< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PPDB Online Harus Dievaluasi

Selasa, 10 Juli 2018 | Selasa, Juli 10, 2018 WIB | Last Updated 2018-07-09T19:24:37Z


CILEGON, (KB).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon menyoroti kesemrawutan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru-baru ini. Dewan mendesak agar sistem PPDB online yang diterapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cilegon dievaluasi.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Erick Rebi’in mengatakan, pengambilan kebijakan untuk menggantii PPDB “online” menjadi “offline” di tengah jalan dianggap langkah yang tepat. Hal tersebut, agar orang tua siswa tidak semakin gelisah menanti kepastian PPDB melalui jalur online. “Tapi ini harus jadi evaluasi, agar ke depan tidak lagi seperti semrawutnya,” kata Erick, Senin (9/7/2018).
Menurut dia, PPDB online harus disiapkan lebih matang lagi tahun depan. Segala infrastruktur seperti server dan Sumber Daya Manusia (SDM) dipersiapkan agar tidak terjadi kekacauan seperti sekarang ini. Sehingga hadirnya PPDB online memudahkan proses pendaftaran masuk SMP.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu mengaku siap mendukung Disdik Kota Cilegon dalam mempersiapkan PPDB online lebih matang lagi. Seperti halnya penambahan anggaran untuk memperbesar kapasitas server PPDB online. “Kami dari dewan siap mendukung. Tapi, kami juga akan pertanyakan penganggaran untuk PPDB yang tahun ini,” ujarnya.
Pihaknya akan mengawal proses PPDB online sampai selesai. Ia juga meminta bahwa pengumuman PPDB online bisa transparan. “Kami juga meminta orang tua siswa mengikuti sistem yang saat ini kembali manual,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Cilegon Muhtar Gojali mengatakan, saat ini PPDB secara manual berjalan lancar. Pihaknya juga segera melakukan evaluasi terkait tidak berjalannya PPDB online. “Kapasitas server sebenarnya bisa diakses 15.000 sampai 20.000 orang dalam saat yang bersamaan.
“Kapasitas ini sudah sangat besar, karena lulusan SD di Kota Cilegon tahun ini hanya 8.000 siswa. Tapi, ini karena diretas yang memang diluar prediksi kita. Kami juga tenaga ahli IT yang mengelola server PPDB sebenarnya sudah memenuhi standar. Ke depan kita akan antisipasi adanya peretasan website,” ucap Muhtar.
Disinggung terkait anggaran pengadaan server PPDB online, Muhtar enggan menjelaskan. Namun Ia mengakui anggaran tidak sampai miliaran rupiah. “Untuk PPDB SMP juga anggarannya sama anggaran kegiatan dan yang lain-lain, itu bentuknya anggaran kegiatan,” katanya.
Ia mengatakan, 11 SMP Negeri yang ada di Kota Cilegon, saat ini secara serentak menggunakan sistem PPDB offline. Namun, Ia berupaya agar tahun depan benar-benar PPDB online disiapkan secara matang.(
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update