< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Erick Thohir Tunjuk Carlo Tewu Bereskan 'Perang' 17 BUMN

Kamis, 20 Februari 2020 | Kamis, Februari 20, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-20T08:30:33Z
 
Jakarta,-- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menugaskan Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Carlo Brix Tewu untuk menuntaskan sengketa (dispute) antar perusahaan pelat merah dalam kurun waktu 100 hari. Ia mengungkapkan kurang lebih 17 BUMN 'perang' satu sama lain.

"Katanya keluarga, bersinergi, kok ribut dibawa keluar. Oleh karena itu, program 100 hari Pak Carlo bagaimana menyelesaikan hal ini," ucapnya, Kamis (20/2).

Ia menuturkan dispute antar perusahaan pelat merah itu telah sampai ke meja hijau di Mahkamah Agung (MA) dan pengadilan. Dari total 17 kasus, ia bilang 8 sengketa berhasil diurai, sisanya 9 kasus masih dalam proses pencarian solusi."Kalau tidak selesai baru kami lihat, mana yang perdata, mana yang pidana dan mana yang harus dituntaskan," imbuhnya.Selain membereskan sengketa antar BUMN, Erick menambah tanggung jawab mantan anggota Tim Kobra itu adalah pemetaan ulang kebijakan strategis BUMN. Ia ingin memilah kebijakan strategis BUMN yang berjalan dengan baik dan sebaliknya.

Tujuannya, kata dia, untuk memastikan bahwa kebijakan strategis yang diinisiasi direksi BUMN tidak merugikan negara tapi justru memberikan keuntungan.

"Kalau memang mereka melakukan hanya untuk kerugian negara, paling tidak Pak Carlo sudah tahu, memang rencananya seperti itu. Kami ingin bedakan karena kasihan juga direksi BUMN kerja siang malam tapi mereka tidak ada proteksi hukum," ucapnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menuturkan terdapat 20 perusahaan pelat merah yang memiliki masalah. Celakanya, masalah tersebut justru terjadi antara sesama perusahaan pelat merah, salah satunya PT KAI (Persero).Akan tetapi, Arya tidak menjelaskan secara rinci 'perang' antar BUMN yang dimaksud tersebut. Ia hanya mengatakan perang terjadi karena BUMN saling mengadukan ke penegak hukum antara satu dengan yang lainnya.

Tugas tersebut tentunya sesuai dengan latar belakang Carlo di bidang hukum. Ia memiliki pengalaman kerja di bidang reserse. Selama menjabat di kepolisian, ia berhasil mengungkap kasus pembunuhan Hakim Agung Saifudin Kartasasmita pada 2001.

Bersama dengan Tim Kobra, Carlo beserta perwira lainnya berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto yang terlibat dalam pembunuhan tersebut. Bersama dengan tim Ditserse Polda Metro Jaya, Carlo juga berhasil menangkap teroris Imam Samudra di Pelabuhan Merak pada 21 November 2002 lalu.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update