< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
πŸ‘₯ 13-16K Daily Readers
πŸ“ˆ 200K – 330K Monthly Pageviews
πŸ”₯ 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
πŸ“Š View Rate Card πŸ’¬ Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Longsor Timbun Kamar Pesantren di Pamekasan, 5 Santriwati Meninggal

Tuesday, 23 February 2021 | Tuesday, February 23, 2021 WIB | Last Updated 2021-02-24T05:03:48Z

 

Ilustrasi Tanah Longsor

 JAKARTA- Sebuah tebing setinggi 70 meter di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pameksan Madura Jawa Timur longsor  pada Rabu dini hari, 24 Februari 2021, damenimpa dua kamar santri di Pesantren Annidhamiyah. Akibatnya, lima santriwati meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

"Kami menerima laporan sekitar jam dua pagi ada dua kamar santri di pondok pesantren tersebut tertimbun tanah longsor. Di belakangnya pondok santri putri itu memang tebing, mungkin karena curah hujan tinggi, longsor dan menimbun dua kamar santri putri," kata Kepala Kepolisian Resor Pamekasan Ajun Komisaris Besar Polisi Apip Ginanjar.

Saat kejadian, lanjut Apip, terdapat tujuh santriwati yang tengah beristirahat di dua kamar tersebut. "Waktu itu yang berhasil dievakuasi ada empat (santriwati), yang dua meninggal dunia, satu luka berat dan satunya selamat. Yang tiga masih tertimbun," ujarnya.

Ketiga korban yang tertimbun itu baru bisa dievakuasi sekitar pukul 06.30 WIB. Mereka juga dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Apip menjelaskan, kelima jenazah santriwati meninggal dunia itu kini sudah dibawa ke rumah duka masing-masing. "(Korban meninggal) Tiga dari Jember, satu dari Sampang, satu dari Sumenep," kata Apip.

Ia menjelaskan, Pesantren Annidhamiyah berada di perbatasan Pamekasan-Sumenep di pantai utara Pulau Madura. Sebanyak 119 santri mondok dan belajar di sana, santri putri sebanyak 47 orang dan santri putra sebanyak 72 orang. "Nah, yang kena (longsor) ini (kamar) yang putri dan yang paling pojok," ujar Apip.

Apip menambahkan, longsor terjadi tanpa ada tanda-tanda sebelumnya. Tidak ada retakan tanah yang diketahui warga di bukit sekitar pondok pesantren. "Longsor pun tidak pernah terjadi di sekitar lokasi kejadian. Kejadian ini yang pertama," katanya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update