< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Atap Kelas SMAN 6 Kota Serang Ambruk, Lima Siswa Terluka

Sabtu, 11 Februari 2017 | Sabtu, Februari 11, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-11T10:19:55Z
SERANG, (KB).-Atap satu ruang kelas SMA Negeri 6 Kota Serang, di Kampung Kaong, Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (10/2/2017), ambruk. Akibat kejadian itu, sejumlah siswa mengalami luka-luka. Belum diketahui pasti penyebab ambruknya atap tersebut, namun diduga karena rangka baja ringan tidak kuat menopang genteng tanah liat. Pantauan Kabar Banten, bagian atap ruang kelas yang digunakan siswa kelas X IPA I itu terbuat dari rangka baja ringan yang seluruhnya ambruk menimpa mebeuler yang ada di dalam ruang kelas. Rangka baja ringan dan pecahan genteng yang terbuat dari tanah berserakan di atas mebeuler yang biasa digunakan siswa untuk belajar. Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Syahrul serta Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten, Tb. Entus S meninjau lokasi kejadian sekitar pukul 14.00. Pihak kepolisian kemudian memasang garis polisi di ruang kelas tersebut.Guru kelas XII SMA Negeri 6 Kota Serang Mamat Rahmat menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.06, tepat saat jam istirahat. Menurutnya, saat kejadian para siswa sedang beristirahat di luar kelas. "Bel istirahat kan jam 10, kejadian 10.06, jadi anak sudah pada istirahat. Saya juga pas simpan buku di kantor kedengaran bunyi bruk, ternyata lihat itu (ambruk). Siswa yang luka itu karena jatuh, dia lari dari depan ruangan, sudah dibawa ke puskesmas dan enggak apa-apa. Ada lima orang," ujarnya. Menurut Mamat, ruang kelas yang ambruk dibangun pada 2013 dan kondisi bangunannya terlihat baik. "Belum pernah rehab, itu hanya dicat saja, karena kondisinya tidak terlihat rusak. Kalau rusak enggak akan dipakai. Satu kelas itu ada sekitar 38 murid," katanya.Kepala SMAN 6 Kota Serang Edi Sutedi mengatakan, dirinya mendapatkan informasi tersebut sekitar pukul 10.15. "Alhamdulillah tidak ada korban.  Siswa sedang istirahat. Di situ ada lima orang. Tapi karena sudah dengar gemuruh, mereka cepat lari. Mereka terluka karena jatuh," ucapnya. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Disdikbud provinsi untuk penanganan kejadian tersebut. "Informasi sudah disampaikan ke provinsi, kepala KCD juga langsung mantau ke lokasi. Kami juga sudah menginformasikan ke pihak kepolisian," tuturnya. Ia mengatakan, siswa yang kelasnya ambruk sementara akan belajar di laboratorium IPA. "Kalau ruang kelas enggak ada lagi yang kosong. Total kelas di sini ada 27," ujar Edi.Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Syahrul akan menyelidiki kejadian tersebut dengan memanggil pihak-pihak terkait. "Nanti tunggu penyidikan, kami panggil yang bersangkutan.  Saya lihat ini (atap) enggak ada siku-sikunya. Tapi informasi yang lainnya nanti setelah hasil penyelidikan. Satu minggu selesai.  Kami minta keterangan komite dan sekolah," ujarnya. Sementara, Kepala Cabang Dinas Kota Serang Dinas Pendidikan Provinsi Banten Tb. Entus S berjanji akan secepatnya menindaklanjuti ambruknya atap kelas tersebut. "Secepatnya ini harus ditindaklanjuti, anggaran dari mana pun karena kejadian di depan mata. Saya merasa tanggung jawab, jadi saya langsung lihat ke lokasi, terutama khawatir ada siswa yang luka. Kalau bangunan bisa ditangani," tuturnya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update