< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Diterima Wiranto, Wakil Aksi Bela Tauhid II Diajak Diskusi

Jumat, 02 November 2018 | Jumat, November 02, 2018 WIB | Last Updated 2018-11-02T11:20:15Z


JAKARTA – Sejumlah wakil peserta Aksi Bela Tauhid II diterima Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di kantornya di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018). Mereka menyampaikan tuntutannya terkait pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid saat peringatan Hari Santri Nasional di Garut, jawa barat.
Pantauan poskotanews.com, salah satu yang masuk Kemenko Polhukam adalah Eggi Sudjana. Total, ada 11 walil pendemo yang diterima Wiranto.
Wiranto tampak didampingi Sekretaris Menko Pulhukam Mayjen Agus Surya Bakti serta Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmato.
“Sambil kita menunggu perwakilan yang bertemu Menteri Polhukam, kita dengarkan orasi dari para ulama,” ucap orator dengan pengeras suara di atas mobil komando. Pertemuan pun masih berlangsung.
Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif, dalam orasinya mengatakan tujuan aksi sendiri meminta pemerintah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengakui bahwa bendera yang dibakar oknum Banser di Garut adalah Bendera Tauhid. Bukan bendera ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Aksi Bela Tauhid II -(yendhi)
“Mereka masih mengalihkan, membuat alibi, bahwa itu bendera ormas tertentu padahal faktanya dari sudut agama, Undang-undang, bahkan dari ADART tidak ada yang menyebutkan itu bendera ormas. Artinya itu faktanya adalah bendera tauhid yang dibakar. Sampai saat ini belum ada dari pemerintah maupun PBNU menyatakan hal itu,” kata Slamet.
Selain itu, peserta Aksi Bela Tauhid menuntut pemerintah yakni penegak hukum menenegakkan hukum seadil-adilnya baik kepada pembakar bendera maupun aktor intelektual dibalik aksi pembakaran tersebut.
Wiranto sebelumnya mengatakan siap menerima wakil pengunjuk rasa. Ia akan mengajak diskusi terkait keinginan mereka.
“Demo kan tuntutannya meminta maaf pelaku dan supaya diadili, gitu kan? Saya sudah rapat dan memang kita minta pelaku untuk meminta maaf. Mereka sudah minta maaf tapi bukan berarti nggak diusut kasusnya,” katanya di Kompleks Itana Bogor, siang tadi. “Polisi langsung mengusut sehingga langsung jadi tersangka, soal pidana, polisi yang lebih tau.”
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update