< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kebutuhan Pangan Bulog Tolak Impor Beras

Kamis, 31 Mei 2018 | Kamis, Mei 31, 2018 WIB | Last Updated 2018-05-31T16:24:23Z
Image result for Bulog Tolak Impor Beras
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso

JAKARTA - Direktur Utama Bulog, Budi Waseso, menyatakan tetap tidak akan mengeksekusi impor beras tahap kedua sebanyak 500.000 ton.
Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, mengatakan gudang Bulog di seluruh Indonesia telah penuh oleh serapan dalam negeri sehingga tidak ada alasan untuk melakukan impor hingga batas waktu Surat Persetujuan Impor (SPI) pada Juli 2018.
“Penyerapan kita tiap hari banyak, itu kita utamakan. Kita tambah terus, setiap hari ratarata 11.000–15.000 ton.
SPI terbit bukan berarti harus dilaksanakan dong,” ujar Buwas seusai mengikuti rapat terbatas tentang Persiapan Pelaksanaan Lebaran 2018, di Jakarta, Rabu (30/5).
Mantan Kabareskrim Polri ini menyebut posisi stok Bulog terus meningkat dari bulan ke bulan. Pada pekan ini, posisi stok beras Bulog mencapai 1,48 juta ton, naik dari pekan lalu yang tercatat di kisaran 1,2 juta ton.
Dia mengemukakan Bulog tidak mengutamakan impor ketika serapan dari petani masih berjalan dengan lancar. Buwas kembali menekankan wewenang impor ada pada Bulog yang sehari-hari bersentuhan dengan data riil ketersediaan beras di masyarakat.
“Wewenang Bulog, kan kita yang baca. Yang penting ketersediaan stok dan stabil harga. Kita kalau impor juga kan bikin petani resah.”
Terkait dengan situasi di pasar, Buwas mengatakan pihaknya tidak lagi menggunakan instrumen operasi pasar utuk menstabilisasi harga.
Bulog, lanjutnya, kini menerapkan penyaluran secara selektif hanya pada di daerah yang dinilai berpotensi bergejolak. “Hampir seluruh wilayah itu rentan. Ada beberapa yang ditahan, bukan tidak ada barang.
Ada barang, tapi bukan di Bulog, ada di pedagang. Tergantung pedagang mau turun apa tidak. Mereka biasa ambil keuntungan lebih, maka dia tahan. Harga naik baru lepas. Kalau sekarang ada yang tahan kita sudah di lapangan.”
Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, kembali meminta Perum Bulog untuk segera mematuhi instruksi untuk mengimpor beras dalam rangka memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Darmin menegaskan keputusan mengimpor beras jilid selanjutnya tak lepas dari harga beras yang sampai saat ini belum sesuai harapan pemerintah.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update