![]() |
Kapolda Banten, Irjen Pol. Tomsi Tohir saat memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin Kalimaya 2019. (Istimewa / Istimewa)
|
3.000 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi bersandi Lilin
Kalimaya tersebut. Operasi kali ini juga bertema "Melalui Apel Gelar
Pasukan Operasi Lilin Kalimaya 2019, Kita Tingkatkan Sinergi Polri
dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman
Pada Perayaan Natal 2019 Dan Tahun Baru
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Banten, Irjen Pol. Tomsi
Tohir, juga dihadiri oleh unsur Muspida Banten, tokoh masyarakat, tokoh
agama, tokoh pemuda serta peserta personel gabungan yang akan
diterjunkan dalam Operasi Lilin Kalimaya 2019.
Dalam sambutannya, Kapolda menjelaskan, ada beberapa ancaman,
tantangan, hambatan dan gangguan yang perlu diantisipasi, diantaranya
masih adanya potensi serangan teror, kemacetan lalu lintas, bencana
alam.
"Serta potensi konflik di masyarakat terkait perayaan Natal seperti aksi sweeping oleh ormas," kata Kapolda.
Selain personel kepolisian, operasi itu melibatkan personel dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan.
Operasi Lilin Kalimaya 2019 akan diselenggarakan mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020
Gabungan personel ini diharapkan dapat menjamin kenyamanan dan
keamanan masyarakat sepanjang libur Natal dan Tahun Baru, khususnya di
tempat-tempat ibadah, jalan perlintasan arus mudik dan arus balik, objek
wisata, pusat perbelanjaan, serta fasilitas transportasi yang akan
digunakan seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan
bandara.







0 comments:
Post a Comment