serang Fokus Perubahan Sekolah



KOTA SERANG KONTAK BANTEN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang resmi meluncurkan Resolusi Pendidikan Tahun 2026 sebagai arah baru pembangunan pendidikan yang cerdas, berbudi, dan peduli.

Peluncuran resolusi tersebut dilakukan dalam kegiatan istighosah bersama 1.100 kepala sekolah PAUD/TK, SD, dan SMP se-Kota Serang, yang digelar di halaman Kantor Dindikbud Kota Serang, Jumat (9/1/2026). Istigasah dipimpin oleh KH Ahmad Rafiudin bin Abuya Munfasir.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri,l mengatakan, istigasah menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi bersama untuk menyongsong pelaksanaan program pendidikan sepanjang 2026.

“Istigasah ini menjadi media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon keselamatan, baik bagi pimpinan Kota Serang, kelancaran pembangunan, keselamatan Banten, hingga bangsa Indonesia yang tengah diuji berbagai bencana,” ujar Nuri.

Selain itu, doa bersama juga dipanjatkan agar seluruh kebijakan dan pelayanan pendidikan yang dijalankan memberikan manfaat, maslahat, serta keselamatan bagi dunia pendidikan di Kota Serang.

Nuri menegaskan, seluruh program kegiatan Dindikbud Kota Serang tahun 2026 siap untuk dijalankan.

Menurutnya, tahun ini menjadi fase penting untuk menentukan apakah pelayanan pendidikan hanya berjalan secara normatif atau mampu melahirkan terobosan yang inovatif.

“Kita akan running di 2026. Apakah kita hanya bekerja normatif sesuai DPA yang saat ini mengalami efisiensi, atau kita melakukan langkah-langkah progresif dan inovatif untuk memastikan layanan pendidikan tetap optimal,” katanya.

Ia menekankan, Dindikbud tidak ingin terpaku semata pada postur APBD Kota Serang. Pihaknya berkomitmen mencari berbagai cara agar pelayanan pendidikan tetap berjalan maksimal.

“Dinas Pendidikan tidak hanya terpaku pada elemen APBD yang diberikan, tapi harus memastikan pelayanan pendidikan bisa terus kita lakukan,” tuturnya.

Dalam resolusi pendidikan 2026, Dindikbud Kota Serang menetapkan sembilan poin utama. Di antaranya mewujudkan lingkungan sekolah dan sekitar sekolah yang bersih, program Kota Serang Mengaji, penerapan bahasa daerah bebasan Jawa Serang, hingga penggunaan bahasa Inggris satu hari dalam sepekan.

“Sembilan poin resolusi pendidikan 2026 ini akan kita gerakkan secara bertahap dan konsisten,” jelas Nuri.

Ia menambahkan, peningkatan mutu bahasa Inggris akan menjadi perhatian serius. Bahkan, pada 2027 mendatang, bahasa Inggris direncanakan menjadi mata pelajaran wajib.

“Mulai sekarang kita wajibkan setiap hari Kamis seluruh sekolah menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi antara guru dan siswa. Jika ada kekurangan guru bahasa Inggris, akan kita petakan,” ungkapnya.

Selain itu, penggunaan bahasa Jawa Banten juga akan diterapkan secara rutin setiap pekan sebagai upaya pelestarian budaya lokal.

Tak kalah penting, melalui program Kota Serang Mengaji, Dindikbud menargetkan seluruh siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP wajib bisa membaca Al-Qur’an.

“Berapa pun kekuatan yang belum bisa, akan kita gerakkan bersama. Ini menjadi bagian dari resolusi pendidikan Kota Serang 2026,” ujarnya.

Share:

Bupati Serang Minta OPD Gerak Cepat Layani Masyarakat



KAB SERANG KONTAK BANTEN

KAB. SERANG – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menetapkan kebijakan Target 100 Hari Kerja yang berfokus pada Quick Wins atau program prioritas yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Zakiyah pada acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tahun Anggaran 2026 di Aula Tb Suwandi, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang, Selasa (13/1/2026).

Zakiyah mengatakan, untuk mengakselerasi percepatan, dirinya menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera bekerja tanpa menunda-nunda di awal tahun.

“Tahun 2026 bukan lagi waktu untuk pemanasan. Saya ingin kita langsung berlari. Tidak boleh ada pelayanan publik yang tertunda karena urusan administrasi yang berlarut-larut,” kata Zakiyah.

Ditegaskan Zakiyah, dalam 100 hari kerja pertama yang harus dihilangkan adalah ego sektoral antara OPD. Ia menekankan tentang pentingnya kolaborasi antar-OPD dalam menangani isu strategis seperti pengelolaan sampah.

“Pejabat Eselon III harus memastikan pengadaan barang dan jasa yang mendesak sudah berjalan sejak Januari. Sekretaris Daerah dan Inspektorat telah diminta menyiapkan dashboard evaluasi untuk memantau progres kinerja secara real-time,” tegasnya.

Menurut Zakiyah, penyerahan DPA menandakan dimulainya babak baru tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan, APBD Kabupaten Serang tahun 2026 sebesar Rp3,3 triliun merupakan amanat rakyat yang harus dikelola dengan integritas tinggi.

“Fokus utama anggaran tahun ini diarahkan pada pemenuhan mandatory spending, meliputi sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur guna mencapai standar pelayanan minimal yang optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zakiyah mengungkapkan, salah satu poin penting dalam arah kebijakan tahun ini adalah penguatan transformasi digital melalui aplikasi Si-BOSS. Inovasi ini dihadirkan untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara profesional dan akuntabel.

