< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Polisi Turun Tangan Tambal Jalan Rusak

Sabtu, 21 Januari 2017 | Sabtu, Januari 21, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-21T05:26:03Z
ilutrasi
CILEGON, (KB).-Sejumlah polisi anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Cilegon, turun tangan memperbaiki jalan yang rusak. Mereka menambal sejumlah lubang pada badan jalan protokol dengan cara melakukan pengurukan. Gerakan yang dilakukan polisi lalu lintas itu pun membuat sejumlah titik jalan protokol yang berlubang menjadi rata dan rapi.  Sebelumnya diketahui, kondisi jalan protokol di Kota Cilegon banyak mengalami kerusakan, sehingga membahayakan pengendara dan membuat arus lalu lintas sering macet. Pantauan Kabar Banten, jalan protokol Kota Cilegon yang dilakukan pengurukan oleh polisi tersebut di antaranya di wilayah Merak, Grogol, dan Cilegon Kota. Kepala Satlantas Polres Cilegon AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi. Pihaknya yang meminta perbaikan jalan. Karena tidak ada respons, pihaknya harus turun tangan."Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Cilegon, tapi menyerahkan ke Provinsi Banten. Ketika kami koordinasi dengan Provinsi Banten, kemudian menyerahkan ke Kementerian PU. Kami tanyakan tempatnya dimana, mereka mengaku tidak tahu," ujarnya di sela-sela kegiatan pengurukan. Ia mengaku prihatin dengan kondisi jalan protokol Kota Cilegon yang cukup rawan kecelakaan, karena banyak titik kerusakan. Bahkan, berdasarkan pantauannya sudah terdapat tiga kecelakaan di Cilegon, yang disebabkan karena kondisi jalan rusak."Selama saya menjabat Kasat Lantas Cilegon, sudah tiga kecelakaan pengendara roda dua akibat jalan rusak. Ketiganya meninggal dunia. Ketiga kecelakaan itu di antaranya di Jalan Merak, Jalan Krenceng, dan Jalan Bojonegara," katanya. Karena itu, ia berharap agar pihak terkait yang memiliki kewenangan memperbaiki jalan tersebut untuk segera melakukan perbaikan. Sehingga tidak ada lagi pengguna jalan yang menjadi korban. "Harus menunggu berapa korban kecelakaan lagi, baru jalan diperbaiki kasian masyarakat," ucapnya.Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon Nana Sulaksani kesulitan dalam memperbaiki kondisi jalan protokol di Kota Cilegon. Hal itu menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Satker (Satuan kerja). "Jalan nasional itu kan kewenangannya pusat. Jika kewenangan Pemkot mungkin sudah diperbaiki. Itu kewenangannya ada di pemerintah pusat. Kami tidak bisa. Kami sudah sering koordinasi, ke Satker, ke Pemprov tapi tidak ada tanggapan," ujarnya. Bahkan dia mengaku sampai bosan koordinasi dan mengajukan permohonan perbaikan jalan tersebut. "Saya juga kemarin malam kejeblos lubang, sampai velg penyok," ucap Nana.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update