< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Presiden Dukung Pelaksanaan Balap Mobil Formula E

Rabu, 14 Agustus 2019 | Rabu, Agustus 14, 2019 WIB | Last Updated 2019-08-14T12:02:01Z

LAPOR KE PRESIDEN I Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/8). Anies melaporkan tentang rencana Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah balap mobil Formula E pada 2020.
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/8). Anies mengatakan kedatangannya menghadap Jokowi guna mem­bahas perkembangan soal inte­grasi transportasi di Jakarta.
“Tadi pertemuan dengan Pak Presiden melaporkan perkembangan tentang proses in­tegrasi transportasi di Jakarta. Langkah-langkah yang sudah kita lakukan, kami update ke Presiden,” kata Anies, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Selain soal integrasi trans­portasi, Anies juga mengaku melaporkan soal rencana pelaksanaan balap mobil For­mula E. Mantan Menteri Pen­didikan dan Kebudayaan itu menyebut pelaksanaan balap mobil itu direncanakan bakal dilaksanakan pada 2020.
“Beliau memberikan du­kungan dan apresiasi, dan in­sya Allah akan kami finalisasi­kan,” ujarnya.
Anies mengatakan dirinya menyampaikan bahwa balapan mobil Formula E itu bisa mem­berikan dampak perekonomi­an yang positif bagi Jakarta dan Indonesia umumnya. “Dalam istilah beliau, ada manfaat fae­dah tangible dan ada faedah yang non-tangible,” ucap Anies.
Menurut Anies, faedah non-tangible adalah Indonesia dan Jakarta terekspos, sedangkan faedah tangible adalah keun­tungan ekonomi yang didapat­kan Jakarta.
“Yang tangible, dia meng­gerakkan perekonomian karena meskipun penyeleng­garaan itu tentu ada biaya, tapi pergerakan perekonomiannya dalam proyeksi konservatif saja, itu diperkirakan 1,2 triliun rupiah,” ucap Anies.
Anies juga menjelaskan bahwa dana yang harus dibayar Pemerintah Provinsi (Pem­prov) DKI Jakarta kepada pe­nyelenggara Formula E sekitar 24,1 juta dollar AS atau sekitar 345 miliar rupiah untuk men­jadi tuan rumah Formula E.
Sementara itu, Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah menyetujui anggaran belanja langsung yang diajukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pe­nyelenggaraan ajang Formula E di Jakarta. Anggaran itu di­setujui dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Ang­garan Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dae­rah Perubahan (APBD-P) 2019 pada Selasa (13/8) sore. Ang­garan yang disetujui sebesar 360 miliar rupiah atau 20,79 juta poundsterling.
Dana yang dikeluarkan akan sebanding dengan penghasilan yang didapatkan, sehingga pemerintah tidak mengeluar­kan dana percuma.
“Jadi, kita keluarkan biaya, tapi akan dapat 1,2 triliun triliun. Itu baru prediksi kon­servatif. Apalagi kalau asumsi penonton dan lain-lain, sangat konservatif sekali. Supaya kita lebih hati-hati. Jadi, insya Al­lah bisa lebih besar lagi,” kata Anies. f
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update