“Saya meminta seluruh kepala perangkat daerah konsisten mengimplementasikan aplikasi Si-BOSS. Ini bukan sekadar alat, tapi harus menjadi budaya kerja baru dalam mewujudkan transparansi keuangan daerah,” ucapnya.

Dalam acara tersebut, dilakukan pula penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap good governance.

Zakiyah mengingatkan, birokrasi harus bergerak cepat di tengah keterbukaan informasi publik saat ini. Dirinya juga terus membuka ruang komunikasi yang demokratis bagi jajarannya.

“Kita adalah pelayan masyarakat, digaji oleh masyarakat. Saya ingin kita menjadi tim kerja yang solid untuk mewujudkan visi Kabupaten Serang Bahagia, tanpa ada hambatan komunikasi di jalur koordinasi,” ungkapnya.

Kembali ditegaskan Zakiyah, dirinya tidak memberikan toleransi pada praktik korupsi, serta meminta seluruh jajaran tetap disiplin pada regulasi yang berlaku. Hal itu untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan mencapai target pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan.

“Roda pemerintahan ini harus berorientasi pada pelayanan masyarakat agar terciptanya Kabupaten Serang yang bahagia,” tegas Zakiyah.



Share:

Monday, 12 January 2026

Andra Soni–Dimyati Takziah ke Rumah Tryana Sjamun




PANDEGLANG KONTAK BANTEN  Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah melakukan takziah ke rumah duka almarhum H Tryana Sam’un, tokoh pendiri Provinsi Banten, di Puri Salakanegara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin 12 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Andra Soni yang didampingi Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Keduanya juga terlihat berbincang dengan pihak keluarga di dalam rumah duka.

Sejumlah pelayat terus berdatangan ke kediaman almarhum untuk menyampaikan doa dan belasungkawa. Warga, kerabat, hingga rekan seperjuangan tampak silih berganti hadir memberikan doa kepada sosok pejuang pembentukan Provinsi Banten tersebut.

Informasi sementara, saat ini jenazah masih sedang dalam perjalanan Tol dari Jakarta menuju Pandeglang rumah duka.

Diketahui, H Tryana Sam’un atau H Tryana Sjamun bin H Masduki dikenal sebagai pengusaha visioner yang mendedikasikan tenaga dan pemikirannya demi terwujudnya kemandirian Banten. 

Almarhum dinilai sebagai salah satu motor penggerak perjuangan pembentukan Provinsi Banten yang bekerja tanpa pamrih.

Hujan deras masih mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya saat prosesi takziah berlangsung. Meski demikian, arus pelayat yang datang ke rumah duka tidak surut.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berada di halaman rumah duka untuk menunggu keterangan dari pihak keluarga almarhum, serta tanggapan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terkait wafatnya tokoh pendiri Banten tersebut.

Share:

6 Kecamatan di Pandeglang Terdampak Banjir

 

Sejumlah warga Sumur Pandeglang berusaha menyelamatkan barang saat terjadi banjir. (Istimewa)

PANDEGLANG KONTAK BANTEN – Enam kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Senin (12/1/2026), terendam banjir dengan ketinggian 20 centi meter hingga 1 meter. Banjir itu disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur Pandeglang.

Adapun enam kecamatan yang terdampak yaitu Kecamatan Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis dan Pagelaran. Kecamatab Patia menjadi wilayah paling parah terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, di Kecamatan Patia, banjir merendam Kampung Tajur, Kampung Karangtengah, Kampung Sindangrahayu, Kampung Patia Peuntas, Kampung Ciawi, Kampung Jati Sentul, Kampung Eretan, Kampung Dungusaur, Kampung Cibeureum, Kampung Citundun, Kampung Koranji, Kampung Keramat, Kampung Citangkar, Kampung Malangnengah, Kampung Baitul Mu’minin, Kampung Tarikolot dan Kampung Bunut.

Banjir di Kecamatan Sumur merendam Kampung Ciparahu, Kampung Kertamukti, Kampung Cibayoni dan Kampung Dayeuh.

Kecamatan Labuan banjir merendam Desa Cigondang, di Kecamatan Cikeusik banjir merendam Kampung Cikaludan. Kecamatan Cigeulis banjir merendam Kampung Haer dan di Kecamtan Pagelaran banjir merendam Kampung Bohong Kondang.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, banjir yang terjadi di beberapa kecamatan diakibatkan curah hujan tinggi sehingga menyebabkan debit air sungai dan meluap ke pemukiman warga.

Kata dia, untuk saat ini ketinggian air bervariatif ketinggian mulai dari 20 centi meter sampai dengan 1 meter tergantung dari kontur tanah yang terdampak. Saat ini masyarakat masih bertahan di rumahnya masing-masing.

“Saat ini saya sedang berada di Carita ada pohon tumbang. Anggota sudah dari 3 hari yang lalu di lokasi banjir.  Alhmdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk Tim Reaksi Cepat masih melakukan asesmen di beberapa wilayah yang terdampak banjir,” kata Rian.

Sementara itu, Kabid Logistik BPBDPK Pandeglang, Lilis menambahkan, bantuan logistik untuk para korban banjir baru disalurkan ke Kecamatan Patia dan Kecamatan Sumur.

“Bantuan sudah disalurkan. Untuk sementara ini ke Kecamatan Patia dan Kecamatan Sumur, ini juga lagi di perjalanan mau ke Kecamatan Sumur,” tambahnya.

Share:

Banjir Rendam Grand Sutera hingga Magersari Kota Serang, Warga Ngungsi ke Masjid

 


KOTA SERANG  KONTAK BANTEN  Hujan deras yang mengguyur Kota Serang sejak, Minggu (11/1/2026) malam hingga Senin (12/1/2026), mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Seperti yang terjadi di Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, banjir juga menggenangi Lingkungan Magersari, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang, tepatnya di depan Rumah Tahanan (Rutan) Serang.

