JAKARTA - Guru dan Tenaga Kesehatan adalah dua profesi yang patut disebut sebagai pahlawan di masa pandemi. Sebab, mereka berjuang pantang menyerah demi bangsa.
Duta
Besar LBPP RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur
mengatakan, para guru dan tenaga kesehatan patut diberikan penghargaan
setinggi-tingginya. Sebab guru dan tenaga kesehatan telah
mempersembahkan pengabdian mereka untuk mendidik dan bekerja keras
sesuai profesi masing-masing. Hal ini dilakukan semata-mata untuk
mencerdaskan generasi muda, membangun dan menyehatkan masyarakat serta
memajukan Indonesia. Al Busyra Basnur mengatakan, guru dan tenaga kesehatan dan juga banyak
profesi mulia lain pun berjuang tanpa pamrih untuk kemanusiaan. "Guru
dan tenaga kesehatan adalah pahlawan di tengah pandemi Covid-19 ini,"
katanya melalui streaming Youtube The B Siblings, Rabu (25/11).
Al
Busyra Basnur menerangkan, meski pandemi Covid-19 menerpa dengan hebat
namun proses belajar mengajar tidak boleh terhenti secara formal. Sebab
jika berhenti, katanya, akan dapat mempengaruhi proses pencerdasan para
generasi muda Indonesia."Pandemi tidak boleh membuat kita bangsa Indonesia menyerah kalah.
Pemerintah bersama-sama masyarakat Indonesia terus berjuang untuk
mengatasi pandemi Covid-19 dengan sebaik-baiknya," ujarnya.Dia melanjutkan, tenaga kesehatan pun di masa pandemi ini menjadi garda
terdepan. Menurutnya, tantangan yang dihadapi keduanya sangat berat dan
harus diakui bersama bahwa perjuangan guru dan tenaga kesehatan di saat
pandemi ini tidaklah mudah.
"Setidaknya dengan memberikan
perhatian ruang dan jalan bagi kelancaran tugas-tugas mereka karena
tugas-tugas bangsa adalah tugas kita bersama, berat sama dipikul ringan
sama di jinjing," katanya.Dia menuturkan, guru pun tidak hanya bekerja pada jam-jam tugas resmi di
sekolah. Namun seringkali guru justru bekerja keras pada hari libur
untuk menyiapkan materi pembelajaran untuk semester berikutnya.
Perjuangan guru pun dapat terlihat ketika mereka datang ke sekolah lebih
awal dan pulang paling akhirGuru, jelasnya, ketika ada murid yang memiliki persoalan di rumah
termasuk persoalan dengan orang tua mereka maka guru pun tidak hanya
bertindak sebagai pendidik. Namun juga sebagai orang tua yang baik di
sekolah maupun di luar jam kerja.
Meski demikian, katanya, guru
juga sering disorot tajam apabila ada murid yang tidak mendapat nilai
bagus atau gagal dalam belajar. "Padahal faktor lingkungan terutama
pendidikan awal di rumah sangatlah menentukan," terangnya.
Mengenai
tenaga kesehatan, Al Busyra Basnur menuturkan, tenaga kesehatan berada
di barisan terdepan dalam upaya mengatasi krisis pandemi. Mereka bekerja
dalam waktu yang sangat panjang dan tekanan psikologis yang tidak
ringan.
Dia menjelaskan, WHO pun mengatakan resiko yang dihadapi
petugas kesehatan di masa pandemi ini jauh lebih besar dibanding
biasanya. Dia mengatakan, tidak ada satupun negara atau rumah sakit di
dunia yang mampu mengamankan pasien dengan baik apalagi jika tenaga
kesehatan tidak dijaga dengan baik kesehatannya.
"Selamat bekerja
dan berjuang untuk guru dan tenaga kesehatan yang telah bekerja sepenuh
hati, tidak kenal lelah dan senantiasa mengabdi untuk kepentingan
masyarakat, bangsa dan negara," pungkasnya.







0 comments:
Post a Comment