< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Gubernur Banten Anggap Persoalan Pengangguran Menjadi Tantangan

Kamis, 07 November 2019 | Kamis, November 07, 2019 WIB | Last Updated 2019-11-07T09:18:46Z

Gubernur Banten, Wahidin Halim saat menyampaikan sambutan, dalam acara sosialisasi UMKM, di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (6/11/2019)
SERANG-Setelah kemarin selasa 5 November 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) Banten menyatakan Provinsi Banten menduduki peringkat pertama dalam angka Tingkat  Pengangguran Terbuka (TPT) di Nasional, dengan presentasi 8,11 persen.
Hal itu menjadikan tantangan baru bagi Gubernur Banten Wahidin Halim (WH). Bahkan, bagi dirinya Provinsi Banten sebagai daerah berkembang, menjadikan salah satu tujuan pencari kerja dari berbagai daerah sehingga urbanisasi terus meningkat.
Terlebih, kata Wahidin Halim, nilai upah minimum di beberapa wilayah Banten masuk dalam peringkat tertinggi di Indonesia, yang semakin menjadikan Banten daya tarik bagi daerah lain.
“Saya kira, persoalan ketenagakerjaan di Banten disebabkan oleh banyak faktor. Sehingga membutuhkan penanganan dari berbagai cara. Oleh karenanya, saya seringkali menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dalam setiap program kerja dapat lebih memperhatikan output yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja di Banten,” ungkapnya saat di temui di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug Kota Serang, Rabu (6/11/2019).
Disamping itu, masih dikatakan Wahidin Halim, dirinya juga seringkali mengajak pemerintah Kabupaten maupun Kota agar terus dapat bekerjasama untuk mendorong program-program unggulan yang mampu menyerap tenaga kerja.
“Kita juga tengah mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan sentra-sentra keramaian untuk menjual produknya sebagai oleh-oleh khas Banten,” tandasnya.
Sementar itu,  berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan III-2019, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perekonomian Banten atas dasar harga berlaku mencapai Rp 168,91 triliun. Sampai triwulan III-2019 (c-to-c) perekonomian Provinsi Banten tumbuh 5,40 persen. Pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha kecuali Transportasi dan Pergudangan serta Pengadaan Listrik dan Gas. Pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 8,94 persen.
Periode Agustus 2019, penduduk Provinsi Banten yang bekerja mencapai 5,56 juta orang. Naik 230 ribu pekerja dibanding tahun sebelumnya. Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Banten adalah sektor industri dan sektor perdagangan, masing masing sebesar 24,09 persen dan 20,91 persen. Sebagian besar penduduk bekerja di Banten berstatus buruh/karyawan 3,12 juta orang. Persentase pekerja formal 58,74 persen pada Agustus 2019
Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Banten mencapai 8,11 persen atau 490,81 ribu orang. Lebih rendah atau turun dibanding periode sebelumnya yang mencapai 8,52 persen.
TPT perkotaan mencapai 7,58 persen atau lebih rendah dibanding perdesaan yang mencapai 9,48 persen. Hal ini terlihat pula pada struktur Lapangan Pekerjaan Utama. Penurunan tertinggi Lapangan Pekerjaan Utama pada pertanian, pertambangan dan penggalian mengalami penurunan dari 13,20 persen Agustus 2018 menjadi 9,94 persen di periode Agustus 2019. pada periode yang sama, pekerja bebas di pertanian turun dari 3,67 persen menjadi 2,27 persen.
Tak hanya itu, menurut data BPS Banten, jumlah pelaku UMKM di Provinsi Banten mencapai 153.000 orang. Untuk mendorong bertumbuh dan berkembangnya UMKM, para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan dan pendampingan untuk memperluas pasar melalui e-commerce, pemasaran melalui intenet.
Selain itu, para pelaku UMKM juga didorong dan didampingi untuk bermitra dengan para pelaku usaha menangah dan besar. Mempermudah pengurusan akte pendirian koperasi, ijin produk hasil olahan, ijin BPOM, sertifikat halal, hingga pendampingan pengemasan yang atraktif dan menarik.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update