< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kasemen Jadi Kawasan Industri, Pemkot Harap Bisa Serap Tenaga Kerja

Selasa, 25 Februari 2020 | Selasa, Februari 25, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-25T09:58:52Z

SERANG – Berubahnya tata ruang Kecamatan Kasemen menjadi wilayah industri diharapkan mampu menyelesaikan persoalan kemiskinan di Kota Serang. Pemkot Serang minta komitmen agar masyarakat sekitar dapat diprioritaskan untuk bekerja di sana.
Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin, mengatakan bahwa perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Serang memang  untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan di Kota Serang, khususnya di Kecamatan Kasemen.
“Maka dari itu, Pemkot Serang melalukan revisi  RTRW, agar Kasemen bisa dijadikan kawasan industri. Ini juga supaya masyarakatnya bisa bekerja sebagai karyawan, dan mata pencahariannya tidak hanya sebagai buruh tani atau pun nelayan saja. Dengan begitu kan mereka pun bisa sejahtera taraf hidupnya. Jadi nanti, perdagangan, jasa dan industri ada di Kasemen,” ujarnya, Selasa(25/2/2020)
Namun untuk meningkatkan kesejahteraan tersebut, maka masyarakat juga harus menyiapkan kapasitas mereka untuk menghadapi industrialisasi itu. Pemkot pun akan melakukan pelatihan agar mereka mampu memenuhi kebutuhan industri nantinya.
“Selain itu memang kebiasaan masyarakat pun harus kami ubah ke arah yang lebih baik. Kebiasaan malasnya ini harus bisa diubah menjadi rajin, dan saya ingin masyarakat memiliki aktivitas rutin nantinya,” ucapnya.
Subadri pun menegaskan bahwa setiap industri yang masuk ke Kota Serang wajib memprioritaskan warga Kota Serang, khususnya di wilayah Kasemen. Ini akan dipastikan melalui kerjasama antara Pemkot Serang dengan para investor.
“Kalau bisa, 60 persennya itu warga Kota Serang dulu yang diterima kerjanya. Tentu nanti, akan kami lakukan kerja sama itu, kan ini untuk kesejahteraan masyarakat Kota Serang juga, kami pun akan berusaha,” tuturnya.
Ia mengaku bahwa Pemkot Serang saat ini sedang memfokuskan pengebtasan kemiskinan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kasemen dan Cipocok Jaya. Setelah itu akan berlanjut pada kecamatan lainnya.
“Saya pun sampai saat ini masih memikirkan untuk memecahkan persoalan itu (kemiskinan). Apalagi Kecamatan Cipocok Jaya, Walikota dan Wakilnya tinggal di kecamatan itu, masa tingkat kesejahteraannya minim,” katanya.
Salah seorang masyarakat Kasemen, Putri Alfian, mengaku tidak kebaratan apabila Kasemen dijadikan wilayah Industri jika memang untuk kebaikan masyarakat. Namun ia meminta komitmen Pemkot Serang, agar masyarakat sekitar benar-benar diprioritaskan untuk menjadi karyawan.
“Kami tidak mau kalau ternyata Kasemen dirubah menjadi industri, namun kami yang merupakan masyarakat asli justru hanya menjadi penonton saja. Kami tidak mendapatkan keuntungan dalam hal pekerjaan dari keberadaan industri tersebut,” ungkapnya.
Ia yang juga merupakan mahasiswa Untirta semester akhir ini meminta agar perencanaan pembangunan industri harus mengutamakan lingkungan. Karena ia tidak mau ketika masyarakat berdaya, namun lingkungannya rusak.
“Keduanya harus menjadi prioritas dalam perencanaan tersebut. Percuma kalau memang bekerja, namun ternyata lingkungan kita rusak. Karena kita juga harus memikirkan masa depan kita juga kan,” ujarnya. (Dhe/Red)
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update