Berdasarkan data yang dihimpun di Perumahan Grand Sutera menunjukkan air berwarna keruh merendam jalan lingkungan dan masuk ke halaman rumah warga.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari betis hingga mendekati lutut orang dewasa. Banjir di kawasan ini dilaporkan sudah terjadi sejak sehari sebelumnya dan belum sepenuhnya surut.

Untuk menghindari risiko keselamatan, sebagian warga memilih mengungsi ke masjid terdekat sambil menunggu air surut. Aktivitas warga pun terganggu, termasuk akses keluar masuk permukiman.

Pahruroji, warga Perumahan Grand Sutera, mengatakan banjir kali ini cukup mengkhawatirkan karena datang relatif cepat.

“Air naik sejak malam dan pagi sudah makin tinggi. Kami khawatir kalau hujan turun lagi, makanya sebagian warga memilih mengungsi ke masjid,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Sementara itu, kondisi serupa juga dirasakan warga Lingkungan Magersari, Kelurahan Kota Baru, tepat di depan Rutan Serang. Jalan utama tergenang air sehingga menyulitkan pengendara dan aktivitas warga sekitar.

Romi, salah satu warga Magersari yang terdampak banjir mengaku air sudah merendam jalan dan mendekati rumah warga.

“Kalau hujan deras, daerah sini memang cepat tergenang. Air susah surut karena saluran drainasenya tidak maksimal. Dan air kali Banten juga sering meluap kalau hujan deras. Saya berharap normalisasi rutin dijalankan,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera menangani secara serius, terutama normalisasi drainase dan sungai, agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan. Hingga berita ini diturunkan, warga masih waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih melanda wilayah Kota Serang.KOTA

Share:

Setelah Ciwandan, Giliran Ratusan Jiwa dan KK di Cibeber Terdampak Banjir

 

Proses evakuasi warga Cibeber yang terdampak banjir Cilegon. (Istimewa)

KOTA CILEGON  KONTAK BANTEN  Bencana banjir kembali merendam sebagian wilayah di Kota Cilegon. Jika sebelumnya banjir besar melanda kecamatan Ciwandan pada Minggu (11/1/2026) kemarin, kini giliran Kecamatan Cibeber.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kota Cilegon kemarin siang itu membuat Lingkungan Sambirata dan Perumahan Cilegon Indah (PCI) Blok D, Kecamatan Cibeber terendam banjir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir di Lingkungan Sambirata ketinggiannya bahkan hingga sedada orang dewasa. Hal itu cukup mengkhawatirkan dan membuat panik warga setempat.

“Banjir di Sambirata, Cibeber kemarin itu karena luapan kali kemudian ada juga tanggul yang jebol dan drainase juga sempit,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Suhendi kepada BantenNews.co.id, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan data yang diterima, kata Suhendi banjir yang merendam 2 lingkungan di Kecamatan Cibeber itu menyebabkab ratusan Kepala Keluarga (KK) dan jiwa terdampak.

“Banjir di Sambirata sama PCI Blok D itu yah terdampak sekitar 293 KK dan 800 jiwa. Di Sambirata ada yang ngungsi di madrasah, masjid, musala, rumah-rumah yang aman,” ucapnya.

Selain di Cibeber, banjir juga turut merendam 2 kecamatan lainnya, yakni Jombang dan Ciwandan. Meski tak separah sebelumnya, namun genangan air itu sangat menyengsarakan masyarakat.

“Jombang itu di Kranggot karena luapan kali Nyi Kambang. Kalau Ciwandan biasa di depan Koramil itu karena drainasenya kurang berfungsi,” ujar Suhendi.

Menyadari banjir di Cilegon ini tak kunjung berkesudahan dan hampir selalu terjadi saat hujan deras mengguyur, Suhendi mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk penanganannya.

“Penanganannya sudah dipetakan oleh Dinas PUPR, tinggal pelaksanaannya saja. Mungkin ada pelebaran, pendalaman, normalisasi sungai, perbaikan dan peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT), karena setiap wilayah beda-beda,” tutupnya.

Share:

Kantor BPBD dan Damkar Kabupaten Serang ikut terendam banjir



SERANG KAB KONTAK BANTEN  Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Serang, Banten, terendam banjir hingga masuk ke dalam ruangan kerja akibat curah hujan tinggi, Senin.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum BPBD Kabupaten Serang, Wartini, di Kota Serang, mengatakan air menggenangi beberapa ruangan vital, termasuk ruang Bidang Kesiapsiagaan, Damkar, hingga mushala.

"Ketinggian air mencapai sebetis orang dewasa. Air masuk ke dalam ruangan, namun untuk peralatan kebencanaan dipastikan aman," katanya.

Menurut Wartini, banjir disebabkan oleh posisi gedung BPBD yang lebih rendah dibandingkan jalan utama, serta meluapnya air dari kali yang berada di depan kantor. Kondisi drainase yang kurang lebar diduga tidak mampu menampung debit air yang deras.

Ia mengungkapkan bahwa kejadian ini merupakan yang terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun kawasan tersebut pernah tergenang, air biasanya tidak sampai masuk ke dalam ruangan kantor.

"Sebetulnya sebelumnya sudah pernah, cuma airnya tidak sederas sekarang. Kali ini lebih parah karena sampai masuk ruangan," ujarnya.

Meskipun sempat tergenang sejak pagi, Wartini memastikan air di dalam ruangan sudah mulai surut pada siang hari.

