JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
bersyukur atas keikutsertaan putrinya, Mutiara Annisa Baswedan, pada
Harvard National Model United Nations (HNMUN) 2018 untuk simulasi sidang
Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB), di Boston, Massachussets, Amerika
Serikat, 15-18 Februari 2018.
“Kami bersyukur Alhamdulillah, ini putri sulung, dan mudah-mudahan
bisa menjadi inspirasi untuk adik-adiknya supaya bisa terus
berprestasi,” kata Anies, di Granada Ballroom, Menara 165, Jalan TB
Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (24/2/2018).
Mutiara atau akrab disapa Tia, terpilih menjadi salah satu dari tujuh
delegasi yang mewakili Universitas Indonesia. Prestasi ini tentu
membuat sang ayah bangga.
“Kami merasa bersyukur, bangga dan berterima kasih kepada Universitas
Indonesia yang sudah memberikan kesempatan. Prosesnya memang
kompetitif, dia kerja keras, hingga pulang malam bekerja keras tapi kami
bersyukur dan mudah-mudahan ini menjadi pengalaman yang berharga bagi
semua yang terlibat di dalam mini United Nations,” ujar Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun bercerita, rutin
menjalin komunikasi dengan sulung empat bersaudara tersebut. Baik soal
persiapan, hasil maupun pengalaman selama mengikuti simulasi sidang umum
PBB itu.
“Kita komunikasi terus hampir tiap malam. Pakai WA, telepon-teleponan, saya selalu dapat update-nya, kalau misalnya dia mau masuk dia ngabarin, selesai juga dia ngabarin,” imbuh inisiator Gerakan Indonesia Mengajar itu seraya tersenyum.
HNMUN adalah ajang prestisius karena merupakan simulasi sidang PBB
yang paling tua dan paling bergengsi di seluruh dunia. HNMUN 2018
diikuti oleh 2.700 peserta dari 69 negara, terdiri dari 300 orang yang
mewakili lebih dari 100 negara dari perguruan tinggi ternama di dunia
seperti Yale University, Columbia University, Delhi University dan
universitas-universitas ternama lainnya
0 comments:
Post a Comment