"Kita hanya menerima 10 ribu blanko. Padahal, yang kita butuhkan ada
150 ribu lebih blanko untuk melakukan percetakan e-KTP," ujar Kepala
Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Uyung Mulyardi, Rabu (17/5/2017).
Sejauh ini, kata Uyung, dari jumlah blanko yang diterima tersebut pun sudah 9 ribu blanko yang digunakan.
"Sudah 9 ribu e-KTP yang dicetak, masih ada ratusan ribu lagi. Ini
karena, blanko yang kita dapatkan hanya sedikit. Ini pun, e-KTP yang
dicetak itu didahulukan untuk penduduk yang sudah perekaman pada tahun
2016 awal hinggal Oktober 2016. Sedangkan, untuk yang melakukan
perekaman pada November 2016 sampai saat ini belum dicetak dan masih
harus bersabar," terangnya.
Pihaknya pun meminta agar masyarakat lebih bersabar terkait
penerimaan e-KTP. "Kita minta masyarakat bersabar karena ini dari
pusatnya bukan daerah. Kita tentu keinginannya e-KTP siap dicetak
secepatnya tapi dengan keterbatasan blanko ini kita juga sulit. Sejauh
ini, alternatifnya tentu menggunakan surat keterangan," tandasnya
.gif)