Sebagai langkah penanganan jangka panjang, pihak BPBD Kabupaten Serang telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat untuk mengevaluasi saluran air di sekitar lokasi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan DPUPR agar dibuatkan jalan air yang lebih baik, karena drainase yang ada saat ini sepertinya kurang lebar untuk menampung curah air yang besar," pungkasnya.
Share:

Kebanjiran, pasien RSUD Kota Serang dipapah hingga digendong petugas



KOTA SERANG KONTAK BANTEN  Banjir yang menggenangi pelataran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang, Banten, pada Senin, tidak melumpuhkan pelayanan kesehatan, meskipun sejumlah pasien harus digendong hingga dipapah oleh petugas untuk masuk ke area lobi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air setinggi mata kaki orang dewasa menutup akses halaman depan, sisi kanan, dan kiri rumah sakit. Sejumlah pasien, terutama lansia dan anak-anak yang hendak berobat, terlihat harus dibantu dan digendong oleh petugas keamanan maupun tenaga medis untuk melintasi genangan air agar tidak basah sebelum mendapatkan penanganan.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, di Kota Serang, Senin, usai meninjau lokasi memastikan bahwa air hanya menggenangi bagian luar dan tidak masuk ke dalam gedung perawatan maupun ruang pelayanan medis.
"Kondisi pelataran memang tergenang, tapi alhamdulillah tidak masuk ke dalam. Jadi, pelayanan dan segala macam masih bisa dilayani, hanya akses masuknya saja yang agak basah," ujar Agis.

Ia mengatakan banjir kali ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat drainase tidak mampu menampung debit air. Sebagai solusi jangka panjang, Agis menyebutkan normalisasi Sungai Parung dan perbaikan drainase menjadi prioritas.
"Jangka panjangnya normalisasi Sungai Parung dan pengerukan. Tapi saat ini arahan Pak Wali Kota fokus pada evakuasi, logistik makanan, dan kesehatan warga terlebih dahulu," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Serang, Ahmad Humariyadi, mengakui bahwa insiden air naik hingga ke pelataran rumah sakit ini baru pertama kali terjadi. Biasanya, hujan deras hanya menimbulkan genangan kecil di jalan akses.

"Ini kejadian pertama kali air sampai naik ke sini. Biasanya hanya di sana (jalan). Diduga karena saluran air (drainase) kecil dan hujan terus-menerus," kata Ahmad.
Ia mencatat, jumlah kunjungan pasien rawat jalan hari ini sedikit menurun menjadi 77 orang dibandingkan hari biasa yang mencapai seratusan orang, akibat faktor cuaca. Namun, ia menegaskan tidak ada pasien rawat inap yang dipulangkan paksa akibat banjir.
Pihak RSUD saat ini telah melakukan upaya darurat dengan membobok dan mengeruk saluran air yang tersumbat di bagian belakang gedung untuk mempercepat surutnya air.
Share:

Dua Hari Diguyur Hujan, 1.014 KK di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir

 


TANGERANG  KONTAK BANTEN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang selama dua hari satu malam, sejak Minggu (11/1/2026) hingga Senin (12/1/2026), memicu banjir di enam kecamatan. Sedikitnya 1.014 kepala keluarga (KK) terdampak, dua pohon tumbang, dan satu unit rumah warga dilaporkan ambruk akibat cuaca ekstrem tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang langsung mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi dan penanganan banjir yang merendam permukiman warga.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan hujan deras yang turun tanpa henti sejak Minggu pagi hingga Senin siang menyebabkan 18 titik banjir tersebar di enam kecamatan, yakni Pakuhaji, Kosambi, Teluknaga, Sepatan, Pasar Kemis, dan Mauk.

“Seluruh wilayah Kabupaten Tangerang diguyur hujan deras sejak Minggu pagi sampai Senin siang. Akibatnya terdapat 18 titik banjir, dengan total sementara 1.014 KK terdampak di enam kecamatan tersebut,” ujar Taufik kepada Satelit News, Senin (12/1).

Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 140 sentimeter di sejumlah lokasi. Titik banjir tersebar antara lain di Kampung Tanjung Kait RT01/RW01 dan RT05/RW01 Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk; Kampung Cirumpak RT13/RW08 Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga; Kampung Cituis RT01/RW01 Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji; Duta Villa Bandara Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi; serta Perumahan Villa Tomang Baru RT01/RW17 Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis.

Genangan juga terjadi di Kampung Rawa Burung Desa Rawa Burung, Pergudangan Pantai Indah Dadap Kelurahan Dadap, Kampung Lontar Gang Jamblang Desa Kalibaru, Kampung Sepatan Tengah Desa Pondok Jaya, Kampung Rawa Lumpang Desa Salembaran Jati, hingga sejumlah titik di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji.

“Di Perum Villa Tomang Baru terdapat 23 rumah terendam, dengan ketinggian air mencapai 140 sentimeter. Di Kampung Babulak Astana dan Babulak Batok, Kelurahan Pakuhaji, terdapat 24 KK terdampak dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Sedangkan yang paling banyak terdampak berada di Kampung Sungai Turi, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, mencapai 990 KK, dengan ketinggian air antara 50 hingga 80 sentimeter,” jelas Taufik.

Selain banjir, cuaca ekstrem juga mengakibatkan satu unit rumah roboh di Kampung Cakung RT02/RW01, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler. Sementara dua pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kampung Merak RT02/RW03, Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, serta di Jalan Raya Kalibaru, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga.

BPBD Kabupaten Tangerang telah menurunkan petugas lengkap dengan peralatan evakuasi, seperti perahu karet, pompa air, gergaji mesin, dan tenda darurat, untuk membantu warga terdampak dan mengurangi genangan air.

“Kami sudah menerjunkan petugas beserta peralatan untuk membantu evakuasi warga dan meminimalisir dampak banjir,” katanya.

