TANGERANG-Kekeringan yang sudah berlangsung selama lima bulan
telah berstatus siaga. Sebanyak 26 Kecamatan di Kabupaten Tangerang pun
mengalami kekeringan, terutama pada lahan pertanian.
Hal itu membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Tangerang mengalihfungsikan air pemadam kebakaran, guna memenuhi
kebutuhan air bersih warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan, saat ini sudah
ada 10 kecamatan yang minta air bersih yaitu Kecamatan Panongan, Kresek,
Curug dan Legok, Teluknaga, Kosambi, Mauk, Tigaraksa, Jambe dan Rajeg,
Dia menambahkan, sumber air bersih yang diperoleh berasal dari sumur
tanah yang ditampung pada dua tangki, dengan total kapasitas delapan
ribu meter kubik air dan tidak terpasang saluran air bersih dari
perusahaan daerah air minum (PDAM).
“Karena prioritas pada kebakaran bukan menjadi sumber air bersih jadi
enggak ada saluran PDAM. Kita mengirimkan dua unit mobil tangki air
setiap harinya untuk disalurkan kepada warga,” jelasnya, Rabu
(25/9/2019).
Kosrudin juga menyebutkan, sebagian warga di Kelurahan Curug,
Kecamatan Curug meminta dikirim air bersih sebanyak dua unit mobil dalam
sehari dan pengriman sudah berlangsung sekitar tiga hari belakangan
ini.
"Untuk memenuhi kebutuhan warga yang lain, kini kita sudah dikurangi menjadi satu unit pengiriman," tutupnya.
.gif)