< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Presiden: Parpol Mesti Dengarkan Aspirasi Rakyat

Senin, 22 Oktober 2018 | Senin, Oktober 22, 2018 WIB | Last Updated 2018-10-22T01:32:16Z

HADIRI HUT GOLKAR - Presiden Joko Widodo berswafoto ketika menghadiri HUT ke-54 Partai Golkar di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (21/10).
JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta kepada para pimpinan partai politik (parpol) bisa mengubah cara pandang dalam mengisi perpolitikan di Indonesia.
“Saya perlu mengingatkan bahwa tantangan parpol ke depan akan semakin berat, terutama tugas mengembalikan kepercayaan masyarakat. Ini adalah pekerjaan besar kita ke depan. Itu tidak akan terjadi kalau para politikus kita terus mengisi ruang-ruang publik dengan caci maki, saling mencela, saling fitnah, dan adu hoaks,” kata Presiden Jokowi.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan Peringatan HUT ke-54 Partai Golkar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (21/10). Jokowi menuturkan jika para politikus tidak bisa melakukan hal itu, parpol ke depan akan semakin jauh dengan rakyat. “Ini hati-hati, karena itu kita harus menjaga betul kepercayaan yang ada,” ujar Jokowi.
Jokowi pun menjelaskan bahwa ke depan parpol dan elite politik harus lebih mendengarkan aspirasi dari rakyat. Caranya, dengan langsung turun ke lapangan untuk mendengarkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh rakyat.
“Kita jangan hanya memaksa rakyat mendengar kita. Kita jangan hanya duduk dibalik meja menunggu rakyat datang, melainkan kita harus turun ke tengah-tengah rakyat menemui mereka. Jangan hanya pas mau pilpres, pileg, dekat-dekat dengan rakyat. Hati-hati, sekarang masyarakat melihat itu,” ucap Jokowi.
Tidak hanya itu, Jokowi juga ingin parpol dan elite benarbenar duduk bersama rakyat serta menunjukkan karya dan kekaryaannya kepada seluruh rakyat Indonesia. “Saya percaya Partai Golkar sebagai partai senior dapat menjadi panutan dalam kerja poltik yang baik. Saya percaya, Partai Golkar dapat menjadi panutan dalam pendidikan politik yang baik bagi rakyat, untuk demokrasi secara dewasa, untuk menjalani hidup kebangsaan yang rukun, bersatu,” jelasnya.

Bukan Arena Peperangan

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan pesta demokrasi yakni pileg dan pilpres harus dijaga bersama-sama. “Kita harus bersama-sama menunjukkan ke rakyat bahwa yang kita lakukan bukan perang demokrasi, melainkan perayaan demokrasi, perayaan yang diadu dengan gagasan, program, ide, rekam jejak, dan adu prestasi.
Inilah yang namanya pesta demokrasi yang benar,” ucap Jokowi. Karena itu, Jokowi kembali meminta agar elite harus mengakhiri politik kebohongan, politik merasa benar sendiri. “Mari kita perkuat politik pembangunan, politik kerja, politik berkarya, pembangunan bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia,” tutup Jokowi.
Sebelumnya, saat memberikan sambutan, Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa terkait pesta demokrasi ini, Partai Golkar menganut prinsip bahwa Kita Semua Bersaudara. “Dalam demokrasi, tidak ada musuh atau enemy, yang ada adalah lawan tanding atau opponent,” kata Airlangga. 


Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update