< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Bertemu dengan Sandi Ini Keluh-Kesah Petani Bawang di Brebes

Sabtu, 27 Oktober 2018 | Sabtu, Oktober 27, 2018 WIB | Last Updated 2018-10-26T17:04:22Z


BREBES – Berkunjung ke Brebes, Jawa Tengah, calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menemui sejumlah petani Bawang di Kecamatan Larangan. Berbagai keluhan disampaikan petani kepada Sandiaga.
Pertemuan Sandiaga dengan petani dilakukan usai salat Jumat (26/10/2018) didampingi Sudirman Said dan Menteri Pertanian Suswono .
Sugiarto, petani bawang mengeluhkan selama empat tahun terahir harga jual bawang rendah yang mengakibatkan mereka merugi karena harus menutup biaya tanam yang berasal dari hutang bank.
“Kami menanam bawang tumbuhnya hutang. Umumnya petani di sini punya modal bibit. Untuk membayar tenaga dan obat-obatan petani hutang di bank. Tapi apa hasilnya, setelah panen, harga bawang anjlok. Rugi semua petani dan harus menanggung hutang bank,” keluh Sugiarto kepada Sandiaga.
Di Brebes, Sandiaga Uno sempat memeluk seorang warga (yendhi)
Sugiarto meminta jika Sandiaga dan Prabowo Subianto diberi amanah rakyat Indonesia sebagai pemimpin pada tahun 2019 mendatang agar memperhatikan kesejahteraan petani.
Bambang Sumantri, petani lain menambahkan, pemerintah saat ini dinilai tidak berpihak kepada petani bawang. Pasalnya, ketika harga bawang akan naik justru dihantam dengan bawang impor yang membuat harga kembali anjlok.
“Wong di Brebes bawang poret njetet, lah kok bawang luar masuk (orang di Brebes banyak bawang kok bawang impor masuk),” ujar Bambang Sumatri dengan logat Jawa sembari mengusulkan agar ada perbaikan sistem pengairan dan membangun embung penampungan air.
Mendengar keluhan warga, Sandiaga berjanji memperhatikan petani agar kesejahteraan semakin meningkat. Mantan wakil gubernur DKI tersebut kemudian memberi contoh apa yang dilalukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menaganai masalah harga kebutuhan pokok.
Menurut Sandiaga, Pemprov DKI bekerjasama dengan Food Station untuk mengatur harga di pasar sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat dan petani tidak merugi.
“Nanti harganya kita patok biar stabil. Yang penting ada keuntungan yang diperoleh petani,” ucap Sandi.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update