< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Bendera HTI Dibakar, MUI Tangsel Minta Umat Tahan Diri

Selasa, 23 Oktober 2018 | Selasa, Oktober 23, 2018 WIB | Last Updated 2018-10-23T11:26:32Z
TANGERANG-Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel Ustad Abdul Rozak meminta umat Muslim di Tangsel menahan diri dan tidak terprovokasi terkait peristiwa pembakaran bendera HTI oleh beberapa orang berseragam Banser dalam kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Limbangan, Garut, Jawa Barat, Senin (22/10/2018) kemarin.
"MUI Tangsel sangat menyayangkan dan menyesalkan terjadinya pembakaran bendera HTI oleh Banser NU, harusnya Banser bisa menahan diri dan bisa diselesaikan secara baik-baik melalui musyawarah," terang Ustad Rozak kepada Tangerangnews.com, Selasa (23/10/2018).
Ustad Rozak pun menyebut peristiwa seperti itu jika terus terulang bisa menjadi preseden buruk bagi masa depan bangsa, karena segala sesuatunya disikapi dengan kekerasan. Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Tangsel ini meminta agar para simpatisan HTI tidak memancing-mancing masyarakat dengan menampilkan atribut-atribut organisasi yang telah dibubarkan pemerintah tersebut.
"Saya juga menyayangkan kenapa HTI yang sudah jelas-jelas dibubarkan, masih terus menggunakan atribut-atribut yang memang sudah dilarang oleh pemerintah. Jadi HTI juga harus taat aturan, jangan mancing-mancing atau secara dengan sengaja melakukan kegiatan, menampilkan simbol-simbol yang menimbulkan keresahan di masyarakat," tegas Rozak.
Terakhir Ustad Rozak berpesan pasca peristiwa tersebut, kedepan umat Muslim di Tangsel pun harus lebih menjaga nilai-nilai toleransi dan perbedaan, serta tidak melakukan tindakan-tindakan diluar dari koridor hukum yang ditetapkan.
"Paling penting ya mari saling menjaga, mempererat kesatuan, menghormati perbedaan-perbedaan yang ada. Dan harus dibiasakan untuk bermusyawarah, bermediasi mencari solusi yang beradab sesuai aturan. Jadi siapapun yang salah harus ditindak secara hukum tidak dengan cara-cara vandalisme seperti ini," jelasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update