< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Untuk Sementara Waktu, Irna Izinkan PKL Berjualan Lagi

Selasa, 17 Januari 2017 | Selasa, Januari 17, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-17T12:02:46Z
Bupati Pandeglang, Irna Narulita
PANDEGLANG, (KB).-Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengizinkan pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan kembali di Alun-alun Pandeglang. Mereka yang sebelumnya ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), diperbolehkan beroperasi untuk sementara waktu hingga tempat relokasi selesai dibangun. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Cipta Karya Pandeglang, Indah Dinarsiani mengatakan, ke depan alun-alun akan dijadikan sebagai hutan taman kota. Sebab, kata Indah, salah satu poin dalam penilaian adipura adalah alun-alun kota. "Pada bulan Maret sampai April, akan dilakukan penilaian Adipura. Untuk itu, kami berharap agar bisa mendapatkan dukungan dari semua masyarakat," kata Indah, yang ditemui di gedung setda, Senin (16/1/2017).Namun sebelum melakukan relokasi, kata dia, sesuai arahan dari bupati untuk secepatnya mencari tempat alternatif yang sudah disediakan pemkab untuk para pedagang. Sehingga, untuk sementara mengizinkan para pedagang berjualan di Alun-alun Pandeglang. "Bupati mengizinkan mereka (pedagang) berjualan di alun-alun, dengan syarat menjaga kebersihan dan tidak merusak. Sebelumnya, kami merekolasi mereka di lahan perhutani sampai selesai dibangun," katanya. Dia mengatakan, pembangunan tempat relokasi PKL di Gedung Juang ditarget selesai April 2017. Sehingga, setelah selesai semua pedagang bisa direlokasi ke tempat tersebut. "Mudah-mudahan tempat relokasi bisa selesai tepat waktu," tuturnya.Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Taman Wisata Kuliner Alun-alun Pandeglang, Soleh mengatakan, sebanyak 46 pedagang yang terhimpun dalam paguyubannya tidak menolak relokasi. Namun dengan catatan, disediakan dulu tempatnya."Sebenarnya kami tidak menolak untuk direlokasi, tetapi kan dulu pemkab pernah berjanji sebelum ada tempatnya tidak akan dipindahkan dulu," katanya. Menurut Soleh, para pedagang yang tergabung dalam paguyuban telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemkab Pandeglang selama berjualan di Alun-alun Pandeglang. "Kami bukan menolak direlokasi, tetapi sediakan dulu tempat relokasinya. Selama ini kami menyumbang PAD cukup besar. Pada 2105 senilai Rp 100 juta, dan tahun 2016 juga Rp 100 juta. Tapi kami seperti diusir, karena tempat relokasi belum disediakan," ucapnya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update