Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang menggelar aksi di Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
|
TANGERANG-Para demonstran yang tergabung dalam Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang pun menggeruduk Gedung Pusat
Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (23/1/2019).
Dalam aksi yang menyita perhatian masyarakat tersebut, mereka
berorasi menyampaikan aspirasinya sekaligus membentangkan spanduk
bertuliskan sejumlah tuntutannya.
Aksi tersebut juga mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan petugas Satpol Kota Tangerang.
Koordinator Aksi, Mohamad Eddy Sopyan menjabarkan bahwa para
mahasiswa tidak hanya menuntut persoalan pengolahan APBD, mereka juga
menuntut transformasi birokrat yang jauh dari korupsi, kolusi dan
nepotisme (KKN).
Selain itu, peningkatan pelayanan publik, serta meminta pemerintah
beserta aparatur sipil negara (ASN) untuk menjaga stabilitas pesta
demokrasi 2019.
"Aksi ini sangat penting untuk mengawal dan mengetahui perumusan dan
pengelolaan APBD Kota Tangerang yang pro rakyat atau tidak," ujarnya.
Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto yang
menemui perwakilan massa aksi berjanji akan meneruskan tuntutan massa
aksi ke Pemkot Tangerang.
Selain itu, Turidi menjelaskan bahwa total APBD Kota Tangerang tahun 2019 sebesar Rp.4,7 triliun.
"Dimana Rp1,9 triliun digunakan untuk belanja langsung dan sisanya
Rp2,8 triliun digunakan untuk belanja tidak langsung. Namun anggaran
dari uang rakyat ini masih dalam proses perencanaan," katanya.
Turidi menambahkan, penggunaan APBD ini sangat tepat sasaran karena
RAB yang disusun meliputi aspek kesehatan, pendidikan dan sosial.
"Pasti masyarakat ikut merasakannya," pungkas politisi Gerindra ini.






0 comments:
Post a Comment