JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak
seluruh masyarakat tenang dalam menyikapi hasil pemilu. MUI meminta
seluruh pihak bersabar dalam menanti hasil akhir hitungan Komisi
Pemilihan Umum (KPU).
Sekjen MUI, Anwar Abbas mengatakan usai Pemilu MUI menyampaikan lima
imbauan. Pertama MUI mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap
tenang dan selalu berusaha menjaga ukhuwah dan tali persaudaraan.
“Dan tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak persatuan dan kesatuan
kita sebagai bangsa,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat
(19/4/2019).
Kedua, imbuh dia, meskipun sudah ada lembaga-lembaga tertentu yang
melakukan hitung cepat, MUI mengharapkan agar masyarakat tidak merespons
secara berlebihan.
“Sebagai dasar dan acuan tetap adalah hasil penghitungan resmi dari KPU,” tegasnya.
Ketiga, MUI mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk memberikan
waktu dan kesempatan kepada KPU agar bisa berkerja dengan
tenang sehingga dapat menghitung suara yang ada dengan baik dan bisa
dipertanggung jawabkan.
Keempat, MUI mendukung KPU agar bekerja secara profesional, jujur,
adil, transparan dan bertanggungjawab sehingga masyarakat bisa menerima
hasil pemilu ini dengan ikhlas dan legowo.
“Kelima, bila setelah KPU mengumumkan hasil penghitungannya lalu ada
yang keberatan, MUI mengimbau agar persoalan tersebut diselesaikan
melalui jalur hukum. Dengan mengajukan gugatan sesuai dengan yang telah
ditentukan dalam peraturan perundangan yang ada,” imbuhnya.
“Terima kasih kepada semuanya telah menjaga keamanan di daerah masing-masing,” tutup Anwar.







0 comments:
Post a Comment