Sementara itu, Camat Kosambi, Asmawi, mengatakan banjir di wilayahnya dipicu oleh hujan deras yang terus mengguyur sejak Minggu hingga Senin sore. Hingga kini, pihak kecamatan masih fokus pada penanganan dan evakuasi warga.“Jumlah warga terdampak masih dalam pendataan. Saat ini kami fokus pada evakuasi dan pertolongan masyarakat,” tandasnya

Share:

Enam Kecamatan di Kota Serang Dikepung Banjir

 KOTA SERANG  KONTAK BANTEN  Hujan yang beberapa hari turun, dengan intensitas tinggi, menyebabkan sebagian besar wilayah di Provinsi Banten mengalami banjir.

Berdasarkan catatan, ada sekitar 17 titik banjir yang merendam ratusan rumah dan ribuan masyarakat mengungsi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banten, Asep Mulya Hidayat mengatakan, berdasarkan hasil asesmen personal BPBD Kabupaten/Kota di lapangan, setidaknya ada sekitar 343 rumah yang terendam, 970 warga yang mengungsi dari 319 KK.

Jumlah itu, berasal dari banjir yang terjadi di Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Sedangkan untuk banjir di Kabupaten Pandeglang dan Tangerang Raya masih dalam proses asesmen,” katanya, Senin (12/1/2026).

Di Kota Serang, banjir terjadi hampir merata di seluruh Kecamatan, seperti Kecamatan Curug yang terjadi di Kelurahan Cipete setinggi 106 cm dan merendam 5 pemukiman warga, sementara di Kelurahan Tinggar banjir merendam jalan dan jembatan yang membuat akses transportasi terganggu.

Kemudian di Cipocok Jaya, banjir terjadi di perumahan Citra Gading. Sebanyak 60 rumah warga terendam dan 160 jiwa terdampak. Sedangkan di Lingkungan Lebak dan Ciwaru banjir juga terjadi dengan intensitas cukup rendah. Terakhir banjir terjadi di Kompleks Grand Sutera di Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya.

Di Kecamatan Kasemen banjir melanda dua kelurahan, kelurahan Kasemen dan Warung Jaud. Di Kecamatan Taktakan banjir terjadi di Kelurahan Lialang yang menyebabkan pohon tumbang dan di Kelurahan Sepang.

Selanjutnya, di Kecamatan Serang terjadi di Perum Green Beringin Residen berupa pohon tumbang, dan terakhir di Kecamatan Walantaka di Kelurahan Pager Agung yang melanda 4 KK.

“Di Kabupaten Serang banjir terjadi di lima Kecamatan, Padarincang, CInangka, Gunung Sari, Pabuaran dan Baros,” ujarnya.

Di Padarincang banjir terjadi di Desa Citasuk yang merendam 120 rumah dengan ketinggian banjir mencapai 35 cm dan merendam sejumlah akses jalan.

Lalu di Cinangka, banjir terjadi di Desa Rancasanggal yang merendam 62 rumah. Di Kecamatan Gunung Sari banjir terjadi di Desa Ciherang. Di Kecamatan Pabuaran terjadi di Desa Kadubereum.

“Terakhir di Baros itu terjadi di Desa Baros yang merendam 31 rumah dengan ketinggain banjir mencapai 30 cm. sementara di Kota Cilegon banjir terjadi di Kecamatan Cibeber,” tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, hujan ekstrem menyebabkan sejumlah sungai tidak mampu menampung debit air yang begitu besar sehingga meluap ke pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

“Dilihat dari luasan dan lamanya genangan, Kompleks Grand Sutera menjadi wilayah paling terdampak,” ujar Diat.

BPBD Kota Serang menurunkan sekitar 25 hingga 30 personel ke lokasi banjir dengan dukungan tiga unit perahu karet serta kendaraan operasional. Petugas disiagakan untuk membantu evakuasi warga dan memantau perkembangan kondisi air.

Diat mengimbau warga yang rumahnya telah terendam air untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko keselamatan.

“Jika air sudah masuk ke rumah, sebaiknya mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi seperti masjid atau gedung pemerintahan,” tukasnya.

BPBD bersama dinas terkait, hingga kini terus memantau kondisi pengungsi serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk pangan dan layanan kesehatan, dapat terpenuhi, sembari menunggu air surut sepenuhnya.

Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia mengatakan, dalam penanganan darurat, Pemkot Serang memprioritaskan keselamatan warga dengan menyiagakan perahu karet untuk membantu evakuasi.

Selain itu, bantuan makanan siap saji dan layanan kesehatan disalurkan kepada warga terdampak melalui dinas terkait.

“Kami pastikan, warga yang terdampak mendapatkan bantuan pangan dan pelayanan kesehatan,” tegasnya.



Share:

Sunday, 11 January 2026

Innalillahi, Tokoh Pendiri Banten Tryana Sam'un Meninggal Dunia

 


PANDEGLANG, KONTAK BANTEN – Kepergian tokoh pendiri Provinsi Banten, H Tryana Sjamun, meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Salah satunya dirasakan seorang birokrat asal Pandeglang yang bertugas di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Banten, H Abdul Hadist Muntaha, yang juga merupakan tetangga almarhum.
Abdul Hadist mengatakan, H Tryana Sjamun merupakan sosok yang memiliki jasa besar dalam perjuangan pembentukan Provinsi Banten. Almarhum dikenal sebagai salah satu penggagas berdirinya Banten bersama para tokoh dan sahabat seperjuangannya.
“Beliau itu salah satu penggagas, pendiri Provinsi Banten bersama para sahabatnya, seperti Pos Purni dan tokoh-tokoh lainnya. Mereka inilah orang-orang yang jasanya nyata dalam berdirinya Banten sebagai provinsi,” kata Abdul Hadist saat ditemui di rumah duka, Senin 12 Januari 2026.
Menurutnya, semasa hidup, H Tryana Sjamun dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan rendah hati meski memiliki peran besar dalam sejarah Banten.
“Beliau itu orangnya low profile, sederhana, padahal beliau sosok yang luar biasa. Kecintaannya kepada Banten sangat besar,” ujarnya.

