< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Indonesia Raih Emas Pertama dari Taekwondo

Senin, 20 Agustus 2018 | Senin, Agustus 20, 2018 WIB | Last Updated 2018-08-20T11:27:26Z

Emas Pertama - Rosmaniar Defia (kedua dari kiri), pemenang medali emas pertama dari Taekwondo nomor poomsae tunggal putri di ajang Asian Games 2018, memberi hormat saat lagu Indonesia Raya berkumandang di JCC, Jakarta Minggu (19/8). Defia memperoleh medali emas setelah menang melawan Taekwondoin putri Iran Marjan Salahshouri (kiri), sedangkan medali perunggu diperoleh Kim When Yap dari Malaysia dan Jihye Yun dari Korea.
JAKARTA – Indonesia meraih medali emas pertama Asian Games 2018 melalui atlet taekwondo putri, Defia Rosmaniar, yang memenangi nomor poomsae individual putri.
Defia meraih emas setelah mengalahkan Marjan Salahshouri dari Iran dengan angka 8.690-8.470, di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (19/8).
Sukses Defia menjadi momen spesial karena raihan emas pertama itu juga disaksikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. Turut hadir Menpora Imam Nahrawi dan CdM Syafruddin.
Jokowi juga mengalungkan medali untuk Defia yang terlihat sangat emosional saat diwawancara. Jawabannya pun terbata-bata karena tak kuasa menahan rasa haru dan bangganya.
“Senang sekali dan bangga. Saya sangat bersyukur untuk capaian ini. Saya persembahkan medali ini untuk Ayah saya, keluarga saya, dan pelatih,” ujar Defia.
Dia mengaku, babak semifinal justru lebih membuatnya terbebani karena berhadapan dengan taekwondoin Korea Selatan. “Tampil di final saya lebih percaya diri karena telah mengalahkan Korea di babak sebelumnya,” sambungnya.
Kehadiran Presiden, menurutnya, tak membuatnya terbebani, justru menjadi motivasi. “Saya makin semangat karena ada Presiden yang menonton langsung,” ucapnya.
Defia menjelaskan kunci kemenangannya adalah terus memotivasi diri. “Saya terus memotivasi diri. Fase latihan terberat adalah saat berada di Korea karena jauh dari keluarga.
Tapi ini akhirnya berbuah manis,” tandasnya. Defia mampu memenuhi ekspektasi tinggi untuk cabor taekwondo nomor poomsae Asian Games 2018. Pasalnya, ini adalah nomor yang diharapkan bisa jadi lumbung medali bagi Indonesia.
Sayangnya, beberapa wakil Indonesia harus berguguran di perempat final, seperti Muhammad Wahyu Abdurrahman, diikuti beregu putra (Abdul Rahman Darwin, Anwar Akhmad, dan Maulana Haidir) dan beregu putri (Ruhil, Rachmania Gunawan Putri, dan Mutiara Habiba).
Medali Kedua
Raihan emas Defia menjadi medali kedua yang diraih Indonesia setelah sebelumnya atlet wushu putra Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, menyumbangkan medali perak pada nomor Changquan putra Asian Games 2018 yang berlangsung di Hall B3 JiExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu.
Perak yang diraihnya membuat pelatihnya, Susyana, bangga. “Pencapaian ini bagus mengingat dia adalah atlet baru, saya bangga atas hasil ini,” ujar Susyana. Edgar memang tidak ditargetkan untuk mendapatkan emas, dia hanya diminta memberikan performa terbaiknya saat bertanding di Asian Games.
Indonesia berada di posisi empat klasemen perolehan medali sementara dengan raihan satu emas dan satu perak. Posisi pertama diisi Tiongkok dengan 7 emas, 5 perak, dan 4 perunggu.
Jepang di posisi kedua dengan 3 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. Disusul Korea di posisi tiga dengan 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Sementara Taiwan di posisi lima dengan 1 emas dan 3 perunggu. ben/S-1
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update