< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Djarot Mengaku Tidak Mau Memberikan Angin Surga

Selasa, 17 Januari 2017 | Selasa, Januari 17, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-17T06:30:15Z
JAKARTA– Blusukan ke RW 12, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, ada warga berharap bantuan. Namun, karena dianggap tak bisa membantunya, Djarot mengaku tak bisa memberi angin segar baginya.Hal inilah yang dilakukan Djarot saat Diah mengadu kepadanya. Wanita ini menuturkan suaminya yang mantan atlet sepak bola tak mendapat kesejahteraan saat menjadi guru honorer di DKI Jakarta. “Selama menjadi guru honorer, suami saya hanya menerima gaji Rp250 ribu, tolong perhatikan nasib kami,” katanya, Senin (16/1).Menurut Diah, di tengah kota Jakarta ini, uang yang didapat itu pastinya tak mencukupi. Wanita ini juga mengaku sudah bersurat memohon agar bisa dibantu agar gaji yang didapatkan sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). “Kami sebagai mantan atlet hanya ingin bisa diangkat sebagai PNS saja,” tambah Diah.
SAYA TAK MEMBERI ANGIN SURGA
Menanggapi hal tersebut, Djarot pun langsung menjawab keluhan dari Diah dan menurutnya ia sudah menerima surat darinya. Tapi agar jadi PNS itu ada syarat tertentu dari Kemenpan (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara). “Dari surat yang saya pelajari itu, suami ibu terbentur oleh syarat tersebut,” ungkap Djarot.Mantan Walikota Blitar ini mengungkapkan, saat ini pilihan terbaik bagi suami Diah ialah dengan mengangkatnya sebagai tenaga kerja kontrak atau honorer dengan gaji UMP. Namun, jangan hanya karena Pilkada itu saya tak mau memberikan janji-janji. “Saya nggak mau baik-baikin dan tidak terus terang. Jadi suami ibu hanya bisa jadi tenaga honorer dengan gaji UMP,” ungkapnya.Sementara itu, Djarot pun tidak menutup kemungkinan jika suami dari Diah bisa saja menjadi PNS di DKI Jakarta. “Suami ibu tetap jadi pegawai kontrak dengan gaji UMP tapi bisa saja jadi PNS asal ada keputusan dari Kemenpan,” tutup Djarot. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update