Jakarta- Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta menyiapkan tenaga kerja
handal dalam bidang pariwisata melalui program MICE dengan memberikan
keterampilan dan wawasan.
Rektor Universitas
Mercu Buana Jakarta Arissetyanto Nugroho di Jakarta, Jumat, mengatakan
industri pariwisata telah terus tumbuh pesat dan ketersediaan tenaga
kerja sektor pariwisata yang handal menjadi kuncinya. Termasuk pula
lahirnya pengusaha-pengusaha handal pada sektor pariwisata.
"Pariwisata
telah menjadi sumber devisa. Bahkan kecenderungannya telah menggeser
sumber devisa dari sektor migas,{ katanya dalam seminar MICEXPRESSION di
kampus UMB, Jakarta.
Dari sejumlah data
menujukan pertumbuhan pariwisata Indonesia naik. Pada tahun 2016
tercatat sumbangan devisa sektor pariwisata mencapai Rp172 Triliun,
dengan jumlah kunjungan wisata mencapai 12 juta orang.
Pada
tahun 2017, lanjut dia, jumlah wisatawan Indonesia ditargetkan naik
mencapai 15 juta orang. Angka tersebut mampu menyumbang devisa mencapai
Rp200 Triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 12 juta lapangan
pekerjaan baru.
"Kenyataan tersebut menjadi
alasan bagi UMB untuk memberikan dukungan sektor pariwisata melalui
penyiapan tenaga kerja yang handal," ujarnya.
Dukungan UMB, sambung dia, terwujud melalui program MICE yang menjadi bagian dari penyiapan tenaga kerja pariwisata handal.
Karena melalui program ini mahasiswa diberikan wawasan dan keterampilan lebih dalam tentang pengelolaan pariwisata.
Tentu
saja, Rektor berharap mahasiswa program MICE tidak hanya menjadi
pekerja pariwisata saja tetapi harus mampu melampui kemampuan tersebut,
yakni lahir sebagai pengusaha sektor pariwisata.
"Indonesia ini kaya dengan budaya, seni, alam dan sebagainya. Semua itu potensi untuk dijadikan objek wisata" paparnya.
Founder
Ego Global Newort, Harry Dwi Nugraha menegaskan pariwisata telah
menjadi kekuatan ekonomi baru bagi sejumlah negara. Termasuk Indonesia
yang secara alami memiliki kekayaan pariwisata untuk dikembangkan.
Dia
meyakini ketersedian tenaga kerja pariwisata yang handal mampu
meningkatkan industri pariwisata Indonesia, bahkan mampu meningkatkan
kesejahteraan masyarakat secara luas.
"Dukungan infrastruktur memadai dan transportasi yang kuat lebih meningkatkan arus industri pariwisata," ucapnya.

.gif)