Karangan Bunga Gubernur Banten dan Rektor Unma Hiasi Rumah Duka Almarhum Triana Syam'un di Rumah Duka


Abdul Hadist mengaku cukup terkejut atas kabar wafatnya almarhum. Pasalnya, meski kondisi kesehatannya belakangan menurun, H Tryana Sjamun masih tetap aktif dalam berbagai kegiatan.
“Memang akhir-akhir ini kesehatan beliau kurang baik, tapi aktivitasnya masih sangat padat. Jadi kami semua cukup kaget dengan kabar ini,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kabar duka datang dari Banten. Tokoh pendiri Provinsi Banten, H. Tryana Sjamun, meninggal dunia pada usia 82 tahun.H. Tryana Sjamun mengembuskan napas terakhir pada Minggu 11 Januari 2026, pukul 17.44 WIB. Almarhum wafat di Rumah Sakit MMC, Jakarta
Share:

Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga di PCI Cilegon

 

Banjir merendam permukiman warga di Perumahan PCI Blok D, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, Minggu (11/1/2025).

KOTA CILEGON  KONTAK BANTEN Banjir akibat bencana hidrometeorologi merendam permukiman warga di Perumahan PCI Blok D, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, Minggu (11/1/2025). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, ketinggian air di titik terdalam mencapai sekitar 80 sentimeter. Banjir disebabkan tingginya debit air sungai yang diperparah dengan kiriman air dari wilayah Mancak, Kabupaten Serang, sehingga air meluap ke permukiman warga.

Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan warga terdampak.

“Begitu menerima laporan, tim BPBD langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan. Banjir dipicu hujan dengan intensitas cukup tinggi serta kiriman air dari wilayah hulu,” kata Suhendi.

Ia menjelaskan, total warga terdampak mencapai ratusan jiwa yang tersebar di beberapa RT dan RW di wilayah tersebut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

“Total terdampak sebanyak 108 kepala keluarga atau sekitar 430 jiwa. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan warga masih bertahan di rumah masing-masing,” ujarnya.

Adapun wilayah terdampak meliputi RT 06 RW 04 sebanyak 66 KK atau 264 jiwa, RT 06 RW 05 sebanyak 5 KK atau 19 jiwa, RT 03 RW 05 sebanyak 17 KK atau 67 jiwa, RT 01 RW 04 sebanyak 15 KK atau 60 jiwa, serta RT 07 RW 04 sebanyak 5 KK atau 20 jiwa.

Suhendi menambahkan, kebutuhan mendesak saat kejadian adalah alat penyedot air untuk mempercepat surutnya genangan di kawasan permukiman warga.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat penyedot air. Kami juga terus berkoordinasi dengan unsur masyarakat untuk penanganan lanjutan,” jelasnya.Berdasarkan laporan terkini, pada pukul 21.00 WIB air dilaporkan mulai surut dan kondisi lingkungan berangsur normal. BPBD Kota Cilegon bersama masyarakat tetap siaga dan mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

Share:

Endang Kurnia Resmi Pimpin DPD GMNI Banten



 TANGERANG  KONTAK BANTEN  Konferensi Daerah (Konferda) VI Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banten resmi menetapkan Endang Kurnia sebagai Ketua DPD GMNI Banten periode 2026–2028. Penetapan tersebut menjadi penanda babak baru kepemimpinan GMNI di Tanah Banten.

Konferda VI GMNI Banten digelar di Pandeglang pada 10–11 Januari 2026, dengan mengusung tema “Revitalisasi Gerakan Mewujudkan GMNI Banten yang Solid, Sistematis, dan Berdikari dalam Gerakan.” Forum ini dihadiri oleh perwakilan DPC GMNI se-Banten dan menjadi ruang konsolidasi ideologis sekaligus organisatoris bagi kader GMNI.

Dalam pernyataan resminya, Endang Kurnia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan ideologi dan kemandirian gerakan. Menurutnya, revitalisasi gerakan bukan sekadar jargon, melainkan kerja nyata yang harus diwujudkan dalam praktik organisasi sehari-hari.

“Revitalisasi gerakan bukan jargon. GMNI Banten harus solid secara internal, sistematis dalam kerja-kerja organisasi, dan berdikari dalam menentukan sikap serta arah perjuangan. GMNI harus kembali tegak sebagai organisasi ideologis yang berpihak pada rakyat,” tegas Endang.

Lebih lanjut, Endang menegaskan sikap tegas organisasi dalam menolak segala bentuk intervensi dari pihak mana pun yang berupaya memanfaatkan GMNI untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“DPD GMNI Banten berdiri independen. Kami menolak intervensi, tekanan, dan kepentingan pragmatis yang mencederai marwah organisasi. GMNI bukan alat kekuasaan atau kepentingan personal, melainkan organisasi perjuangan mahasiswa,” ujarnya.

Endang juga menyatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, GMNI Banten akan bergerak dalam satu garis komando di bawah naungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI yang dipimpin oleh Ketua Umum Sujahri Somar.

“Terpilihnya saya adalah amanah untuk memperkuat marwah organisasi di Tanah Banten. Kami menegaskan bahwa DPD GMNI Banten hanya mengenal satu garis instruksi, yakni satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sujahri Somar,” kata Endang.

