< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kota Serang Terancam Krisis Guru

Jumat, 10 Februari 2017 | Jumat, Februari 10, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-10T10:47:01Z
SERANG, (KB).-Kota Serang terancam mengalami krisis guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), karena setiap tahun puluhan guru purna tugas atau pensiun, sehingga jumlah guru terus berkurang. Pada 2018, bahkan diprediksi terjadi pensiun guru besar-besaran terutama guru yang diangkat saat SD masih dikenal sebagai inpres. "Sekarang sudah kekurangan, pada 2017 pegawai Pemkot Serang yang pensiun juga didominasi guru. Sementara, pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium pengangkatan ASN, sehingga pengangkatan guru minim," kata Kepala Bidang Administrasi Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Ujang Supriadi saat ditemui Kabar Banten di Kantor BKPSDM, Kamis (9/2/2017).Ia menuturkan, ada 123 pegawai pemkot yang pensiun pada 2017. Pengajuan SK pensiun dilakukan enam bulan sebelum terhitung mulai tanggal (TMT), karena harus diproses mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), kemudian diverifikasi di BKPSDM dan di usulkan ke Regional III BKN Bandung dan Pusat. TMT pensiun pegawai tersebut bervariasi, ada yang April, Juni, dan Juli. "Pegawai yang pensiun tahun ini didominasi guru SD atau sekitar 60 persen, guru SMP sekitar 20 persen, sisanya struktural termasuk ada eselon III dan tenaga kesehatan. 2016 kemarin pegawai yang pensiun 105 orang," ujarnya. Ia mengungkapkan, sejak 2015-2016 tidak ada pengangkatan guru ASN dari pelamar umum. Pada 2013 ada formasi dari pelamar umum sekitar 35 orang khusus untuk guru baik SD, SMP, SMA, itu bersamaan dengan K2 (honorer kategori 2) yang kemudian diangkat pada 2014 sebanyak 140 orang. Setiap tahun, pihaknya menyusun data pegawai untuk mengetahui mana saja formasi yang kekurangan personel. Saat ini, guru dan tenaga kesehatan yang paling dibutuhkan."Setiap tahun kami menyusun bezetting formasi dan mengusulkannya, tapi hasilnya belum juga ada formasi yang diberikan pusat. Tahun ini, kami ajukan formasi ke pusat direncanakan sekitar 2. 000 baik untuk guru SD, SMP, tenaga kesehatan, dan tenaga struktural, jumlah itu bisa nambah, karena kami masih penyusunan bezetting," ucapnya. Sekretaris DKPSDM, Farach Richi juga mengatakan, guru yang pensiun tahun depan paling banyak, terutama guru yang pengangkatannya saat SD masih inpres. Untuk mengantisipasi kekurangan guru di Kota Serang, pihak BKPSDM akan mengusulkan bezetting formasi, kemudian membuka pegawai atau ASN pindahan dari daerah lain. "Kami juga akan berkoordinasi dengan Disdikbud untuk melakukan penataan kembali atau redistribusi pegawai, kami lihat SD atau SMP mana yang punya kelebihan guru, itu diredistribusi ke sekolah yang kekurangan. Selain itu, kami juga akan membuat penataan guru yang diperbantukan di swasta. Jadi, balik lagi ke sekolah negeri, dulu itu swasta minta bantuan untuk memulai. Kalau swasta kan bisa merekrut," tuturnya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update