< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pemkab Tangerang Kejar PAD Rp 1 Miliar

Minggu, 15 Januari 2017 | Minggu, Januari 15, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-15T10:54:26Z
TANGERANG, (KB).-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, sedang berupaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1 triliun. Karena itu, para pejabat di daerah ini giat menggali potensi pendapatan untuk mengejar target tersebut.Hal itu dikatakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Jumat (13/1/2017). Ia optimistis target PAD 2017, sebesar Rp 1 triliun dapat tercapai."Itu karena belakangan ini banyak investor yang menanamkan usaha di Kecamatan Cikupa, Balaraja dan Kosambi," kata Zaki, Jumat (13/1/2017).Ia mengatakan, untuk mencapai target tersebut diharapkan aparat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat bekerja lebih giat untuk menggali potensi PAD. Pemkab Tangerang, kata zaki, saat ini memfokuskan untuk menggarap sektor parkir, pajak hiburan, dan rumah makan.Selama ini Dispenda menggarap pajak pada sektor tersebut belum maksimal sehingga banyak yang belum ditagih. Sedangkan APBD Kabupaten Tangerang tahun 2017 sebesar Rp 4,5 triliun, maka untuk mempercepat pembangunan infrastruktur membutuhkan dana sekitar Rp 1 triliun.Petugas diharapkan melakukan terobosan berupa jemput bola kepada wajib pajak minimal mereka diingatkan untuk segera membayar.Upaya lain untuk meningkatkan PAD dengan cara agar wajib pajak dapat membayar secara daring.Bahkan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Bank Jabar Banten (BJB). Ini bertujuan demi memudahkan wajib pajak dalam pembayaran. Kepala Dispenda Kabupaten Tangerang, Rudi Maesal Rasyid mengatakan, pembayaran pajak secara daring memudahkan mereka termasuk menyangkut jarak dan waktu."Wajib pajak untuk membayar selama ini harus mendatangi kantor Dispenda setempat di Kecamatan Tigaraksa hanya mengambil formulir," ujarnya. Setelah itu, pengusaha mengembalikan formulir yang sudah diisi tersebut sehingga waktu dan tenaga menjadi terkuras. Hal tersebut dianggap kurang efektif dan efisien karena menyebabkan para wajib pajak kebanyakan merasa keberatan.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update