![]() |
| Petugas lepas KPU DKI memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Senin 22 April 2019. |
JAKARTA-Pengamat politik UIN Jakarta A Bakir Ihsan meminta semua pihak untuk
memercayai kinerja jajaran KPU dalam menyelesaikan penghitungan suara
Pemilu 2019. Wakil Dekan FISIP UIN Jakarta ini juga mengingatkan semua
pihak menghormati dan menerima hasil Pemilu 2019 yang akan ditetapkan
KPU pada 22 Mei mendatang.
"Kita harus hormati proses yang sudah dan sedang berjalan. Percayakan
lembaga penyelenggara pemilu bekerja menyelesaikan tugasnya dan
menetapkan hasil pemilu," kata Bakir kepada , Rabu (24/4/2019).
Bakir meminta semua pihak tidak melakukan tindakan yang malah
mengacaukan kinerja KPU. Jika ditemukan kecurangan, peserta pemilu baik
Capres-Cawapres, Caleg, dan Calon DPD bisa menempuh jalur hukum yang
tersedia baik melalui Bawaslu, DKPP dan Mahkamah Konstitusi.
"Saya juga meminta semua pihak legowo dengan hasil yang ditetapkan
KPU. Dan jika ada yang berupaya menolak hasil pemilu dengan cara-cara
yang inkonstitusional, menurut dia, sama saja mendelegitimasi lembaga
dan hasil kerja penyelenggara pemilu," ungkap Bakir.
Sekarang ini, kata Bakir, tidak perlu lagi meributkan hasil quick count
lembaga survei. Semua pihak harus bersabar menunggu hasil penghitungan
manual yang dilakukan KPU. Khususnya untuk pendukung capres 01 maupun 02
tak perlu lagi saling klaim kemenangan.
Bakir juga meminta semua harus kembali bersatu membangun Indonesia ke depan.
"Hilangkan sekat-sekat perbedaan politik, kita percayakan kepada KPU
untuk menuntaskan kerjanya. Dan jika ada upaya inskonstitusional atas
kerja KPU sama saja mengkhianati aturan main yang telah disepakati
bersama sebagai sebuah bangsa," pungkas Bakir.
KPU melalu Sistem Penghitungan Suara (Situng) terus mengupdate hasil penghitungan surat hasil Pemilu 2019. Saat ini, Berdasarkan data penghitungan suara real count
KPU RI pada Rabu (24/9/2019), pukul 16.46 WIB, pasangan Jokowi-Ma'ruf
memperoleh suara 55,79 persen. Sementara itu pasangan Prabowo-Sandi
memperoleh 44,21 persen. Jumlah suara yang masuk dalam sistem Situng KPU
RI adalah 240.329 dari 813.350 TPS atau 29,54 persen.







0 comments:
Post a Comment