< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

ABPD Kabupaten Serang 2020, Pendapatan Daerah Diproyeksi Capai Rp 2,57 Triliun

Kamis, 31 Oktober 2019 | Kamis, Oktober 31, 2019 WIB | Last Updated 2019-10-31T08:13:00Z


SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memproyeksikan pendapatan daerah tahun 2020 sekitar Rp 2,57 triliun. Proyeksi tersebut, berasal dari tiga sumber pendapatan.
Tiga sumber pendapatan tersebut, yakni dari pendapatan asli daerah (PAD) yang direncanakan mencapai sebesar Rp 764,52 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 1,41 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 392,69 miliar.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda penyampaian rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2020 dan raperda yang berasal dari bupati serta raperda prakarasa DPRD, Rabu (30/1/2019).
“Sementara, untuk rencana belanja daerah 2020 sekitar Rp 2,79 triliun, tapi pendapatan Rp 2,57 triliun. Itu belum dimasukkan rencana DAK (dana alokasi khusus) dan bantuan gubernur. Dari angka itu bisa dilihat sepertinya akan ada defisit,” katanya.
Ia menuturkan, untuk belanja daerah dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 1,71 triliun dan belanja langsung sebesar Rp 1,07 triliun. Pada belanja tidak langsung direncanakan untuk memenuhi kebutuhan belanja pegawai yang meliputi gaji aparatur sipil negara (ASN), kepala daerah, dan wakil kepala daerah, serta penghasilan anggota DPRD yang seluruhnya berjumlah Rp 1,16 triliun. Kemudian, belanja hibah sebesar Rp 72,16 miliar dan bantuan sosial sebesar Rp 19,50 miliar.
“Selain itu, bagi hasil kepada pemerintah desa sebesar Rp 44,44 miliar, belanja bantuan keuangan sebesar Rp 412,73 miliar, dan penyediaan anggaran belanja tidak terduga sebesar Rp 5 miliar,” tuturnya.
Selanjutnya, dia menambahkan,m pada belanja langsung dialokasikan anggaran untuk melaksanakan program dan kegiatan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) sebesar Rp 1,07 triliun.
“Jadi, dari rencana pendapatan dan belanja daerah untuk belanja daerahnya 2020 sebesar Rp 2,79 triliun, kemudian penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 217,21 miliar dan pengeluaran pembiayaan daerah nihil,” katanya.
Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Agus Wahyudiono menjelaskan, pada APBD 2020, pihaknya mendorong Pemkab Serang untuk dapat meningkatkan PAD. Untuk saat ini, pihaknya juga akan memfokuskan untuk peningkatan PAD dengan melihat potensi dari sektor-sektor yang ada. Biasanya sektor yang dapat meningkatkan PAD itu dari retribusi sampah, parkir, dan perdagangan.
“Tetapi, karena kami baru, nanti kami akan melihat PAD di tahun sebelumnya bagaimana. Saat ini, kami belum tahu PAD di tahun sebelumnya gimana, jadi nanti kami juga akan melakukan kunjungan ke mitra kerja Komisi III,” ujarnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update