< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pembangunan RSJ Banten Harus Kontraktor Berpengalaman

Selasa, 25 April 2017 | Selasa, April 25, 2017 WIB | Last Updated 2017-04-25T01:49:01Z
 
Serang-Dewan meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi Banten untuk melakukan kroscek kembali terhadap kontraktor yang akan ditugaskan untuk membanguan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banten. Demikian disampaikan anggota Komisi V DPRD Banten Suryadi Hendarman usai melakukan pertemuan dengan Dinkes Banten, akhir pekan kemarin.
“Kita tidak ingin Banten dijadikan daerah percobaan oleh kontraktor dalam membangun rumah sakit jiwa. Maka dari itu, sejak awal saya meminta sebelum diadakan pelaksanaannya,  dari Detail Engineering Design (DED),  studi kelayakan,  hingga pembangunan fisiknya harus perusahaan yang memiliki pengalaman dalam membangun rumah sakit jiwa dimanapun,” katanya.
Menurut Suryadi, untuk membuktikannya sangat mudah,  perusahaan yang akan mengikuti tender lelang harus menyertakan kontrak pembangunan rumah sakit jiwa yang pernah dilakukan di daerah manapun.
“Karena pembangunan rumah sakit berbeda dengan pembangunan rusun, sekolah. Ada ilmunya,  dan beda standarnya,” paparnya. Menurut informasi yang diketahuinya,  untuk pembangunan fisik diperlukan anggaran sekitar Rp 612 miliar.  Namun anggaran tersebut tidak perlu sekaligus karena proses pembangunan bisa dilakukan secara stimultan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Banten Sigit Wardojo mengiyakan permintaan Komisi V tersebut. Menurutnya, untuk membangun rumah sakit memerlukan pengalaman dan keahlian khusus.
“Membangun rumah sakit itu tidak seperti membangun kantor biasa. Contohnya, WC, kalau kita lihat WC di rumah sakit pintunya selalu terbuka ke luar, itu karena jika ada orang sakit jatuh di dalam dan pintunya ke buka ke dalam pasti akan keganjel,” kata Sigit.
Dijelaskan Sigit, perusahaan yang akan mengikuti tender pembangunan RSJ barulah yang mempunyai keilmuan dalam membangun rumah sakit. “Bisa dibayangkan jika yang menang tender tidak punya keahlian di bidang itu, mau jadi apa rumah sakitnya,” jelasnya.
Terkait pembangunan RSJ, Sigit mengungkapkan, proses pembangunan akan dimulai 2018 mendatang.
“Untuk sekarang kita belum, yang baru dilelang adalah master plan, nanti diikuti DED, cut and fill, dan amdal. Itu semua haru ada dulu baru fisiknya dibangun,” ujarnya.
Diketahui, RSJ Banten akan dibangun di lahan seluas 9,4 hektar yang berlokasi di Kecamatan Walantaka, Kota Serang. “Lahan RSJ perlu luas, karena perlu dibuatkan tempat pelatihan perbengkelan. Selain itu juga nanti ada yang untuk rehabilitasi narkoba,” katanya.
Terkait kapasatias ruang rawat, lanjut Sigit, hal itu menunggu hasil studi dari master plan dan DED. “Untuk saat ini kita belum tahu, cuma untuk pembebasan lahan suah selesai. Tinggal cut and fill untuk meratakan karena yang belakang tinggi dan yang depan rendah,” jelasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update