Dengan ditetapkannya kepemimpinan baru hasil Konferda VI ini, DPD GMNI Banten diharapkan mampu mewujudkan gerakan yang lebih solid, sistematis, dan berdikari, serta konsisten menjaga GMNI sebagai kekuatan moral dan intelektual mahasiswa dalam mengawal kepentingan rakyat Banten
Share:

Wali Kota Bandung Imbau Bobotoh Tetap Tertib: Persib Menang di Laga Panas vs Persija,

 

Beckham Putra Nugraha merayakan gol cepatnya yang memastikan kemenangan Persib atas Persija dan mengantar Maung Bandung menjadi juara paruh musim Super League 2025/26. ((M.Rikiansyah/bandunghariini.com))

BANDUNG KONTAK BANTEN  - Persib Bandung berhasil meraih kemenangan penting dalam laga penuh rivalitas melawan Persija Jakarta dengan skor 1-0 pada lanjutan kompetisi Super League 2025–2026 yang digelar di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026.

Gol cepat Beckham Putra pada menit ke-4 memastikan Maung Bandung mengunci tiga poin sekaligus mengantarkan Persib ke puncak klasemen sementara dan menahbiskan diri sebagai juara paruh musim.

Menanggapi hasil tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh bobotoh untuk merayakan kemenangan dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan agar euforia kemenangan tidak diiringi dengan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Silakan rayakan kemenangan Persib dengan penuh kegembiraan, tetapi tetap jaga ketertiban,” ujar Farhan.

Euforia kemenangan Persib pun terasa di berbagai sudut Kota Bandung. sebanyak 30 kecamatan dan 151 kelurahan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) yang berlangsung meriah namun kondusif, sebagai bentuk dukungan kepada tim kebanggaan Kota Bandung tersebut.

Meski demikian, Farhan kembali mengimbau, agar tidak ada konvoi atau pawai kendaraan di jalanan, baik saat maupun setelah Persib meraih kemenangan.

Menurutnya, perayaan yang berlebihan di ruang publik berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Prestasi Persib adalah kebanggaan kita semua. Mari kita jaga Kota Bandung tetap aman dan nyaman sebagai rumah bagi seluruh warganya,” harapnya.***

Share:

Kembali Dilanda Banjir, Kades Idaman Pandeglang Minta Penanganan Jangka Panjang



  PANDEGLANG KONTAK BANTEN – Banjir yang kerap melanda Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, terus berulang dan kini merupakan banjir yang kelima kalinya terjadi terhitung sejak akhir Desember 2025 lalu.

Diketahui, banjir yang terjadi diakibatkan meluapnya aliran Sungai Cilemer dan Cimoyan, serta beberapa anak sungai, dipicu intensitas hujan yang tinggi sejak beberapa hari.

Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Ilman menyatakan, dibutuhkan penanganan jangka panjang sesegera mungkin. Karena, jika dibiarkan terus menerus seperti ini, maka banjir yang merendam ratusan permukiman warga akan terus terjadi.

“Kami berharap, segera lakukan penanganan jangka panjang, seperti pembangunan sodetan disepanjang Sungai Cilemer, lakukan normalisasi sungai, serta penanganan lainnya,” kata Ilman, Minggu (11/1/2026).

Menurutnya, banjir yang kelima kalinya ini sudah terjadi sejak Sabtu (10/1/2026), dengan ketinggian air antara 60 cm – 70 cm. Aktivitas warga, secara otomatis terganggu.

Ditambahkannya, warga masih bertahan di rumahnya masing-masing, sambil mengamankan barang – barang berharga, serta berharap banjir segera surut.

“Kami tegaskan kembali, sebelumnya juga banjir melanda wilayah kami, sekitar 2 Minggu lalu. Dapat dibayangkan jika intensitas hujan terjadi setiap minggu, maka dipastikan setiap minggu juga kami dan ratusan warga di sini kebanjiran,” pungkasnya.

Ditegaskannya, Kecamatan Patia itu memang dikelilingi Sungai, seperti Sungai Cilemer, Ciliman, Cimoyan, bahkan ada lebih dari empat anak sungai yang alirannya melintas Desa Idaman.

Sementara, relawan kemanusiaan Desa Idaman, Kecamatan Patia, Endang mengaku, sejak Sabtu (10/1/2026) pagi air mulai naik dan menggenang permukiman warga.

Alhasil, warga tak dapat beraktivitas seperti biasanya. Bahkan, untuk memasak kebutuhan sehari-harinya saja kesulitan.

Dikatakannya, akhir Desember 2025 jelang libur Nataru saja, wilayah Desa Idaman, Kecamatan Patia, sudah 2 kali dilanda banjir. Kemudian, awal Januari 2026 pasca perayaan tahun baru.Ditambah, sekarang banjir lagi. Ini betul-betul butuh perhatian khusus dari pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat,” tukasnya.

Yang paling dikhawatirkan tambah anggota Boedak Suang Rescue (BSR) ini, hujan tak henti dalam beberapa hari, lantas ketinggian air akan terus naik.

“Saat ini, warga tetap diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati. Karena cuaca masih mendung dan hujan grimis masih mengguyur wilayah setempat,” pungkasnya.

Bukan hanya rumah warga, tambah Endang, akses jalan desa dan kecamatan juga ratusan hektar lahan persawahan, juga turut terendam.
Share:

Banjir Meluas di Jakarta Akibat Hujan Deras



JAKARTA KONTAK BANTEN  Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak dini hari menyebabkan genangan dan banjir meluas di sejumlah titik Ibu Kota, Senin, 12 Januari 2026.  Hingga pukul 09.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan masih bertahan di permukiman warga maupun ruas-ruas jalan, sehingga aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari terganggu.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi salah satu kawasan yang paling terdampak. Di Kelurahan Duren Tiga, satu RT terendam genangan setinggi sekitar 40 sentimeter akibat tingginya curah hujan yang turun secara merata sejak pagi. 

