< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pandeglang dan Lebak Darurat Banjir, Pemprov Banten Kerahkan Bantuan

Sabtu, 11 Februari 2017 | Sabtu, Februari 11, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-11T10:22:36Z
SERANG, (KB).-Kabupaten Lebak dan Pandeglang ditetapkan darurat banjir. Dengan intensitas hujan yang masih tinggi, warga juga diimbau untuk tetap waspada. "Banjir yang terjadi di Pandeglang sebagian kiriman dari wilayah Lebak. Dengan kondisi banjir seperti ini, wilayah selatan Banten ditetapkan darurat bencana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, saat ditemui seusai melakukan Salat Jumat di Masjid Agung Ar-Rahman Pandeglang, Jumat (10/2/2017). Menurut dia, daerah yang terkena banjir merupakan langganan banjir yang hampir terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, dia berharap BPBD selalu siaga dan berkoordinasi dengan desa dan kecamatan agar evakuasi bisa secepatnya dilakukan. Sementara itu, pihak Pemprov Banten menyerahkan bantuan dan mendatangi korban banjir di beberapa wilayah Kabupaten Lebak, Jumat (10/2/2017). Rombongan pemprov dipimpin Sekda Banten, Ranta Soeharta,  dan Asda II, Ino R Raswita, dan tim dari Dinas Sosial Provinsi Banten.Berdasarkan pantauan, rombongan langsung mendatangi wilayah banjir terparah di Kampung Kadu Jangkung,  Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar.  Dengan melewati jembatan gantung di atas luapan air Sungai Cisimeut, rombongan ditampakkan dengan kondisi yang memprihatinkan. "Bantuan yang sangat mendesak saat ini adalah makanan cepat saji. Namun, kami juga mengerahkan berbagai bantuan lainnya. Di Kabupaten Pandeglang, kami sudah memberikan bantuan perahu karet," kata Ranta Soeharta. Dia juga menginstruksikan BPBD Banten bersama kabupaten/kota yang terkena banjir melakukan kaji cepat, evakuasi, dan memberikan bantuan makanan. Selain itu, kata dia, Pemprov Banten juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait penanganan pascabanjir. "Kami sudah mendengar dari para warga korban banjir. Kami juga melihat langsung, masih banyak rumah yang diterjang lumpur. Bahkan, sebagian rumah warga nyaris roboh akibat tergerus air. Begitu juga jembatan gantung yang butuh perhatian serius. Ini butuh upaya dari semua pihak, dan kami akan berkoordinasi dengan stakeholder," ujarnya.Seorang warga, H. Kasri mengatakan, banjir yang berasal dari luapan Sungai Cisimeut itu mulai memasuki rumah warga, Kamis (9/2/2017) sekitar pukul 08.00 dan baru reda sore hari "Ini kami baru beres bersih-bersih rumah. Bahkan, sebagian rumah ada yang hancur dindingnya karena tergerus air," ucapnya. Meski berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah, namun dia berharap jembatan gantung yang menjadi akses utama warga segera dibangun kembali. "Kasian anak-anak sekolah. Lagian jembatan itu gak bisa dilalui kendaraan. Kami berharap bisa dibangun yang bagus," tuturnya.
Darurat banjir
Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama rombongan menyisir warga di sejumlah lokasi banjir seperti Munjul dan daerah lainnya. Selain memberikan ketenangan bagi warga korban banjir, kedatangan bupati juga menyalurkan bantuan korban banjir. Irna berharap masyarakat tetap bersabar, karena pemerintah terus berupaya melakukan penanggulangan banjir. Pihak BPBD telah diinstruksikan untuk siaga menangani bencana banjir. "Bencana banjir harus kita tangani, tidak sekadar mengalirkan bantuan dan penanganan penyakit pascabanjir. Tetapi pemerintah akan mendata kerusakan infrastruktur yang terkena dampak banjir," katanya.Sementara itu, Pemkab Lebak menetapkan status darurat bencana mulai 9 hingga 22 Februari 2017. Sebagai bentuk penanggulangan dan pencegahan atas dampak bencana tersebut, pemerintah terus mendistribusikan bantuan logistik dan melakukan penanganan atas fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam. Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak,  Ade Sumardi beserta Sekda Lebak, Dede Jalaeni dan sejumlah unsur Muspida dan Muspika setempat meninjau, sekaligus menyalurkan bantuan kepada korban terdampak banjir di Kecamatan Lewiudamar dan Wanasalam, Jumat (10/2/2017). Pada kesempatan itu, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, wilayah yang terdampak bencana banjir terus bertambah, yaitu tersebar di 17 kecamatan dengan jumlah rumah yang terendam sebanyak 1.908. Oleh karena itu, terhitung sejak 9 hingga 22 Februari 2017 wilayah Lebak dinyatakan status darurat bencana, terlebih intensitas curah hujan belakangan masih terus terjadi sehingga dikhawatirkan terjadi banjir susulan."Saya menginstruksikan kepada seluruh aparatur, mulai ditingkat desa, kecamatan sampai tingkat atas untuk bersama masalah korban banjir maupun longsor. Kita bersama TNI maupun Polri bahu membahu melakukan langkah penanggulangan dan antisipasi mengenai sesuatu hal yang tak diinginkan," katanya. Menurut dia, dari laporan terkini yang diterima, bencana banjir juga telah menelan satu orang korban jiwa di Desa Cidikit, Bayah yang hanyut terseret air bah. Pihaknya pun saat ini terus menggalang koordinasi dengan aparatur di tingkat bawah untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai jumlah korban bencana yang terdampak maupun yang sampai menelan korban jiwa. "Harus bergerak cepat, jangan lambat, apalagi menunggu dulu masalah administrasi. Ini masalah kemanusiaan, sehingga kita harus sigap, cepat dan cermat," ujarnya. Pihaknya berharap masyarakat untuk tetap waspada, utamanya warga yang terkena dampak bencana agar tetap menjaga kesehatan.  Dengan segala upaya, pihaknya berjanji akan melakukan yang terbaik untuk menangani korban banjir. "Kita berdoa agar musibah yang kita alami ini bisa segera berakhir dan apa yang terjadi bisa dijadikan hikmah," ucapnya.Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Serang memperkirakan hujan disertasi petir akan terjadi sejumlah wilayah di Provinsi Banten hingga dua hari ke depan. Dilansir dari website resmi BMKG Serang, diperkirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang akan terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, wilayah Kota Cilegon dan Kabupaten Serang bagian utara, Sabtu (11/2/2017). Sementara,  hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan akan terjadi di Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Ahad (12/2/2017).
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update