Sementara itu, kondisi banjir lebih serius terjadi di Kelurahan Pasar Minggu. Tiga RT di wilayah ini terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 40 hingga 95 sentimeter. 

Selain dipicu hujan dengan intensitas tinggi, luapan Kali Krukut turut memperparah kondisi, menyebabkan air meluber ke permukiman warga dan menggenangi akses jalan lingkungan. Hingga laporan terakhir, genangan di Jakarta Selatan masih dalam proses penanganan dan belum sepenuhnya surut.

Di Jakarta Utara, dampak hujan deras juga dirasakan warga Kelurahan Tanjung Priok. Dua RT di kawasan tersebut tergenang air setinggi sekitar 20 sentimeter akibat curah hujan tinggi yang tidak mampu tertampung oleh sistem drainase. 

Meski ketinggian air relatif lebih rendah dibandingkan wilayah selatan, genangan tetap mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di sekitar permukiman.

Selain kawasan permukiman, genangan turut melumpuhkan sejumlah ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat. 

BPBD DKI Jakarta mencatat sedikitnya empat ruas jalan tergenang, yakni Jalan Anggrek di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jalan Walang Baru VII A di Kelurahan Tugu Utara, Jalan Rorotan 10 di Kelurahan Rorotan tepatnya di depan Masjid Tanwirul Ikhsan, serta Jalan Taman Stasiun di Kelurahan Tanjung Priok. 

Genangan di jalan-jalan tersebut menyebabkan perlambatan arus kendaraan dan meningkatkan risiko kemacetan pada jam berangkat kerja.

Untuk menangani kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke seluruh titik terdampak guna melakukan pemantauan dan penanganan lapangan. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik. 

Upaya penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan aparat kelurahan dan kecamatan setempat, termasuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

BPBD DKI Jakarta menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring dengan berjalannya proses penanganan dan normalisasi saluran air. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di wilayah rawan banjir, serta membatasi aktivitas di area tergenang demi keselamatan. Dalam situasi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi 24 jam untuk mendapatkan bantuan.
Share:

Salimah Kota Tangerang Selatan Periode 2025–2030 Resmi Digelar Simak susunan !



Tangerang Selatan  KONTAK BANTEN Pengurus Daerah (PD) Salimah Kota Tangerang Selatan periode kepengurusan 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu, 10 Januari 2026. Acara pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat pengabdian.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PD Salimah Kota Tangerang Selatan, Dr. Apt. Nurmeilis, M.Si, sebagai peneguhan amanah bagi jajaran pengurus baru untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

 Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) Salimah Provinsi Banten, **dr. Rita Rachmayanti, Sp.PK., MARS**, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PD Salimah Kota Tangerang Selatan. Ia berharap para pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat dakwah serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Apt. Nurmeilis, M.Si. menegaskan komitmen PD Salimah Kota Tangerang Selatan untuk terus berkontribusi aktif dalam pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat melalui program-program yang bermanfaat, berkelanjutan, dan selaras dengan visi misi Salimah.

 Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan peran Salimah dalam membangun masyarakat Kota Tangerang Selatan yang berdaya, sehat, dan berakhlak mulia.

 Dengan kepengurusan baru periode 2025–2030, PD Salimah Kota Tangerang Selatan diharapkan mampu menghadirkan inovasi program dan memperluas kemanfaatan organisasi bagi umat dan bangsa.

Share:

Pemain Persija Jakarta ke Stadion GBLA Bandung naik rantis

 

Kedatangan kendaraan taktis (rantis) saat membawa para pemain Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2025).

KOTA BANDUNG KONTAK BANTEN - Polda Jawa Barat menggunakan kendaraan taktis (rantis) saat mengawal kedatangan tim Persija Jakarta menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, jelang laga melawan Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pengawalan menggunakan rantis dilakukan sesuai ketentuan guna memastikan keamanan dan keselamatan tim tamu hingga tiba di stadion tepat waktu.

“Iya, sesuai dengan ketentuan. Kita pastikan mereka hadir di sini tepat waktu dan selamat,” kata Rudi Setiawan di Bandung Minggu.

Ia menjelaskan, pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi dibanding laga biasa karena adanya rivalitas kedua tim.

“Saya menganalisa pertandingan ini bukan pertandingan biasa. Karena ada rivalitas antara Persib dan Persija sehingga penilaian kami berpotensi adanya beberapa gangguan,” ujarnya.

Atas pertimbangan tersebut, Kapolda Jabar mengambil alih langsung pengendalian pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.Oleh sebab itu saya sebagai Kapolda yang mengambil alih agar pengamanan lebih baik. Yang diamankan bukan hanya Stadion GBLA, tetapi juga seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.

Rudi memastikan tim Persija Jakarta telah berada di Kota Bandung sebagai tamu dan berada dalam pengamanan aparat kepolisian.

“Persija sudah berada di sini. Mereka sebagai tamu di Bandung,” ujarnya.

Share:

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

Pimpinan Anggota Beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Serang

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

HARI ANTI KORUPSI MEMBUAT MASYARAKAT MISKIN

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

Selamat Hari Pahlawan Biro Umum Provinsi Banten

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

SELAMAT HARI JADI KOTA TANGSEL

SELAMAT HARI JADI KOTA  TANGSEL

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

DPRD KAB TANGERANG HUT TANGERANG

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

SELAMAT ULANG TAHUN KAB TANGERANG

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

BERGERAK DAN BERGERAK

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support